Siapkan Generasi Muda Tangguh dan Berkarakter, Polres Sampang Gelar FGD

- Editorial Team

Rabu, 22 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sampang, AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H. menyapa peserta FGD. ©Okedaily.com/Rara

Kapolres Sampang, AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H. menyapa peserta FGD. ©Okedaily.com/Rara

OKEDAILY, MADURA Polres Sampang terus berupaya melakukan kegiatan-kegiatan Kepolisian, dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat atau Harkamtibmas di Kabupaten Sampang agar aman damai kondusif.

Salah satu bentuk upaya pencegahan terjadinya gangguan Kamtibmas dan konflik dalam masyarakat, pada Selasa (21/02/2023), Polres Sampang bekerjasama dengan Kementrian Agama Kabupaten Sampang dan Pemerintah setempat, menggelar Focus Grup Discussion (FGD).

Kegiatan tersebut mengusung tema penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak, isu penculikan anak serta penyalahgunaan Narkoba, guna menyiapkan generasi muda Sampang yang tangguh dan berkarakter.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Bupati Fauzi Mendorong Baznas Lebih Kreatif dan Inovatif, Berikut Sarannya

“Sengaja kami mengundang bapak dan ibu untuk menghadiri FGD guna menangkal beredarnya isu-isu atau informasi hoaks, bahwa adanya kasus penculikan anak dan banyaknya laporan-laporan khususnya di Polres Sampang terkait kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Sampang,” kata Kapolres Sampang AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H. dihadapan peserta FGD.

Siapkan Generasi Muda Yang Tangguh Dan Berkarakter, Polres Sampang Gelar FGD

Dikatakan AKBP Siswantoro, bahwa kegiatan FGD tersebut untuk mengajak seluruh komponen masyarakat bersama-sama dan mendukung Polres Sampang dalam melaksanakan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap Narkoba, khususnya di kalangan pelajar dan remaja.

Ia menyebut, juga memerintahkan anggotanya menindaklanjuti kegiatan FGD itu dengan mengajak stakeholder untuk terus melaksanakan pembinaan dan penyuluhan ke sekolah-sekolah, pondok pesantren, komunitas-komunitas atau organisasi kemasyarakatan agar tidak terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak, sekaligus menciptakan Kabupaten Sampang bersih dari Narkoba.

Baca Juga :  Operasi Semeru 2023, Kasat Lantas Polres Sampang Himbau Masyarakat Tertib Berkendara

Sementara seusai pelaksanaan FGD, Kasi Humas Polres Sampang, IPDA Sujianto, S.H. kepada awak media menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh Lurah dan perwakilan Kades se-Kabupaten Sampang.

Selain itu, turut hadir perwakilan kepala sekolah tingkat SD, SMP dan SMA/sederajat se-Kabupaten Sampang, Karang Taruna, perwakilan mahasiswa dari Poltera, Akper Nazhatut Thullab, dan Stikes Sukma Wijaya, perwakilan Muslimat NU, komunitas mama gowes dan seluruh Kanit Binmas Polsek jajaran.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, bahwa FGD kali ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polres Sampang terhadap masyarakat, khususnya pada perempuan dan anak yang rentan mengalami kekerasan baik fisik maupun seksual.

Baca Juga :  Sengkarut Kebijakan Bupati Sumenep

“Sekaligus melindungi seluruh masyarakat, khususnya para pelajar dan remaja dari segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran Narkoba, guna menyiapkan generasi muda yang tangguh dan berkarakter di Kabupaten Sampang,” tandasnya.

Adapun narasumber FGD itu diantaranya ialah Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Sukaca, S.H., Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sampang, Anang Djoenaidi Santoso, S.Sos., M.Si., Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Kantor Kemenag Kabupaten Sampang, Wahyu Hidayat, S.Pd.I., M.M., Ketua Kelompok Kerja Penyuluh, Kantor Kemenag Kabupaten Sampang, M. Syaiful Rohman, S.Ag., Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Sosial Kabupaten Sampang, Farah Alfi Sahrah, S.E., M.Si.

Baca Juga :  Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW dan Refleksi Civil Society di Sumenep

Selesai penyampaian materi dan tanya jawab oleh peserta FGD, acara dilanjutkan penandatanganan komitmen bersama elemen masyarakat Sampang, dalam rangka gerakan anti kekerasan terhadap perempuan dan anak, anti berita hoaks dan anti Narkoba oleh perwakilan peserta.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Murid Baru Disambut Semangat Kebersamaan
MPLS Berbasis Karakter, Binar Squad Ajak Siswa Belajar Bela Negara di Markas TNI
Tambang Galian C Ancam Asta Tinggi, Ansor Jatim Desak Penutupan Permanen
Sambut Akreditasi 2026, RSUD Moh Anwar Gelar Lomba Kesiapan Ruangan
PAKASA Bali Gelar Diskusi Budaya dan Ekonomi, Zulfikar Wijaya: Bali Rumah Bersama yang Harus Dijaga
RSUD dr Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar Mutu, Berikut Ini Tujuannya
Bupati Sumenep Tekankan Pelestarian Cagar Budaya untuk Perkuat Jati Diri Daerah
Bupati Sumenep: TACB Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Penentu Arah Pelestarian Cagar Budaya

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:32 WIB

MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Murid Baru Disambut Semangat Kebersamaan

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:44 WIB

MPLS Berbasis Karakter, Binar Squad Ajak Siswa Belajar Bela Negara di Markas TNI

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:34 WIB

Tambang Galian C Ancam Asta Tinggi, Ansor Jatim Desak Penutupan Permanen

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:23 WIB

Sambut Akreditasi 2026, RSUD Moh Anwar Gelar Lomba Kesiapan Ruangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:04 WIB

PAKASA Bali Gelar Diskusi Budaya dan Ekonomi, Zulfikar Wijaya: Bali Rumah Bersama yang Harus Dijaga

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB