Layanan Kesehatan Berbasis Presisi, Akurasi Data Medis Fondasi Pelayanan Modern

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes. ©Okedaily.com

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes. ©Okedaily.com

Surabaya, OkeDaily.com – Komitmen RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terus diperkuat melalui penguatan sistem validasi data medis. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan validasi data yang digelar beberapa waktu lalu.

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis rumah sakit dalam membangun budaya pelayanan kesehatan yang presisi, akuntabel, dan bebas dari potensi kesalahan data.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes., menegaskan bahwa akurasi data medis kini menjadi kebutuhan utama dalam sistem pelayanan kesehatan modern.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap data pasien memiliki peran krusial dalam menentukan tindakan medis, sehingga proses validasi harus dilakukan secara menyeluruh, sistematis, dan berkesinambungan.

Baca Juga :  Tragedi Maut Kanjuruhan, BEM Nusantara Desak Kapolri Copot Kapolda Jatim dan Kapolres Malang

“Rumah sakit modern tidak lagi hanya bertumpu pada kecepatan layanan, tetapi harus berdiri di atas ketepatan data sebagai dasar setiap keputusan klinis,” tegasnya.

Ia menjelaskan, validasi mutu dilakukan untuk memastikan seluruh proses pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Pengawasan tersebut mencakup pelayanan medis, penggunaan alat kesehatan, sistem administrasi, hingga evaluasi hasil layanan kepada pasien.

RSUD dr. Moh Anwar Sumenep juga memberikan perhatian serius terhadap potensi risiko akibat data yang tidak valid. Bahkan, satu kesalahan data dinilai dapat memicu keputusan klinis yang berbahaya bagi pasien.

“Tanpa validasi yang kuat, risiko kesalahan medis, infeksi rumah sakit, hingga kejadian tidak diharapkan bisa meningkat dan berdampak langsung pada keselamatan pasien,” ujarnya.

Baca Juga :  Kebijakan Bupati Sumenep Cegal Investor, Warga Urus Izin Usaha Rokok Dipersulit

Penguatan sistem itu diwujudkan melalui Pelatihan Validasi Data yang digelar di Ruang Pertemuan Smiley lantai 3 RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura.

Pelatihan ini menjadi bagian dari langkah strategis rumah sakit dalam membangun budaya pelayanan kesehatan yang presisi dan bebas dari potensi kesalahan data.

Dalam pelatihan peningkatan mutu tersebut, berbagai sektor pelayanan menjadi fokus pembahasan, mulai dari proses pendaftaran pasien, layanan rawat inap, tindakan operasi, hingga sistem pemberian obat yang harus berada di bawah pengawasan mutu ketat.

Baca Juga :  Sosok New Nissan Livina Terungkap, Apa Kata NMI?

Selain itu, validasi alat kesehatan juga menjadi perhatian utama melalui kalibrasi dan pengujian rutin agar seluruh perangkat medis bekerja optimal dan presisi.

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep turut memperkuat validasi rekam medis serta dokumentasi pelayanan sebagai dasar menjaga akurasi indikator mutu rumah sakit.

Program keselamatan pasien pun terus diperkuat, terutama terkait identifikasi pasien, pencegahan infeksi rumah sakit, serta keamanan penggunaan obat berisiko tinggi.

“Seluruh proses validasi dilakukan secara sistematis mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, analisis data, hingga tindak lanjut perbaikan terhadap setiap ketidaksesuaian yang ditemukan dalam pelayanan,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : Nurifan Hairi

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: okedaily.com

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gus Yoga Sepakat dengan De Gadjah, Dukung Evaluasi MBG Usai Kritik Ni Luh Djelantik
Ni Luh Djelantik Kritik MBG, De Gadjah Sepakat Audit dan Evaluasi, Tolak Program Dihentikan
Bantu Masyarakat Melek Hukum, LBH Ansor Bali Gelar Konsultasi Gratis
Prabowo Copot Kepala BGN, Zulfikar Wijaya Apresiasi Langkah Tegas Presiden Prabowo
Bantah Isu Tebang Pilih, Gerindra Bali Konsisten Berbagi Saat Galungan dan Idul Adha
Ketua IKSASS Badung Terpilih Tim Formatur Pusat IKSASS Bersama Lima Tokoh Lainnya
Zulfikar Wijaya Dorong Penguatan Peran Sosial Generasi Muda di Tengah Tantangan Ekonomi Desa
Gede Harja Astawa Sentil Proyek Rp50 Miliar di Tengah Jalan Rusak yang Dikeluhkan Warga Buleleng

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 01:08 WIB

Gus Yoga Sepakat dengan De Gadjah, Dukung Evaluasi MBG Usai Kritik Ni Luh Djelantik

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:02 WIB

Ni Luh Djelantik Kritik MBG, De Gadjah Sepakat Audit dan Evaluasi, Tolak Program Dihentikan

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:50 WIB

Bantu Masyarakat Melek Hukum, LBH Ansor Bali Gelar Konsultasi Gratis

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:41 WIB

Prabowo Copot Kepala BGN, Zulfikar Wijaya Apresiasi Langkah Tegas Presiden Prabowo

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:48 WIB

Bantah Isu Tebang Pilih, Gerindra Bali Konsisten Berbagi Saat Galungan dan Idul Adha

Berita Terbaru