Denpasar, Okedaily.com – Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra, mendorong Pantai Mertasari, Sanur, menjadi ruang publik berbasis budaya dan kreativitas anak muda di Kota Denpasar.
Hal tersebut disampaikan Ida Bagus Yoga Adi Putra yang akrab disapa Gus Yoga saat ditemui di Gedung DPRD Kota Denpasar, Senin (28/4/2026). Selain menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Gus Yoga juga merupakan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Denpasar sekaligus dikenal sebagai politisi muda asal Sanur.
Menurut Gus Yoga, ruang publik seperti Pantai Mertasari tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi masyarakat, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai wadah pelestarian tradisi dan pengembangan kreativitas generasi muda Bali.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pantai Mertasari punya potensi besar menjadi pusat aktivitas budaya dan kreativitas anak muda. Ini bukan hanya tempat wisata, tetapi juga ruang bersama untuk menjaga identitas budaya Bali,” ujar Gus Yoga.
Sebelumnya, gagasan tersebut juga dibahas Gus Yoga bersama Komunitas Layang-Layang Ten One Nine dalam diskusi yang digelar di Rumah Aspira Gus Yoga, Sanur, pada 20 April 2026. Dalam pertemuan itu, sejumlah aspirasi dan gagasan terkait pengembangan ruang publik berbasis budaya turut disampaikan komunitas.
Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah pentingnya menjaga eksistensi seni layang-layang Bali sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Bali. Menurut Gus Yoga, layang-layang Bali bukan sekadar permainan tradisional, melainkan simbol seni, kreativitas, dan warisan budaya yang harus terus dijaga keberlangsungannya.
“Layang-layang Bali memiliki nilai budaya dan filosofi yang kuat. Tradisi ini harus terus diberi ruang agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” katanya.
Selain itu, ia menilai penataan fasilitas di kawasan Pantai Mertasari perlu segera dilakukan guna mendukung berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan komunitas, perlombaan layang-layang, hingga event budaya berskala besar.
Menurutnya, keberadaan ruang publik yang tertata dengan baik akan memberikan ruang ekspresi positif bagi generasi muda sekaligus memperkuat citra budaya Kota Denpasar.
Ia juga berharap adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan ruang publik yang layak, aman, nyaman, dan membanggakan bagi warga maupun wisatawan.
Gus Yoga turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan menyuarakan pentingnya pelestarian budaya lokal agar generasi muda Bali tetap memiliki akar budaya yang kuat di tengah modernisasi.
“Kalau budaya lokal terus diberi ruang dan dukungan, saya yakin Pantai Mertasari bisa menjadi simbol ruang publik kreatif berbasis budaya di Denpasar,” tutupnya.
Penulis : Alfin
Editor : Editor









![Terpantau, Ketua Banggar DPR RI, MH. Said Abdullah, menghadiri Musancab 2026 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep. ©okedaily.com [foto: Mashudi Surahman]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260426_144930-225x129.jpg)

![Kades Imrah (tengah) menggunakan rompi merah jambu khas kejaksaan, tersangka dugaan korupsi. ©okedaily.com [foto: Wahyudi Limadetik]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260423_183747-225x129.jpg)





![Pemerhati kebijakan publik, Fauzi AS. ©okedaily.com [dok: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG_20260319_033856-360x200.jpg)
![Pemerhati kebijakan publik, Fauzi AS. ©Okedaily.com [dok. pribadi]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG_20250727_200551-e1753622116131.jpg)