Surabaya, OkeDaily.com – RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, terus berbenah. Rumah sakit plat merah kebanggaan warga Sumenep ini kini memperkuat posisi sebagai pusat rujukan medis modern, tidak hanya untuk warga Sumenep, tapi juga se-Madura.
Penguatan itu terlihat dari penambahan fasilitas, peningkatan kualitas SDM, dan perluasan layanan spesialistik. Langkah ini menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang cepat, lengkap, dan terjangkau.
Fasilitas dan Layanan Terus Ditingkatkan
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep menyampaikan, pihaknya berkomitmen menjadikan rumah sakit ini sebagai rujukan utama di Madura Timur. Beberapa poli spesialis baru, dan alat kesehatan modern telah dihadirkan.
“Visi kami jelas. Bagaimana RSUD ini bisa jadi tempat rujukan pertama sebelum dirujuk ke luar Madura. Kami ingin masyarakat tidak perlu jauh-jauh berobat,” ujar Direktur dr. Hj. Erliyati, M.Kes.
Saat ini, RSUD tersebut telah memiliki layanan unggulan seperti onkologi, ICU dan NICU, hingga layanan Cathlab dalam waktu dekat ini. Selain itu, sistem rujukan online dengan Puskesmas juga terus dioptimalkan agar pasien lebih cepat tertangani.
Dukungan Pemerintah Daerah Sumenep
Pemerintah Kabupaten Sumenep juga mendukung penuh penguatan RSUD setempat. Anggaran untuk peningkatan sarana dan prasarana terus dioptimalkan setiap tahun. Tujuannya satu, menurunkan angka rujukan keluar daerah.
Penulis : Mashudi Surahman
Editor : Hasan al-Hakiki
Sumber Berita: okedaily.com
Halaman : 1 2 Selanjutnya






![KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep meraih penghargaan koperasi sehat. Capaian ini jadi bukti tata kelola koperasi karyawan yang profesional dan transparan. ©okedaily.com [Foto: Direktur dr. Hj. Erliyati, M.Kes.]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260718_154640-225x129.jpg?v=1784368042)
![RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep memperkuat diri sebagai pusat rujukan medis modern. Fasilitas dan layanan baru dihadirkan untuk warga Sumenep dan Madura. ©okedaily.com [Foto: Direktur dr. H. Erliyati, M.Kes.]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260718_153537-225x129.jpg?v=1784363760)
![Sejumlah wartawan yang hendak melakukan peliputan kegiatan di Mapolresta Sumenep hanya dapat menunggu di luar area. Padahal, sesuai UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, setiap badan publik wajib memberikan akses informasi. ©okedaily.com [foto: Fauzi AS, Pengamat Kebijakan Publik]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260718_140509-225x129.jpg?v=1784358366)

![Mahasiswa KKN 02 Universitas Yudharta Pasuruan bersama Dosen Pembimbing Lapang dan TP PKK Desa Pajaran usai pelatihan pengolahan jagung di Balai Desa Pajaran pada Jumat, 10 Juli 2026. ©okedaily.com [foto: Andrean Masrofie]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260716_195841-225x129.jpg?v=1784207973)
![Tim PKM Universitas Yudharta Pasuruan bersama TP PKK Desa Tunggul Wulung, pada kegiatan sosialisasi serta pelatihan pemanfaatan aplikasi AI SiTARA dan pengolahan pangan lokal bergizi. ©okedaily.com [foto: Andrean Masrofie]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260716-WA0057-225x129.jpg?v=1784204387)
![Sejumlah wartawan yang hendak melakukan peliputan kegiatan di Mapolresta Sumenep hanya dapat menunggu di luar area. Padahal, sesuai UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, setiap badan publik wajib memberikan akses informasi. ©okedaily.com [foto: Fauzi AS, Pengamat Kebijakan Publik]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260718_140509-360x200.jpg?v=1784358366)


