KKN STAI Al-Ishlahiyah Binjai 2023 Peduli Lingkungan Hidup, Tanam Seribu Mangrove

- Redaksi

Selasa, 21 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama simbolis penanaman seribu pohon mangrove. ©Okedaily.com/Rania

Foto bersama simbolis penanaman seribu pohon mangrove. ©Okedaily.com/Rania

OKEDAILY, SUMUT Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Ishlahiyah Binjai dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2023, melakukan gerakan menanam seribu bibit mangrove bersama 939 Mahasiswa KKN, sebagai salah satu rangkaian kegiatan sekaligus acara penutupan KKN Periode pertama 2023.

Ketua Yayasan Al-Ishlahiyah Binjai, Putri Susu Meilany Daulay, S.E. dalam sambutannya mengatakan, penanaman mangrove ini menjadi bentuk kepedulian Mahasiswa KKN terhadap lingkungan hidup dan keberlangsungan bumi.

“Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menyadarkan kita akan kelestarian bumi dan mangrove memainkan peran yang luar biasa dalam ekosistem kehidupan yang kompleks,” ujarnya, Senin (20/2).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Jumat Berkah, IPNU Sumatera Utara Berbagi

Hal ini juga senada dengan penyampaian Wakil Ketua 1 Yayasan yang juga Dosen tetap STAI Al-Ishlahiyah Binjai, Faisal Amri, M.Ag., beliau memperkenalkan istilah Fundamental Resetting. Salah satu aspek dari istilah itu adalah peralihan dari homosentrisme.

“Semua yang dilakukan hanya untuk kepentingan manusia dan membawa banyak kerusakan, menjadi bio village, ketika manusia adalah bagian dari bumi, bukan pemilik bumi. Kerusakan lingkungan terjadi itu akibat ulah manusia. Kini kita tidak merusak tapi melestarikan,” ujar Faisal, yang juga Senator DPD RI, sembari mengucapkan selamat kepada mahasiswa KKN.

Pada kesempatan yang sama, Ketua STAI Al-Ishlahiyah Binjai, Junaidi, S.S., S.Pd., M.Si. mengatakan bahwa tanpa mangrove abrasi dapat terjadi dan ombak akan menerjang daratan.

Baca Juga :  Polsek Medan Baru Melakukan Pengamanan Vaksinasi Merdeka di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara

“Dampaknya, manusia bisa kehilangan banyak hal penting dari lingkungan di sekitar kita, harapannya mahasiswa KKN tidak hanya sukses pada karier, tetapi juga menjadi profesional yang sadar akan kehidupan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Peduli Pesisir, Yenti SIM yang akrab disapa Bu Ayen menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Al-Ishlahiyah, Civitas Akademika beserta seluruh mahasiswa KKN yang berkenan menyempatkan diri untuk menanam bibit Pohon mangrove di kawasan pesisir Kelurahan Beras Basah, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat.

Turut hadir, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Dr. Khairul Mufti Rambe, M.HI, Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat, Wiene Surya Putra, M.Pd.l, Tokoh Masyarakat Pangkalan Susu, Ibrahim, ewakili Lurah Beras Basah, Zulkarnain, S.E. beserta dosen STAI Al-Ishlahiyah Binjai yang hadir.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAKASA Bali Gelar Diskusi Budaya dan Ekonomi, Zulfikar Wijaya: Bali Rumah Bersama yang Harus Dijaga
RSUD dr Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar Mutu, Berikut Ini Tujuannya
Bupati Sumenep Tekankan Pelestarian Cagar Budaya untuk Perkuat Jati Diri Daerah
Bupati Sumenep: TACB Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Penentu Arah Pelestarian Cagar Budaya
Pantai Mertasari Didorong Jadi Ruang Publik Berbasis Budaya dan Kreativitas Anak Muda Denpasar
HUT Kota Denpasar ke 238, Gus Yoga Dorong Jaminan Sosial bagi Seniman Senior
Mahasiswa Internasional BIPA UPN Veteran Jawa Timur Eksplorasi Warisan Majapahit dalam Darmawisata Kampung Majapahit Bejijong
Mengenalkan Sejarah Keris Sejak Dini, Upaya Bupati Sumenep Melestarikan Budaya

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:04 WIB

PAKASA Bali Gelar Diskusi Budaya dan Ekonomi, Zulfikar Wijaya: Bali Rumah Bersama yang Harus Dijaga

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:09 WIB

RSUD dr Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar Mutu, Berikut Ini Tujuannya

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:31 WIB

Bupati Sumenep Tekankan Pelestarian Cagar Budaya untuk Perkuat Jati Diri Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:15 WIB

Bupati Sumenep: TACB Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Penentu Arah Pelestarian Cagar Budaya

Rabu, 29 April 2026 - 11:02 WIB

Pantai Mertasari Didorong Jadi Ruang Publik Berbasis Budaya dan Kreativitas Anak Muda Denpasar

Berita Terbaru