Walk-Out dari Sidang Pleno PPK Raas, Saksi 01 Temukan Sejumlah Kejanggalan

- Editorial Team

Sabtu, 30 November 2024 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang pleno rekapitulasi hasil suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2024 di Pendopo Kecamatan Raas. ©Okedaily.com

Sidang pleno rekapitulasi hasil suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2024 di Pendopo Kecamatan Raas. ©Okedaily.com

SUMENEP, OKEDAILY Sidang pleno rekapitulasi suara yang digelar oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Pendopo Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, pada Sabtu (30/11), berlangsung panas terjadi perdebatan antara saksi salah satu pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sumenep.

Pantauan di lapangan, saksi Paslon nomor urut 01, KH. Ali Fikri dan KH. Muh. Unais Ali Hisyam (FINAL), pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep 2024 memutuskan walk-out. Langkah tersebut diambil setelah mereka menemukan sejumlah kejanggalan dalam proses pemilihan di beberapa desa.

Kejanggalan yang menjadi perhatian serius saksi Paslon 01 mencakup temuan di Desa Guwa-guwa dan Desa Tonduk. Beberapa di antaranya adalah C-Hasil yang tidak tersegel. “Kami menemukan dokumen hasil penghitungan suara yang seharusnya tersegel tetapi ditemukan dalam kondisi terbuka,” kata saksi 01 FINAL, Ust. Rasuli.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  RSUD Moh Anwar Terus Meningkatkan Pelayanan

“Kami juga mendapati daftar hadir pemilih ditemukan tanpa disertai map amplop resmi, bahkan ada beberapa yang tidak ditandatangani oleh pemilih sepertinya yang terjadi di Desa Guwa-guwa,” ujarnya.

Bahkan anehnya lagi, sambung dia, persoalan yang sangat janggal adalah angka kehadiran pemilih yang tidak wajar di dua desa tersebut tercatat mencapai lebih dari 90 persen. Padahal, banyak warga yang diketahui masih berada di luar daerah atau merantau.

“Selain itu, kami juga menemukan kasus suara pemilih yang telah meninggal dunia namun tetap terpakai, mau jadi apa negeri ini kalau praktek tercela ini dibiarkan,” tuturnya.

Baca Juga :  Ketua Fraksi PDIP Jalin Silaturahmi dengan Aktivis di Sumenep

Ia juga menyatakan, bahwa salah satu hal yang membuat dirinya marah adalah temuan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3 Desa Poteran. Dalam TPS tersebut, terdapat 59 suara tidak sah dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, serta 69 suara tidak sah dalam Pilgub Jawa Timur.

Adapun ketika diminta klarifikasi, saksi Paslon 01 beranggapan jawaban dari PPS Desa Poteran sangat tidak logis. Bahkan, pimpinan sidang pleno menolak untuk membuka kembali berkas suara tidak sah tersebut.

“Saya tidak bisa menerima penjelasan seperti itu. Seharusnya mereka bersikap transparan dan profesional dalam menanggapi temuan-temuan kami. Apalagi, temuan ini jelas menunjukkan ada yang tidak beres dalam pelaksanaan pemilu di beberapa TPS,” sesalnya.

Baca Juga :  Kabag Hukum Setdakab Sumenep Teledor, DPKS Terancam Bubar Jalan

Keputusan untuk walk-out tersebut mencerminkan ketidakpuasan mereka terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam proses rekapitulasi suara. Sidang pleno pun tetap dilanjutkan meski tanpa kehadiran saksi dari Paslon 01.

Untuk diketahui, hingga berita ini diterbitkan, pihak PPK Ra’as belum memberikan keterangan resmi terkait temuan saksi Paslon 01 tersebut.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Gus Yoga Ungkap Sejumlah Program Prabowo yang Dinilai Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Fero Feriyanto, Figur Muda dan Harapan Baru Desa Gayam
Libatkan Warga, Pemdes Gunggung Susun RKPDes 2027 dan Rencana 2028 Lewat Musdes
Dasco Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan pada Desember 2026
Tanam Tembakau atau Rugi? Bupati Sumenep Beri Pesan Penting untuk Petani
Perubahan Anggaran 2026, DPRD Sumenep: Jangan Lupakan Rakyat
Bawaslu Denpasar Jalin Silaturahmi dengan Gerindra Denpasar, Gus Yoga: Perkuat Sinergi Wujudkan Pemilu Berintegritas
Sosok Dermawan Edi Kuswanto Jadi Harapan Baru Warga Lembung Timur di Pilkades 2029

Related News

Senin, 14 September 2026 - 19:52 WIB

Gus Yoga Ungkap Sejumlah Program Prabowo yang Dinilai Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Jumat, 11 September 2026 - 13:54 WIB

Fero Feriyanto, Figur Muda dan Harapan Baru Desa Gayam

Kamis, 3 September 2026 - 18:56 WIB

Libatkan Warga, Pemdes Gunggung Susun RKPDes 2027 dan Rencana 2028 Lewat Musdes

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Dasco Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan pada Desember 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Tanam Tembakau atau Rugi? Bupati Sumenep Beri Pesan Penting untuk Petani

Latest News

Seorang warga Pulau Sapudi menjadi korban pembacokan sepulang ziarah, dan kini ditangani aparat kepolisian. ©okedaily.com [Foto: Ilustrasi]

Nasional

Pulang Ziarah, Warga Pulau Sapudi Dibacok Orang Tak Dikenal

Minggu, 20 Sep 2026 - 08:24 WIB