RSUD Moh Anwar Sumenep Menjadi Lokomotif Pendapatan Asli Daerah

- Editorial Team

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak dari kejauhan bangunan BLUD RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep yang menjadi lokomotif PAD Pemkab Sumenep pada Tahun 2025. ©okedaily.com/Mashudi S

Nampak dari kejauhan bangunan BLUD RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep yang menjadi lokomotif PAD Pemkab Sumenep pada Tahun 2025. ©okedaily.com/Mashudi S

OkeDaily.com Sektor layanan kesehatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, pada tahun 2025 lalu, menjadi penyumbang terbesar pendapatan asli daerah (PAD) melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Berdasarkan data Bapenda Kabupaten Sumenep, mencatat retribusi dari RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep mencapai Rp123 miliar. Sementara Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep melalui Puskesmas dan laboratorium, menyumbang Rp114,22 miliar.

Baca Juga :  Konferensi Fatayat NU Bali, Margareta : Jangan Tanyakan NU Memberi Apa, tapi Apa yang Bisa Kita Berikan pada NU

Adapun jumlah retribusi atau pendapatan di sektor layanan kesehatan tersebut, ialah mencapai senilai Rp237 miliar, dari total keseluruhan retribusi daerah Pemkab Sumenep, sebesar Rp247,78 miliar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyanti, M.Kes., menyebut bahaa realisasi retribusi atau pendapatan pada tahun 2025 tersebut sangat melampaui target awal.

“Alhamdulillah, yang pasti untuk tahun 2025 retribusi kami sudah lebih dari target, realisasinya di atas 100 persen,” ungkapnya, pada Kamis (12/2/2026), saat ditemui awak media.

Baca Juga :  Dakwaan Dewi Buram, Korban Harap Vonis Adil PN Medan

Ia pun berharap, retribusi di tahun 2026 sesuai target yang telah ditetapkan guna memaksimalkan pelayanan kesehatan. “Doakan RSUD tetap Bismillah Melayani dan pendapatan selalu meningkat untuk tahun ke tahun,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes., menjelaskan bahwa capaian melalui Puskesmas tidak lepas dari program Universal Health Coverage (UHC) serta peningkatan layanan kesehatan.

Ia menyebut, pemenuhan dokter spesialis dan kerja sama BPJS Kesehatan juga mendorong peningkatan pendapatan RSUD Abuya Kangean. “Retribusi pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam struktur PAD Sumenep,” katanya dalam keterangan tertulis.

Baca Juga :  Jangan Nunggu Sakit, Kepala Puskesmas Kalianget Himbau Masyarakat Segera Daftar UHC

Selain layanan medis, sambung Ellya, laboratorium daerah juga memberi kontribusi melalui pemeriksaan narkoba dan layanan kesehatan jamaah haji, sehingga PAD 2025 naik signifikan 25 persen dari target awal yang ditentutkan.

Untuk diketahui, retrebusi BLUD menjadi tulang punggung tercapai target tersebut. Tercatat dari total PAD Sumenep Rp382,79 miliar, hampir separuh bersumber dari retribusi layanan kesehatan.

Facebook Comments Box

Penulis : Mashudi S

Editor : Wandi A

Sumber Berita: okedaily.com

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PC PMII Denpasar Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi
Ironis, Polresta Sumenep Gelar Acara Besar Tapi Tutup Pintu Untuk Wartawan
UPT Dukcapil Gayam Jebol Disabilitas di Pelosok Desa
Ada Gangguan Bicara? RSUD Moh Anwar Hadirkan Layanan Terapi Wicara
Warga Sumenep Bisa Berobat Gratis di RSUD Moh Anwar, Ini Syaratnya
Ground Breaking PSEL Denpasar Raya, Tommy Sumertha: Wujud Nyata Komitmen Presiden Prabowo Atasi Sampah di Bali
Sidang Korupsi BSPS Sumenep, Terdakwa Risky Pratama Dituntut 7 Tahun Penjara
Ribuan Massa Berdemo, Desak Gubernur Koster Jangan Hambat Program Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:04 WIB

PC PMII Denpasar Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:40 WIB

Ironis, Polresta Sumenep Gelar Acara Besar Tapi Tutup Pintu Untuk Wartawan

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:48 WIB

UPT Dukcapil Gayam Jebol Disabilitas di Pelosok Desa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:48 WIB

Ada Gangguan Bicara? RSUD Moh Anwar Hadirkan Layanan Terapi Wicara

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:20 WIB

Warga Sumenep Bisa Berobat Gratis di RSUD Moh Anwar, Ini Syaratnya

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB