OkeDaily.com – Keberlangsungan seni dan budaya daerah kerap menghadapi tantangan besar di tengah arus globalisasi. Salah satunya Kabupaten Sumenep, Madura, dibawah kepemimpinan Achmad Fauzi Wongsojudo terus berupaya dalam melestarikan warisan tersebut.
Di satu sisi, sebagaimana diketahui kaula muda semakin akrab dengan budaya populer modern, sementara di sisi lainnya, kesenian tradisional perlahan mulai kehilangan pelaku dan peminatnya. Inilah yang menjadi kekhawatiran Politisi PDIP itu.
Langkah Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang menginstruksikan Disbudporapar untuk meregenerasi pemain musik gamelan dan mencetak seribu penari topeng, adalah kebijakan yang patut diapresiasi.
Tentu ini bukan sekadar program seremonial, melainkan investasi jangka panjang untuk memastikan warisan budaya tetap lestari. Sumenep, sebagai daerah yang kaya akan tradisi, memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kesenian lokalnya.
Kesenian gamelan dan tari topeng bukan hanya sekadar hiburan semata, tetapi juga merupakan bagian dari identitas budaya Madura, khusunya Sumenep, yang memiliki nilai sejarah dan filosofis tinggi.
Oleh karena itu, inisiatif suami Nia Kurnia Fauzi itu layak dapat applause. Sebab jika tidak ada regenerasi pemain dan penari, misalnya, kita akan kehilangan bukan hanya seni itu sendiri tetapi juga cerita dan makna yang terkandung di dalamnya.
Seyogyanya, kebijakan ini juga selaras dengan semangat pendidikan budaya sejak dini. Dengan melibatkan anak-anak Sekolah Dasar, Pemerintah Kabupaten Sumenep tengah berupaya menanamkan kecintaan terhadap seni tradisional sejak kecil.
Tak sedikit yang menilai ini adalah pendekatan cerdas, karena semakin dini mereka mengenal budaya sendiri, semakin besar kemungkinan mereka tumbuh dengan rasa memiliki dan ingin melestarikannya.
Namun, program ini tentu membutuhkan dukungan lebih dari sekadar instruksi seorang Kepala Pemerintahan. Harus ada keterlibatan aktif dari masyarakat dan sekolah, serta para maestro seni untuk memastikan pelatihan berjalan dengan efektif.
Selain itu, hal yang tak kalah pentingnya, Pemerintah Kabupaten Sumenep harus hadir memberikan apresiasi terhadap para pelaku seni juga perlu ditingkatkan, agar mereka merasa dihargai dan tetap bersemangat untuk berkarya.
Regenerasi pemain seni gamelan dan penari topeng bukan hanya tentang menjaga tradisi, tetapi juga membangun kebanggaan dan karakter lokal di tengah persaingan budaya global.
Harapannya, langkah ini harus berkelanjutan dan terus diperkuat, agar di masa depan, seni budaya Sumenep tetap hidup dan dikenal luas, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional dan internasional.
Pemkab Sumenep sudah memulai langkah besar, kini tinggal bagaimana semua pihak ikut bergotong royong agar warisan budaya tersebut tetap hidup dan berkembang. Jangan sampai gamelan dan topeng hanya menjadi cerita masa lalu yang terlupakan.





![Anggota DPRD Kota Denpasar, Gus Yoga minta Pemkot Denpasar tambah lifeguard dan sarana keselamatan di pantai Sanur dan sekitarnya. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260928_203534-225x129.jpg?v=1790603062)
![Wacana penerapan e-voting dalam Pilkades 2027 mendapat perhatian AWDI Sumenep yang meminta Pemkab Sumenep memastikan urgensi, kesiapan, keamanan dan transparansi sistem. ®okedaily.com [Foto: Mashudi Surahman]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260928_195301-225x129.jpg?v=1790600023)
![Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi saat membuka Pelatihan Literasi Jurnalistik, tegaskan sekolah harus melek pers di era digital. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_132734-225x129.jpg?v=1790404289)
![Figur muda Muhlis Fajar digadang-gadang bakal maju Pilkades Serentak 2027 di Sumenep, dinilai bawa energi baru untuk Desa Paseraman. ®okedaily.com [Foto: Dok. Pribadi]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_124404-225x129.jpg?v=1790401514)
![Bersatu Selamatkan Pulau. Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi bersatu soroti ancaman tambang migas di Pulau Sapudi, Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Mas'udi]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_115135-225x129.jpg?v=1790398456)
![Sesi photo bersama DPC GMNI Sumenep sesuai menggelar FGD membahas wacana perubahan nomenklatur Kabupaten Sumenep menjadi Kabupaten Sumenep Kepulauan di Ayoka Cafe Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260925_192404-225x129.jpg?v=1790339159)


![Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi saat membuka Pelatihan Literasi Jurnalistik, tegaskan sekolah harus melek pers di era digital. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_132734-360x200.jpg?v=1790404289)
![Ketua PW GP Ansor Bali menegaskan bahwa kaderisasi adalah nyawa organisasi dalam sebuah agenda kaderisasi di Bali. ®okedaily.com [Foto: Dok. GP Ansor Bali]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260919_193843-360x200.jpg?v=1789821895)
![Simbol Kebanggaan, Rektor Prof. Nurhayati, menyerahkan bendera kepada Dekan FKM UINSU. Penyerahan ini menjadi simbol semangat dan komitmen fakultas. ®okedaily.com [Foto: Kael Harahap]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260907_194012-360x200.jpg?v=1788785678)
![Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah Revitalisasi Sekolah di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman. ®okedaily.com [foto: smsi jatim]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260905_183054-360x200.jpg?v=1788611300)
![Tim visitator Unhas meninjau langsung pelaksanaan PPK Ormawa 2026 tim cara’de di Desa Tinggimae. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260826_183343-360x200.jpg?v=1787744048)
