Wabup Imam: Jemaah Haji Jaga Fisik dan Mental Selama di Tanah Suci

- Editorial Team

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Imam, menghadiri manasik Haji dan pelepasan secara simbolik di Gedung Korpri. ©okedaily.com/ist

Wabup Imam, menghadiri manasik Haji dan pelepasan secara simbolik di Gedung Korpri. ©okedaily.com/ist

Surabaya, OkeDaily.com – Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasim, berpesan para calon jemaah haji penting menjaga kesehatan agar tubuh tetap prima, mengingat selama menjalankan ibadah suci padat rangkaian kegiatannya di Tanah Suci.

“Ibadah haji memiliki rangkaian kegiatan yang padat dan membutuhkan kondisi fisik kuat, sehingga harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, terutama dari segi kesehatan,” kata Wabup Imam, pada Kamis (07/05), saat Manasik Haji dan Pelepasan Secara Simbolis, di Gedung KORPRI.

Para jemaah haji harus benar-benar menjaga kesehatan, karena aktivitas selama di Tanah Suci cukup padat dan menguras tenaga, sehingga kondisi fisik yang prima bisa menjalankan ibadah secara optimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jemaah haji dengan kondisi tubuh yang baik, tentu saja bisa menjalankan seluruh tahapan ibadah dengan lancar dan khusyuk,” terangnya.

Baca Juga :  Sosok New Nissan Livina Terungkap, Apa Kata NMI?

Ia menyatakan, para jemaah haji menjaga kesehatan sejak sebelum keberangkatan dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menjaga asupan cairan, berolahraga ringan secara rutin, serta cukup beristirahat.

“Kami mengingatkan untuk menjaga daya tahan tubuh, karena perbedaan cuaca antara Indonesia dan Arab Saudi, sehingga tidak mengabaikan anjuran dari petugas kesehatan di Tanah Suci,” jelasnya.

Selain itu, Wabup Imam meminta jemaah untuk disiplin dalam mengikuti arahan dari petugas kesehatan dan pembimbing ibadah haji. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan dan anjuran yang diberikan akan sangat membantu dalam mencegah gangguan kesehatan selama berada di Tanah Suci.

“Jika merasa kelelahan atau kurang sehat, jangan dipaksakan. Segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani dengan cepat dan tepat. Keselamatan dan kesehatan jemaah adalah yang utama,” tegasnya.

Baca Juga :  15 Tembakan Resmob Sumenep Tewaskan Herman, Kontras: Hak Setiap Orang Untuk Diadili Melalui Proses Peradilan

Selain menjaga kesehatan fisik, juga menjaga kesehatan mental selama menjalankan ibadah. Karena itu, tetap tenang, sabar, dan menjaga emosi di tengah padatnya aktivitas serta interaksi dengan jemaah dari berbagai negara.

“Kami mengharapkan, seluruh jemaah haji Kabupaten Sumenep bisa menjalankan ibadah haji dengan lancar, sehat, sekaligus saling menjaga dan membantu satu sama lain, demi menciptakan suasana yang aman dan nyaman selama menjalankan ibadah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sumenep, Kamiluddin menyatakan, bahwa jemaah haji Tahun 2026, berjumlah 1.356 orang.

Diketahui, pemberangkatan tahun ini terdiri dari laki-laki 651 orang, perempuan 705 orang. Dengan rincian 1.348 jemaah haji, 6 orang Petugas Haji Daerah (PHD), dan 2 orang Pembimbing Ibadah Haji – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PIH-KBIHU) dari Embarkasi Surabaya.

Baca Juga :  Lembaran XVII: Cak Fauzi Wong Endi?

“Mereka semua tergabung dalam kloter 68 sebanyak 2 orang, kloter 71 sebanyak 2 orang, kloter 72 sebanyak 2 orang, kloter 76 sebanyak 2 orang, kloter 77 sebanyak 375 orang, kloter 78 sebanyak 376 orang, kloter 79 sebanyak 376 orang, kloter 81 sebanyak 221 orang,” pungkasnya.

Sesuai jadwal pemberangkatan Jemaah Haji Kabupaten Sumenep 2026 dari GOR A. Yani Pangligur Sumenep dilaksanakan pada Senin (11/05/2026) mulai pukul 03.00 WIB dini hari, dengan menggunakan bus menuju Surabaya.

Facebook Comments Box

Penulis : Nurifan Hairi

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: okedaily.com

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi
Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan
Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi
Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta
Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya
Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum
DPRD Denpasar Apresiasi Capaian Proyek Strategis PUPR 2025, Tommy: Pengawasan Tetap Jadi Prioritas
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Bali Resmi Dukung Don Muzakir Mengisi Jabatan Wakil Menteri Pertanian RI

Related News

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:25 WIB

Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:53 WIB

Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya

Latest News

Proses pembuatan pupuk organik

Nasional

Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Selasa, 11 Agu 2026 - 19:54 WIB

Unit mesin bantuan program PPM HCML 2026 untuk kelompok nelayan kakap merah di Pesisir Pancor. Program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, akses pasar, dan kesejahteraan nelayan di wilayah pesisir. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Ekonomi Bisnis

Harapan Baru di Pesisir Pancor, PPM HCML 2026 Dukung Nelayan Kakap Merah

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:37 WIB