Menjelang Bulan Suci Ramadhan, PSPS Sumenep Berbagi Minyak Goreng Gratis

- Redaksi

Kamis, 31 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembagian Minyak Goreng Gratis Didepan Kantor Bekas Kawedanan Pulau Sapudi. ©al-Hak

Pembagian Minyak Goreng Gratis Didepan Kantor Bekas Kawedanan Pulau Sapudi. ©al-Hak

SUMENEP – Pemuda Sosial Pulau Sapudi (PSPS) Kabupaten Sumenep, kembali membagikan minyak goreng gratis pada kaum buruh dan abang becak di Kantor Bekas Kewedanan atau Depan Rumah Dinas Wakil Bupati Sumenep Pulau Sapudi, Kamis, (31/03/2022).

Pembagian minyak goreng gratis tersebut sebagai tindak lanjut dari program sebelumnya yang digelar pada tanggal, 19 Maret 2022.

Saat ini, jumlah penerima minyak goreng gratis tersebut dikhususkan untuk kaum bapak-bapak yang kesehariannya menjadi kuli di dermaga Gayam, maupun abang becak yang kerap mangkal di area Pasar Gayam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedikitnya, ada 200 orang yang akan menjadi target sasaran penerima minyak goreng gratis tersebut.

Ketua PSPS Sumenep, Fero Feriyanto menyampaikan, bahwa program penyaluran minyak goreng gratis ini merupakan upaya tindak lanjut dari program sebelumnya yang dibagikan pada kaum duafa sebanyak 200 orang.

“Kali ini kami memang mengambil dari ranah yang berbeda, yakni dari kalangan bapak-bapak yang kesehariannya bekerja sebagai kuli dan mangkal becak,” ujar Fero saat diwawancarai via Hp.

Fero melanjutkan, ditengah kepungan krisis minyak goreng kali ini, pihaknya sengaja membagikan secara gratis lantaran minyak goreng sudah menjadi kebutuhan dapur untuk menggoreng.

“Apalagi saat ini sudah mendekati bulan Ramadhan, tentunya mereka yang mengeluhkan harga minyak karena kebutuhan untuk menggoreng makanan lebih dominan,” imbuhnya.

Fero mengaku, sumberdana yang dikumpulkan dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut merupakan hasil dari sumbangan beberapa instansi, baik pemerintahan, maupun dari pengusaha.

“Alhamdulillah, kami bisa mengumpulkan anggaran hingga jutaan rupiah, sehingga program bagi-bagi minyak goreng gratis ini tetap berlanjut,” tandasnya.

Selain itu, Fero menjelaskan bahwa PSPS ini merupakan komunitas pemuda yang biasa berkumpul di Penembahan Asta Ju’ Sahela Angganiti, Dusun Cenlecen, Desa Pancor, Kecamatan Gayam.

Baca Juga :  Jumat Berkah, IPNU Sumatera Utara Berbagi

Pada saat berkumpul di sana, biasanya kerap melihat para peziarah kubur di Asta Ju’ Sahela Angganiti membawa minyak goreng untuk ditaruh di gubuk yang berada di area pemakaman tersebut.

Entah apa yang menjadi kepercayaan masyarakat setempat, sehingga tradisi membawa minyak goreng ke tempat itu masih mengakar hingga saat ini. Walaupun hal itu dinilai mistis.

Baca Juga :  PJJ Kesempatan Guru Kepulauan Sumenep Mudik

Kendati begitu, PSPS Sumenep mengadakan kegiatan pembagian minyak goreng tersebut sebagai representasi dari kebiasaan masyarakat setempat yang terbiasa membawanya ke Asta yang dikenal sebutan nama Ju’ Kaji itu.

“Karena peziarah di makan Ju’ Kaji identik dengan membawa minyak goreng, jadi kami merepresentasikan hal itu dengan membagi-bagi minyak goreng gratis pada masyarakat,” jelas Wartawan Transmadura itu.

Diketahui, kegiatan bagi-bagi minyak goreng gratis tersebut mendapat suport dari berbagai wartawan lokal daerah sapudi dan keanggotaan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Baca Juga :  PT Musim Mas dan Pemkot Medan Gelar Pasar Murah Minyak Goreng

Beberapa media yang ikut mensuport kegiatan tersebut adalah, Trans Madura, okedailycom, Lensa Madura, Suara Madura, Sindikat Post, Sumenep News, dan Dapur Rakyat News.

Sementara Organisasi LSM yang juga ikut berpartisipasi adalah, J.P.K.P Sapudi, BARA JP Sapudi dan Aktivis LIPK.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Wongsojudo Tekankan Pelestarian Cagar Budaya untuk Perkuat Jati Diri Daerah
Bupati Sumenep: TACB Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Penentu Arah Pelestarian Cagar Budaya
Pantai Mertasari Didorong Jadi Ruang Publik Berbasis Budaya dan Kreativitas Anak Muda Denpasar
HUT Kota Denpasar ke 238, Gus Yoga Dorong Jaminan Sosial bagi Seniman Senior
Mahasiswa Internasional BIPA UPN Veteran Jawa Timur Eksplorasi Warisan Majapahit dalam Darmawisata Kampung Majapahit Bejijong
Mengenalkan Sejarah Keris Sejak Dini, Upaya Bupati Sumenep Melestarikan Budaya
Bupati Wongsojudo: Menjaga Gamelan dan Topeng Sumenep dari Kepunahan
MWC NU Bangsalsari Sukses Gelar Resepsi Harlah NU ke-102 di Ponpes Darul Hidayah

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:31 WIB

Bupati Wongsojudo Tekankan Pelestarian Cagar Budaya untuk Perkuat Jati Diri Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:15 WIB

Bupati Sumenep: TACB Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Penentu Arah Pelestarian Cagar Budaya

Rabu, 29 April 2026 - 11:02 WIB

Pantai Mertasari Didorong Jadi Ruang Publik Berbasis Budaya dan Kreativitas Anak Muda Denpasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:50 WIB

HUT Kota Denpasar ke 238, Gus Yoga Dorong Jaminan Sosial bagi Seniman Senior

Selasa, 21 Oktober 2025 - 12:17 WIB

Mahasiswa Internasional BIPA UPN Veteran Jawa Timur Eksplorasi Warisan Majapahit dalam Darmawisata Kampung Majapahit Bejijong

Berita Terbaru