Sumenep Cairkan Dana Desa Tahap Pertama, BLT Dibayar Sekaligus Tiga Bulan

- Editorial Team

Selasa, 11 Maret 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menegaskan bahwa pembangunan jalan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian desa. ©Okedaily.com/Bang_dJ

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menegaskan bahwa pembangunan jalan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian desa. ©Okedaily.com/Bang_dJ

OkeDaily.com – Sebanyak 195 desa dari total 330 desa di Kabupaten Sumenep, Madura, telah mencairkan Dana Desa (DD) tahap pertama. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di tingkat desa.

Pencairan Dana Desa ini diharapkan dapat digunakan untuk berbagai program, seperti pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan ekonomi desa.

Baca Juga :  Gus Yoga Raih Suara Tertinggi DPRD Kota Denpasar

Salah satu fokus utamanya, adalah pembangunan jalan yang berbasis padat karya agar masyarakat bisa ikut bekerja, dan perputaran ekonomi desa semakin baik.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menegaskan bahwa pembangunan jalan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian desa.

“Kalau pembangunan jalan ini berbasis padat karya, berarti masyarakat bisa ikut bekerja. Uang berputar, ekonomi membaik, dan daya beli masyarakat meningkat,” ujar Anwar, kerap disapa, saat ditemui di ruang kerjanya.

Baca Juga :  Manajemen Kepegawaian Sumenep Disorot, AWDI Akan Surati BKN untuk Audit Investigasi

Selain pembangunan infrastruktur, Anwar juga menekankan bahwa Bantuan Langsung Tunai Dana Desa atau lebih familiar disebut BLT DD, ialah untuk masyarakat miskin yang akan dibayarkan sekaligus tiga bulan di bulan puasa ini.

“Kami sudah memerintahkan kepada semua kepala desa agar BLT DD untuk Januari, Februari, dan Maret dibayarkan langsung tanpa dicicil,” tegasnya.

Adapun dampak dari kebijakan pembayaran BLT DD tiga bulan sekaligus, sambung Anwar, bertujuan untuk memberikan kelonggaran bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan.

Baca Juga :  KM Hulalo Sandar Darurat Demi Ibu dan Anak Kembar

“Masyarakat yang menerima bantuan ini bisa lebih tenang dalam mencukupi kebutuhan selama bulan suci,” tambah Anwar.

Lebih lanjut, Anwar menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan pencairan Dana Desa tahap pertama tersebut dapat diselesaikan pada pertengahan bulan ini.

“Dengan begitu, desa bisa segera melaksanakan program-program pembangunan, dan BLT DD bisa langsung disalurkan sesuai jadwal,” pungkasnya.

Kendati demikian, pencairan Dana Desa di Kota Keris sebutan lain Kabupaten Sumenep membawa angin segar bagi pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Simakrama Zulfikar DPRD Bali Bersama STT. Duwi Putra Wujudkan Generasi Muda Kreatif

Dengan kebijakan pembayaran BLT DD tiga bulan sekaligus, pemerintah daerah berharap daya beli masyarakat di desa meningkat, terutama di bulan suci Ramadan.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar
Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas
GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan
Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan
Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!
Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam
Pulang Ziarah, Warga Pulau Sapudi Dibacok Orang Tak Dikenal
Dorong Pemerataan Kompetensi, SMSI Sumenep Minta SKK Migas Jabanusa Gelar UKW di Madura

Related News

Senin, 28 September 2026 - 20:49 WIB

Gus Yoga Minta Tambah Lifeguard dan Sarana Keselamatan di Pantai Denpasar

Sabtu, 26 September 2026 - 12:02 WIB

Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi Bersatu, Soroti Ancaman Tambang Migas

Jumat, 25 September 2026 - 19:29 WIB

GMNI Sumenep Tolak Perubahan Nomenklatur, Pertanyakan Urgensi Sumenep Kepulauan

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WIB

Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan

Selasa, 22 September 2026 - 13:53 WIB

Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!

Latest News