Perubahan Anggaran 2026, DPRD Sumenep: Jangan Lupakan Rakyat

- Editorial Team

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Badan Anggaran DPRD Sumenep serahterima dokumen bersama Wakil Bupati Sumenep. Ia menyoroti delapan isu strategis dalam pembahasan Perubahan KUA-PPAS 2026.   ®okedaily.com [Foto: Humas DPRD Sumenep]

Ketua Badan Anggaran DPRD Sumenep serahterima dokumen bersama Wakil Bupati Sumenep. Ia menyoroti delapan isu strategis dalam pembahasan Perubahan KUA-PPAS 2026. ®okedaily.com [Foto: Humas DPRD Sumenep]

OkeDaily.com – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Sumenep, H. Zainal Arifinz memberikan sejumlah catatan strategis dan rekomendasi penting kepada Pemkab Sumenep dalam pembahasan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Laporan hasil pembahasan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Sumenep yang berlangsung pada Senin (10/08/2026). Sebelumnya, Banggar DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah melakukan pembahasan intensif selama sepekan, mulai 3 hingga 9 Agustus 2026.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Perketat Pengawasan Pengawasan Infrastruktur

Dalam laporan yang disampaikan Ketua Banggar DPRD Sumenep, ditegaskan bahwa perubahan anggaran tidak boleh sekadar menjadi penyesuaian administrasi atau pergeseran angka dalam APBD.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih dari itu, perubahan anggaran harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat sekaligus memperbaiki berbagai program pembangunan yang pelaksanaannya belum optimal.

Baca Juga :  Dinkes P2KB Sumenep Gelar Workshop Penguatan MTBS, Berikut Tujuannya

“Setiap penyesuaian kebijakan anggaran harus tetap berorientasi pada efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Ketua Banggar dalam rapat paripurna.

Salah satu perhatian utama Banggar adalah masih rendahnya pemenuhan bantuan bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia). Berdasarkan hasil evaluasi, cakupan bantuan yang diberikan pemerintah daerah baru menyentuh sekitar 30 persen dari kebutuhan yang ada.

Facebook Comments Box

Penulis : Thaifur Rasyid

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Tanam Tembakau atau Rugi? Bupati Sumenep Beri Pesan Penting untuk Petani
Bawaslu Denpasar Jalin Silaturahmi dengan Gerindra Denpasar, Gus Yoga: Perkuat Sinergi Wujudkan Pemilu Berintegritas
Sosok Dermawan Edi Kuswanto Jadi Harapan Baru Warga Lembung Timur di Pilkades 2029
Perluasan Relaksasi BPHTB Jadi Usulan Gus Yoga untuk Permudah Milenial Miliki Rumah di Denpasar
DPRD Kota Denpasar Dorong Penataan Muara Tukad Rangda, Berikut Tujuannya
DPRD Kota Denpasar Usulkan Normalisasi Tukad Rangda untuk Atasi Banjir
De Gadjah: Kualitas Caleg Perempuan Lebih Penting dari Sekadar Kuota
Duet De Gadjah-AWK Disebut untuk Pilgub Bali 2030, Ini Tanggapannya

Related News

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Tanam Tembakau atau Rugi? Bupati Sumenep Beri Pesan Penting untuk Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Perubahan Anggaran 2026, DPRD Sumenep: Jangan Lupakan Rakyat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:54 WIB

Bawaslu Denpasar Jalin Silaturahmi dengan Gerindra Denpasar, Gus Yoga: Perkuat Sinergi Wujudkan Pemilu Berintegritas

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:17 WIB

Sosok Dermawan Edi Kuswanto Jadi Harapan Baru Warga Lembung Timur di Pilkades 2029

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:53 WIB

Perluasan Relaksasi BPHTB Jadi Usulan Gus Yoga untuk Permudah Milenial Miliki Rumah di Denpasar

Latest News

Pemkab Sumenep terus mematangkan program Sekolah Rakyat. Salah satu persiapannya adalah menyiapkan lahan alternatif yang lokasinya dekat jalan raya. ®okedaily.com

Pendidikan

Pemkab Sumenep Siapkan Lahan Sekolah Rakyat di Dekat Jalan Raya

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:51 WIB