Dalam kerangka tersebut, reformasi institusi sipil merupakan fondasi penting bagi terciptanya negara yang demokratis, efektif, dan berdaya tahan menghadapi berbagai tantangan tata kelola.
Sebab dalam perspektif tata negara demokratis, peran serta militer perlu dijaga agar setiap perluasan peran tetap memiliki dasar hukum yang jelas, mekanisme akuntabilitas, serta pengawasan sipil yang efektif.
Dengan demikian, keseimbangan antara penguatan institusi sipil dan profesionalisme militer merupakan salah satu prasyarat bagi hubungan sipil–militer yang sehat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tujuannya bukan membatasi kontribusi salah satu institusi, melainkan memastikan bahwa setiap lembaga negara menjalankan peran, kewenangan, dan tanggung jawabnya sesuai dengan kerangka konstitusi dan prinsip-prinsip demokrasi.
Oleh karena itu, reformasi institusi sipil saat ini menjadi hal yang paling urgent. Maka, hal yang mesti dilakukan adalah:
1. Tingkatkan Kualitas SDM dilingkungan Institusi Sipil
2. Rekrutmen dan promosi ASN yang profesional berbasis kompetensi.
3. Perkuat sistem pencegahan korupsi.
4. Laksanakan transparansi pengelolaan APBN dan APBD.
5. Cegah praktik politik transaksional.
6. Berlakukan segera UU Perampasan Aset Pada Pelaku Korupsi.
Penulis : Subkhan AS
Sumber Berita: Okedailycom
Halaman : 1 2 3 4 5 6 Selanjutnya














