Sebab Refocusing, Masyarakat Pulau Sapudi Pupus Harapan Jalan PUD Mulus

- Redaksi

Minggu, 12 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan tersebut merupakan akses jalan utama warga Pancor untuk kelancaran perekonomian. ©H_Qq

Jalan tersebut merupakan akses jalan utama warga Pancor untuk kelancaran perekonomian. ©H_Qq

Sumenep – Kondisi jalan PUD penghubung Desa Pancor dan Desa Prambanan Kecamatan Gayam Kabupaten Sumenep, Madura, dinilai sangat menghawatirkan pada saat menghadapi musim hujan.

Pasalnya, selain genangan air yang cukup banyak menyerupai kolam lele, kini juga kondisi jalan sangat licin dan membahayakan pengguna.

Kondisi jalan tersebut, kerap kali menjadi perbincangan masyarakat tiap melintas, bahkan tak banyak dari mereka menggerutu pada saat melewati jalan itu, karena dianggap jalan tersebut merupakan akses jalan utama warga Pancor untuk kelancaran perekonomian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti yang disampaikan oleh Faisol alias Guppong, warga Dusun Ro’korok Desa Pancor, saat dimintai argumennya oleh awak media okedaily.com, Senin (06/12).

Baca Juga :  PH Dua Wartawan Sumenep Korban Kekerasan Pers Tidak Dilibatkan di Gelar RJ, Ada Apa?

Faisol mengatakan, bahwa masyarakat setempat yang berlalu lalang di lokasi tersebut sudah cukup lama, hingga puluhan tahun menunggu perbaikan jalan yang dianggap sangat tragis itu.

Menurut dia, awal adanya pengukuran jalan yang dilakukan pada tahun 2018, hal itu menjadi sebuah kebanggaan, karena baginya pertanda jalan tersebut akan segera dimuluskan.

“Kami cukup bangga, jika ada pengukuran berarti tandanya sudah mau diperbaiki,” ujarnya.

Selain itu, pria yang akrab disapa Guppong itu mengaku, bahwa masyarakat setempat sudah lama menaruh harapan agar jalan tersebut segera direhab.

Karena menurut dia, selain kondisinya yang menghawatirkan, akses jalan tersebut merupakan jalan menuju destinasi wisata Taman Toggung (Kolam Sumber Batu Gong).

“Sangat tidak elok jika banyak pendatang berkunjung, sementara kondisi jalannya seperti medan pegunungan,” imbuhnya.

Nahasnya, masyarakat setempat pupus harapannya karena kerap kali dibuat menunggu terlalu lama untuk menikmati kemulusan jalan tersebut.

“Kemaren diisukan akan diperbaiki tahun 2020, sekarang sudah mendekati tahun terakir 2021, nyatanya tetap tidak ada, sepertinya kami diberi harapan palsu,” tandasnya.

Saat ini, musim penghujan membuat kondisi jalan tersebut semakin parah, ditambah lagi dengan adanya pekerjaan proyek drainase PU Bina Marga Sumenep, yang sedang dikerjakan, sehingga akses jalan semakin sempit dan mengakibatkan becek berlebihan.

Baca Juga :  Ayam Jago Vs Ayam Pedaging, Markus Teriak Markus?

Hingga berita ini ditayangkan, awak media kesulitan untuk menghubungi Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sumenep, Eri Susanto.

Pada saat dihubungi via telpon dirinya tidak merespon. Meskipun dihubungi melalui pesan WhatsAppnya, nampak hanya terlihat centang biru yang menandakan pesan konfirmasi awak media tersebut hanya dibaca.

Baca Juga :  Kepemimpinan Kecamatan Gayam Adalah Keharusan Untuk Difikirkan Bersama

Diketahui sebelumnya, jalan poros Desa Pancor- Prambanan itu, sempat diukur untuk diperbaiki. Informasinya, jalan tersebut termasuk rehabilitas jalan yang dianggarkan pada tahun 2019 dan 2020.

Namun, karena pandemi covid19 tidak kunjung usai, sehingga anggaran rehabilitas jalan di beberapa titik di Pulau Sapudi, direfocusing oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelatihan Budidaya Ikan dan Greenhouse Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Desa Tinggimae
Asta Tinggi Terancam, GP Ansor Desak Polda Jatim Tindak Para Pelaku Tambang Ilegal
HUT Bhayangkara ke-80, PD Hima Persis Jakarta Timur Siap Jadi Mitra Strategis
Bupati Sumenep Dorong ASN Adaptif dan Inovatif Melalui Implementasi Manajemen Talenta
Dorong Pramuka Cetak Generasi Berintegritas dan Berjiwa Pengabdi, Ini Kata Bupati Sumenep
Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional, Bupati Sumenep Bawa Misi Besar
FKM UIN Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mitigasi Risiko
SMSI Dukung Asosiasi Dosen Indonesia Perjuangkan Kelayakan Gaji

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:18 WIB

Pelatihan Budidaya Ikan dan Greenhouse Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Desa Tinggimae

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:18 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, PD Hima Persis Jakarta Timur Siap Jadi Mitra Strategis

Senin, 22 Juni 2026 - 13:50 WIB

Bupati Sumenep Dorong ASN Adaptif dan Inovatif Melalui Implementasi Manajemen Talenta

Senin, 22 Juni 2026 - 12:51 WIB

Dorong Pramuka Cetak Generasi Berintegritas dan Berjiwa Pengabdi, Ini Kata Bupati Sumenep

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:18 WIB

Menuju Pusat Industri Perikanan Nasional, Bupati Sumenep Bawa Misi Besar

Berita Terbaru