Warga Swadaya Perbaiki Jalan Rusak di Raas, Tokoh Pemuda Sindir Pemerintah Sumenep

- Editorial Team

Sabtu, 12 Juli 2025 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak sejumlah pemuda Raas tengah memperbaiki jalan utama yang rusak parah dengan cara swadaya. ©Okedaily.com

Nampak sejumlah pemuda Raas tengah memperbaiki jalan utama yang rusak parah dengan cara swadaya. ©Okedaily.com

OkeDaily.com Keprihatinan mendalam dirasakan masyarakat Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura. Hal ini berkaitan dengan rusaknya puluhan kilometer ruas jalan utama yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Sebut saja poros Brakas-Ketupat yang menjadi urat nadi penghubung antar desa dibiarkan rusak parah bertahun-tahun tanpa penanganan serius dari Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Dalam situasi keterbatasan, inisiatif masyarakat justru jadi harapan, yaitu melalui open donasi yang digerakkan oleh Pemuda Ansor bekerja sama dengan paguyuban travel setempat, perbaikan jalan akhirnya dimulai dengan cara swadaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  PMII FDK UINSU Salurkan Donasi ke Panti Asuhan di Kota Medan

Koordinator Paguyuban Travel Raas, Sugiyanto, mengungkapkan rasa kecewanya terhadap pemerintah. “Mereka sudah tidak peduli, akhirnya masyarakat turun tangan sendiri, sumbangan untuk memperbaiki,” ujarnya saat dikonfirmasi okedaily.com, Sabtu (12/7).

Lebih lanjut, ia juga mempertanyakan kejelasan dana Program Pengembangan Masyarakat (PPM) dari perusahaan migas Kangean Energy Indonesia (KEI) tahun anggaran 2024.

Warga Swadaya Perbaiki Jalan Rusak di Raas, Tokoh Pemuda Sindir Pemerintah Sumenep

Diketahui, pada tahun tersebut sebesar Rp175 juta telah disalurkan melalui Kelompok Masyarakat (Pokmas) Raas Bersatu. Dana itu tercatat untuk kegiatan pembangunan jalan utama penghubung antar desa.

Baca Juga :  100 Hari Kinerja Muflihun, SEMMI Riau Siap Kolaborasi Membangun Pekanbaru

Sementara itu, tokoh pemuda Raas, Ustadz Rasuli, juga angkat bicara secara tegas, ia mengkritik tajam lemahnya perhatian Pemkab Sumenep terhadap kebutuhan dasar masyarakat kepulauan.

“Jika Pemkab Sumenep sudah tidak sanggup memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat kepulauan, ya lepas saja kami biar menjadi kabupaten sendiri,” tegas Bang Rasul, kerap disapa.

Menurut dia, pembentukan daerah otonomi baru atau DOB untuk Kepulauan Sumenep adalah solusi logis agar pemerintahan kepulauan bisa berjalan mandiri, dan tentunya akan lebih berpihak pada rakyat pulau.

Baca Juga :  Djoni Soroti Pengakuan Pemkab Sumenep tentang Defisit APBD 2025 Sebesar 245M

“Untuk apa banyak investor masuk ke kepulauan menambang migas, jika tidak berdampak positif terhadap pembangunan kepulauan?,” sindirnya.

Selain itu, ia juga menyinggung pengelolaan dana PPM KEI yang dinilainya tidak transparan. “Kami akan bersurat kepada SKK Migas untuk mengaudit realisasi dana tersebut,” pungkasnya.

Di tengah ketimpangan ini, ketidakpuasan terhadap kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo terus bergulir, baik dari masyarakat daratan maupun kepulauan. Namun hingga kini, tak tampak tanda-tanda perubahan arah kebijakan yang berpihak.

Baca Juga :  Wakil Bupati Toba: Pemberian Zakat Adalah Kegiatan Mulia

Untuk diketahui, hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Sumenep dan anggota DPRD Dapil Sumenep 7, belum memberikan pernyataan resmi terkait problematik yang terjadi di tengah masyarakat.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Prengki Wirananda Lulus UKW Utama, SMSI Sumenep Apresiasi Capaian Pengurusnya
Kabar Gembira! Pemkab Sumenep Ringankan Tunggakan PBB-P2 hingga 95 Persen
Agar Akses Lancar, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda
DPD PERADI Profesional DKI Jakarta Resmi Dilantik, Misyal B. Achmad Dorong Advokat Berintegritas dan Berkeadilan
Pohon Asam Terus Dibabat, Warga Gendang Barat Menjerit Kekeringan
Rancang Masa Depan Gunggung: Musdes Matangkan Program 2027 di 4 Sektor
Stand Bappeda Sumenep Juara MCF 2026, Arif: Ini Buah Kekompakan dan Semangat Pengabdian
Rakor DPW AWDI Jakarta, Matangkan Persiapan Pelantikan pada Oktober 2026

Related News

Jumat, 11 September 2026 - 18:10 WIB

Prengki Wirananda Lulus UKW Utama, SMSI Sumenep Apresiasi Capaian Pengurusnya

Rabu, 9 September 2026 - 15:33 WIB

Kabar Gembira! Pemkab Sumenep Ringankan Tunggakan PBB-P2 hingga 95 Persen

Senin, 7 September 2026 - 19:38 WIB

Agar Akses Lancar, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda

Minggu, 6 September 2026 - 09:34 WIB

DPD PERADI Profesional DKI Jakarta Resmi Dilantik, Misyal B. Achmad Dorong Advokat Berintegritas dan Berkeadilan

Minggu, 6 September 2026 - 06:47 WIB

Pohon Asam Terus Dibabat, Warga Gendang Barat Menjerit Kekeringan

Latest News

Fero Feriyanto, salah satu figur muda yang mulai diperbincangkan masyarakat menjelang dinamika Pilkades Gayam 2027. ®okedaily.com

Politik

Fero Feriyanto, Figur Muda dan Harapan Baru Desa Gayam

Jumat, 11 Sep 2026 - 13:54 WIB