TIM Cara’de Latih Warga Desa Tinggimae Kelola Usaha Secara Profesional

- Editorial Team

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Suasana foto bersama sesuai pelatihan manajemen kewirausahaan oleh TIM Cara'de di Desa Tinggimae. Warga dibekali materi perencanaan usaha, pemasaran, hingga pengelolaan keuangan untuk mengembangkan potensi ekonomi desa. ®okedaily.com

Suasana foto bersama sesuai pelatihan manajemen kewirausahaan oleh TIM Cara'de di Desa Tinggimae. Warga dibekali materi perencanaan usaha, pemasaran, hingga pengelolaan keuangan untuk mengembangkan potensi ekonomi desa. ®okedaily.com

GOWA, OkeDaily.com – TIM Cara’de melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Tahun 2026 menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Kewirausahaan bagi masyarakat Desa Tinggimae, pada Sabtu (1/8/2026) di Kantor Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang kewirausahaan.

Baca Juga :  Visitasi Internal Unhas Tinjau Pelaksanaan PPK Ormawa 2026 Tim Cara'de di Desa Tinggimae

Pelatihan menghadirkan Yusran, S.TP., M.Si. sebagai narasumber yang membawakan materi mengenai prinsip-prinsip dasar kewirausahaan, strategi pemasaran, serta pentingnya membangun hubungan yang berkelanjutan dengan konsumen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Karang Taruna Desa Tinggimae, yang berperan sebagai kelompok sasaran dalam pengembangan usaha berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  Nama Anggota DPR RI Masuk Desil 4, Dinsos Toraja Utara Beri Penjelasan

Dalam pemaparannya, Yusran menekankan bahwa keberhasilan suatu usaha tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menjual produk, tetapi juga oleh kemampuan pelaku usaha dalam mempertahankan kepercayaan pelanggan.

Ia mengatakan, bahwa prinsip bisnis itu dimulai dari membuat konsumen tertarik, kemudian membeli hingga berulang kali, dan akhirnya berkabar atau merekomendasikan produk kepada orang lain.

Facebook Comments Box

Penulis : Wandi Abdullah

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Catat Tanggalnya! Pemkab Sumenep Bakal Gelar Job Fair 2026, Puluhan Perusahaan Buka Lowongan
Rumus Ketahanan Pangan Ala De Gadjah: Dari Petani, Koperasi, untuk Gizi Rakyat
Dari Konten Jadi Cuan, Yayasan De Gadjah Gandeng Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali
KEI Genjot Ekonomi Lokal Lewat UMKM Binaan, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan
Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar, Investasi MBG di Madura Bermasalah?
Pertalite Diambil Pakai Jeriken di SPBU Sumenep, Ada Persoalan Tata Kelola?
OJK Tutup 12 BPR hingga Agustus 2026, Ini Daftarnya dan Nasib Dana Nasabah
Prof Ahmad Riyadh: SMSI Harus jadi Jembatan Keuangan Global ke Ekonomi Desa

Related News

Senin, 21 September 2026 - 14:29 WIB

Catat Tanggalnya! Pemkab Sumenep Bakal Gelar Job Fair 2026, Puluhan Perusahaan Buka Lowongan

Minggu, 20 September 2026 - 08:54 WIB

Rumus Ketahanan Pangan Ala De Gadjah: Dari Petani, Koperasi, untuk Gizi Rakyat

Minggu, 20 September 2026 - 07:57 WIB

Dari Konten Jadi Cuan, Yayasan De Gadjah Gandeng Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali

Jumat, 18 September 2026 - 19:26 WIB

KEI Genjot Ekonomi Lokal Lewat UMKM Binaan, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan

Jumat, 18 September 2026 - 18:58 WIB

Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar, Investasi MBG di Madura Bermasalah?

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB