Inisiasi R20, Gus Yahya Terima Penghargaan dari India dan Kamboja

- Editorial Team

Jumat, 4 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KH. Yahya Cholil Staquf saat menerima piagam penghargaan pada upacara penutupan R20. ©Okedaily.com [LTN PBNU/Suwitno]

KH. Yahya Cholil Staquf saat menerima piagam penghargaan pada upacara penutupan R20. ©Okedaily.com [LTN PBNU/Suwitno]

OKEDAILY, BALI Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menerima dua penghargaan sekaligus pada gelaran Forum Religion of Twenty (R20) International Summit of Religious Leaders 2022.

Kedua tanda penghargaan itu diterima langsung Gus Yahya menjelang handover ceremony rangkaian acara R20 di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Kamis (3/11).

Gus Yahya itu menerima penghargaan “Global Peace Award” dari Haji Syed Salman Chishty, dalam rangka peringatan 15th International Sufi Rang Festival. Usai penyerahan piagam penghargaan, Gus Yahya kemudian dikalungi selendang berwarna hijau, langsung oleh Syed Salman Chishty.

Baca Juga : Forum R20 Resmi Ditutup, Ini Negara Tuan Rumah Tahun Depan

Pada kesempatan itu, Gus Yahya juga menerima penghargaan dari perwakilan Kamboja. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inisiatif Nahdlatul Ulama yang dikomandoi Gus Yahya sebagai pihak yang memprakarsai penyelenggaraan G20 Religion Forum (R20).

Inisiasi R20, Gus Yahya Terima Penghargaan dari India dan Kamboja
KH. Yahya Cholil Staquf saat menerima cindera mata pada upacara penutupan R20. ©Okedaily.com [LTN PBNU/Suwitno]
Seperti diketahui, forum R20 mengangkat tema “Revealing and Nurturing Religion as a Source of Global Solutions : A Global Movement for Shared Moral and Spiritual Values”.

Baca Juga :  Buka Forum R20, Jokowi : Tokoh Agama yang Berbeda Jadi Bagian Penting Persatuan Indonesia

Forum R20 merupakan ruang bagi para pemimpin agama dan sekte dunia untuk membangun dialog dan menyampaikan gagasan terkait kontribusi agama untuk menciptakan solusi bagi permasalahan global.

Baca Juga : Mahasiswa Krisis Berpikir Kritis di Bangku Perkuliahan

Total negara-negara yang terkonfirmasi hadir pada perhelatan R20 sebanyak 32 negara. Sebanyak 338 partisipan terkonfirmasi hadir, 124 berasal dari luar negeri. Forum tersebut menghadirkan 45 pembicara dari lima benua.

Forum R20 tahun ini, dengan Indonesia inisiator sekaligus tuan rumah, berfokus pada beberapa isu :

1. Historical Grievances (Kepedihan Sejarah), Pengungkapan Kebenaran, Rekonsiliasi, dan Pengampunan.
2. Mengidentifikasi dan Merangkul Nilai-Nilai Mulia yang Bersumber dari Agama dan Peradaban Besar Dunia.
3. Rekontekstualisasi Ajaran Agama yang Usang dan Bermasalah.
4. Mengidentifikasi Nilai-Nilai yang Dibutuhkan untuk Mengembangkan dan Menjamin Koeksistensi Damai. Dan Terakhir, Ekologi Spiritual.

Baca Juga : Arogansi Kepala DPMPTSP Kabupaten Sumenep Memalukan, Tidak Faham Aturan?

Seperti diketahui, forum R20 akan diselenggarakan secara kontinu menyesuaikan dengan urutan presidensi G20, yakni di India pada 2023, di Brazil pada 2024, dan di Afrika Selatan pada 2025. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKM Universitas Yudharta Pasuruan Dampingi PKK Tunggul Wulung Cegah Stunting
KMMB Sumut Desak Polri Usut Dugaan Beroperasinya Diskotek Blue Night di Langkat
Kerum DPP HBB Apresiasi Polda Sumut, Serukan Stop Ujaran Kebencian
Terungkap Kasus Narkoba di Lapas Labuhan Bilik, Berikut Tuntutan KMMB Sumut
Yonif TP 931/KJ Siap Dukung Program Pemerintah dan Perkuat Ketahanan Pangan
Sinergi Ponpes Al-islamiyah Pakondang Bersama Yonif TP 931/KJ Sukseskan Kemah HIMMAH ke-51
Hima Persis Jakarta Dorong Polda Metro Jaya Tegakkan Hukum Terhadap Koruptor
RSUD Moh Anwar Siapkan Kompensasi Jika Pelayanan Kesehatan Tak Sesuai SOP

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:37 WIB

PKM Universitas Yudharta Pasuruan Dampingi PKK Tunggul Wulung Cegah Stunting

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:32 WIB

KMMB Sumut Desak Polri Usut Dugaan Beroperasinya Diskotek Blue Night di Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:59 WIB

Kerum DPP HBB Apresiasi Polda Sumut, Serukan Stop Ujaran Kebencian

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:14 WIB

Terungkap Kasus Narkoba di Lapas Labuhan Bilik, Berikut Tuntutan KMMB Sumut

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:01 WIB

Yonif TP 931/KJ Siap Dukung Program Pemerintah dan Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB