Smart Farming Holtikultura, Wabup Imam: Bangkitkan Semangat Petani Muda

- Editorial Team

Kamis, 18 Desember 2025 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, mencicipi langsung manisnya buah melon hasil smart farming holtikultura di Desa Kasengan. ©Okedaily.com [Foto: Sutrisno JNN]

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, mencicipi langsung manisnya buah melon hasil smart farming holtikultura di Desa Kasengan. ©Okedaily.com [Foto: Sutrisno JNN]

OkeDaily.com Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat, terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong modernisasi sektor pertanian dengan penerapan teknologi berbasis smart farming.

Upaya itu ditandai dengan peresmian Kawasan Smart Farming Hortikultura, pada Kamis, 18 Desember 2025, di Desa Kasengan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura.

Baca Juga :  Djoni Soroti Pengakuan Pemkab Sumenep tentang Defisit APBD 2025 Sebesar 245M

Peresmian tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus kesejahteraan petani lokal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kawasan smart farming ini difokuskan pada pengembangan komoditas hortikultura unggulan yang dikelola secara modern, efisien, dan berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi digital.

Usai peresmian, Wakil Bupati Sumenep meninjau langsung sejumlah fasilitas yang tersedia, di antaranya green house tanaman selada dan melon.

Baca Juga :  Ketua Umum PP GP Ansor Lantik Pengurus Ansor Bali dan Meriahkan Harlah Ansor ke-91

Di kawasan ini, seluruh proses budidaya dilakukan secara terkontrol, mulai dari pengaturan suhu, kelembapan udara, hingga sistem irigasi yang terintegrasi dengan teknologi digital.

Sistem tersebut memungkinkan petani memantau dan mengelola tanaman secara lebih presisi, sehingga kualitas dan kuantitas hasil panen dapat ditingkatkan.

Wakil Bupati Sumenep, mengapresiasi peran Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainor Rasyid, serta dukungan Camat Manding dan Kepala Desa Kasengan.

Baca Juga :  Korupsi Disulap Hutang Pribadi, Eks Direktur Operasional PT Sumekar Line Buka-bukaan

Kehadiran kawasan smart farming ini, kata dia, mampu membangkitkan semangat masyarakat, khususnya generasi muda untuk kembali melirik sektor pertanian sebagai bidang yang menjanjikan di masa depan.

“Alhamdulillah, ini mampu membangkitkan semangat anak-anak muda agar berpikir ke depan, bagaimana pertanian bisa menjadi lebih baik, lebih maju, dan lebih sempurna dengan dukungan teknologi,” ujar Wabup Imam.

Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diterima, hasil pertanian dari program ini telah berhasil menembus pasar modern, seperti Indomaret dan jaringan ritel lainnya.

Baca Juga :  Wasekjen PP IPNU Minta Presiden Jokowi Tegas Tolak Pemilu 2024 Diundur

Dengan demikian, menurut Wabup Imam, masuknya produk lokal ke pasar modern bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan standar kualitas yang tinggi.

“MasyaAllah, apa yang saya saksikan hari ini sungguh luar biasa. Hasil produksi yang dihasilkan sangat berkualitas dan patut kita banggakan bersama,” tandas Wabup Imam.

Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Sumenep secara tegas mengatakan, kawasan Smart Farming akan terus dikembangkan dan digalakkan di setiap desa yang memiliki potensi tanaman holtikultura.

Baca Juga :  Ngelawak, TTP3 Kabupaten Sumenep Tak Ubahnya Paguyuban Ludruk?

“Kami berkomitmen akan terus mendorong para petani milenial untuk melakukan smart farming, tentu tujuannya agar generasi muda kita memiliki semangat untuk mengembangkan pertanian yang saat sudah terus berkembang sesuai perkembangan zaman,” ujarnya.

Pihaknya berharap, minat para generasi muda dalam hal pertanian akan terus tumbuh dengan berbagai inovatif yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

“Melalui pelatihan pertanian dan pendampingan oleh DKPP, kami berharap minat para anak muda bisa terus ditingkatkan dalam pertanian modern sesuai kebutuhan dan perkembangan kita saat ini,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi
Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan
Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi
Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta
Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya
Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum
DPRD Denpasar Apresiasi Capaian Proyek Strategis PUPR 2025, Tommy: Pengawasan Tetap Jadi Prioritas
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Bali Resmi Dukung Don Muzakir Mengisi Jabatan Wakil Menteri Pertanian RI

Related News

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:25 WIB

Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:53 WIB

Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya

Latest News

Proses pembuatan pupuk organik

Nasional

Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Selasa, 11 Agu 2026 - 19:54 WIB

Unit mesin bantuan program PPM HCML 2026 untuk kelompok nelayan kakap merah di Pesisir Pancor. Program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, akses pasar, dan kesejahteraan nelayan di wilayah pesisir. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Ekonomi Bisnis

Harapan Baru di Pesisir Pancor, PPM HCML 2026 Dukung Nelayan Kakap Merah

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:37 WIB