Forum R20 Resmi Ditutup, Ini Negara Tuan Rumah Tahun Depan

- Redaksi

Kamis, 3 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum PBNU yang juga inisiator R20, KH. Yahya Cholil Staquf, menyerahkan pataka dan plakat kepada tokoh agama India. ©Okedaily.com [LTN PBNU/Suwitno]

Ketum PBNU yang juga inisiator R20, KH. Yahya Cholil Staquf, menyerahkan pataka dan plakat kepada tokoh agama India. ©Okedaily.com [LTN PBNU/Suwitno]

OKEDAILY, BALI Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menutup secara resmi Forum Agama G20 (Forum R20) di Hotel Grand Hyat Nusa Dua, Kabupaten Badung, pada Kamis (3/11). Penutupan itu ditandai dengan ketukan palu.

“Menandai berakhirnya acara ini, ada pengetukan (palu) untuk membukakan pintu pertolongan-Nya kepada kita,” ujarnya menutup Forum R20 secara resmi.

Dalam sambutan penutupan Forum R20, Gus Yahya menyampaikan rasa terima kasih tak terhingga kepada segenap narasumber dan peserta yang telah bersama-sama hadir memenuhi undangannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Mahasiswa Krisis Berpikir Kritis di Bangku Perkuliahan

“Tentu saja saya mengulang, ucapan terima kasih dan apresiasi saya kepada Anda sekalian Bapak-Ibu pembicara dan hadirin yang terhormat,” kata Gus Yahya, sembari menegaskan bahwa Forum R20 merupakan awalan dari perwujudan harapan yang telah dilakukan NU selama ini.

Baca Juga :  RSUD Moh Anwar Sumenep Layani 20 Ribuan Pasien Kanker

Dari waktu ke waktu, NU mencoba menjangkau dan menemukan orang-orang untuk menjadi mitra supaya bisa menghasilkan satu gerakan global. Juga berkontribusi aktif dan positif terhadap pembangunan manusia dan masa depan yang lebih baik bagi peradaban manusia.

“Kami membuat satu panggilan universal dan Anda telah menjawab panggilan kami,” ujarnya yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan yang meriah.

Baca Juga : Prof Kuru : Pemenuhan Hak Minoritas Tunjukkan Agama Berfungsi sebagai Solusi

Keberadaan bersama di Bali ini tidak lain dalam rangka mewujudkan cita-cita bersama itu. “Dan di titik ini, saya meyakini bahwa kita semua setuju dan sepakat untuk R20 bukan satu acara saja, tetapi mengembangkannya menjadi pergerakan global,” tegasnya.

Baca Juga :  De Gadjah Berbagi Puluhan Kambing di Hari Raya Idul Adha

India, Tuan Rumah Forum R20 2023

Sebelumnya, Gus Yahya menyerahkan penyelenggaraan Forum Agama G20 tahun 2023 kepada tokoh agama India, HH Mahamahopadhyaya Swami Bhadreshdas. Serah terima ini ditandai dengan penyerahan pataka forum R20 dan plakat.

Keduanya didampingi sejumlah tokoh, seperti Kepala Liga Muslim Dunia atau Muslim World League (MWL) untuk Asia Tenggara dan Australia, Syekh Abdurrahman Al-Khayyat. Perwakilan pemerintah Indonesia Muhsin Syihab. Ahmad Suaedy selaku Ketua Panitia Forum R20, dan sejumlah tokoh agama dari India.

Baca Juga : Pimpinan Muhammadiyah : Di Titik Tertentu Ada yang Jadi Radikal, Kita Perlu Perbaiki Kesalahpahaman

Di akhir sambutan, Gus Yahya, menyampaikan bahwa momen ini sangatlah menyentuh. Ia sampai tidak dapat menemukan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan rasa terima kasih yang tak terhingga atas partisipasi para pembicara dan peserta dalam kegiatan tersebut. Hal itu dalam rangka menjawab panggilan untuk mencapai situasi ideal yang ingin dicapai bersama.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Meresmikan Kawasan Suci Besakih dan TPST Kesiman Kertalangu di Bali

Forum Agama G20 atau R20 digelar PBNU bersama Liga Muslim Dunia atau Muslim World League (MWL) di Nusa Dua, Badung, Bali, pada 2-3 November 2022. Ada 338 partisipan yang terkonfirmasi hadir pada perhelatan R20, yang berasal dari 32 negara. Sebanyak 124 berasal dari luar negeri. Forum tersebut menghadirkan 45 pembicara dari lima benua. ***

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Moh Anwar Sumenep Layani 20 Ribuan Pasien Kanker
Kesepakatan Dagang Tanpa Label Halal, Ansor Sumenep Serukan Boikot Produk AS
Linguistik, Big Data, dan Masa Depan Bahasa: SENALA UPNVJT 2025
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Barack Obama: A Legacy of Progress and Change
The Trump Administration’s Legacy in World Politics: An Assessment
China’s Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 23:59 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Layani 20 Ribuan Pasien Kanker

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:56 WIB

Kesepakatan Dagang Tanpa Label Halal, Ansor Sumenep Serukan Boikot Produk AS

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 16:57 WIB

Linguistik, Big Data, dan Masa Depan Bahasa: SENALA UPNVJT 2025

Kamis, 30 Maret 2023 - 20:15 WIB

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:50 WIB

The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Berita Terbaru

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes. ©okedaily.com/istimewa

Nasional

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 11:15 WIB

Terpantau, Ketua Banggar DPR RI, MH. Said Abdullah, menghadiri Musancab 2026 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep. ©okedaily.com [foto: Mashudi Surahman]

Politik

Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Minggu, 26 Apr 2026 - 14:59 WIB

I Gede Tommy Sumertha, Anggota DPRD Kota Denpasar. Foto: AI

Berita

Ditolak 2021, Akhirnya PSEL Diteken

Minggu, 26 Apr 2026 - 09:44 WIB

Verified by MonsterInsights