Didukung Hantu, Pemilihan Kacong Cebbing Sumenep Hadirkan Aroma Mistis?

- Editorial Team

Senin, 20 Maret 2023 - 01:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Fauzi As. ©Okedaily.com

Dok. Fauzi As. ©Okedaily.com

OKEDAILY.COM Pemilihan duta wisata atau Kacong Cebbing, adalah perhelatan akbar. Acara ini setiap tahun menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh para remaja di Kabupaten Sumenep, dan di malam ini mencapai puncak grand final.

Tentu dari jauh-jauh hari, putera-puteri Sumenep ini sudah mempersiapkan kemampuan, berlatih memantaskan diri untuk menjadi yang terbaik. Saya mengikuti perkembangan event yang diselenggarakan oleh Disbudporapar ini dengan mendengarkan carita dari kawan-kawan dan berita para wartawan.

Namun dari kemarin, mendadak banyak informasi miring berkaitan dengan acara ini, dan hal itu membuat tangan saya menjadi ingin ikut andil. Ya… paling tidak menjadi bagian dari hantu seperti Comeners dan Likers dalam media Instagram “Kaceb” Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Catatan Anak Pulau : Potret Politik Jenaka 2024

Pada Jumat malam, saya diajak teman untuk mencicipi makanan khas Cobek Bakar, adalah resto yang baru dirintis oleh teman saya, Fery Saputra dan Cheff Adi itu bertempat di Jl. Raya Lenteng, Aredake, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.

Ya, meski menu yang saya makan terasa lezat, tapi beberapa waktu kemudian tiba-tiba terasa hambar dan mual, maaf bukan salah sambal atau salah ikan, tapi kondisi mual ini hadir dari cerita dan curhatan teman saya di sebelah.

Teman yang dulu Kacong Sumenep ini merasa khawatir dengan keputusan Disbuporapar untuk membuka akun media instagram Kacong Cebbing yang semula privat, menjadi akun publik. Hal itu dinilai dapat memicu akun-akun hantu bergentayangan, dan dapat dengan mudah menyelundupkan pemenang kacong cebing dukungan hantu.

Baca Juga :  Ramadhan Penuh Cinta, UPZISNU Gerokgak Peduli Guru Ngaji

Saya yang mendengarkan cerita itu tak dapat berkonsentrasi menikmati ikan bakar, sebab muncul dalam benak saya, ya Kepala Disbudporapar bisa apa? Logo Hari Jadi 2022 saja hasil download.

Program kerja berbasis lomba dan pertandingan, dalam hati saya yaa, ini Disbudporapar apa Madrasah yang Haflatul Imtihan tiap minggu? terus terang saya sebagai putera daerah lebih yakin dengan Pak Sekdis yang terkenal dengan Brand Anti Bocor, atau Jangan Bocor. Hahaha..

Paling tidak dia lebih kaya ide, dan punya kompetensi sebagai master Branding. Hal itu terbukti beberapa merk yang dipegang dan disentuhnya langsung viral dan nancap di benak publik.

Baca Juga :  APMS Sapeken Beri Keterangan, Alasan Kapal Angkut BBM Solar Subsidi ke Tugboat Masih Buram

Untuk itu, Bupati Sumenep penting kiranya segera mengevaluasi Kepala Disbudporapar, agar perkembangan wisata di Sumenep ini tidak hanya sekedar seperti pertandingan tarik-tambang tapi mampu menarik wisatawan berbagai mancanegara.

Tulisan ini saya tulis kira-kira satu jam sebelum acara Grand Final dimulai, agar menyebar dan menjadi nasehat bagi para penyelenggara dan dewan juri, jangan sampai nasib pemuda yang lebih pantas menjadi juara, dikalahkan dengan like atau dukungan dari akun-akun yang diduga hantu bayaran.

Sebab tujuan mulia Duta Wisata adalah melestarikan dan mengenalkan kultur Budaya daerahnya, tentu bakat kreatifitas, kecerdasan, kompetensi menjadi hal yang penting agar menjadi figur yang bisa berperan maksimal dalam mempromosikan seni budaya Kota Keris tercinta.

Baca Juga :  Mengatasi Tantangan Migrasi Tenaga Kerja Pulau Raas ke Bali

Sumenep, 18 Maret 2023
Lembaran XVIII, Penulis : Fauzi As

Tulisan opini ini sepenuhnya merupakan tanggungjawab penulis, dan tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi media okedaily.com.

Kanal opini media okedaily.com terbuka untuk umum. Maksimal panjang naskah 4.000 karakter, atau sekitar 600 kata.

Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri anda dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Kirim ke alamat e-mail: opini@okedaily.com.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Fauzi AS: Merdeka di Tiang Bendera
Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi
Supremasi Sipil, Bahaya Laten Korupsi dan Menguatnya Peran Militer
Catatan Fauzi AS: Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan
Catatan Fauzi AS: Penjahat Bernama Prabowo
Sang Jenderal yang Tak Menunggu Telepon

Related News

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Fauzi AS: Merdeka di Tiang Bendera

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:14 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:54 WIB

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:13 WIB

Supremasi Sipil, Bahaya Laten Korupsi dan Menguatnya Peran Militer

Latest News

Antusias pengunjung pada momen Gebyar Paud Gayam, menjadi berkah bagi UMKM setempat. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Nasional

Gebyar PAUD Gayam Meledak, Bazar UMKM Diserbu Pengunjung

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:10 WIB

Bendera Merah Putih berkibar sebagai simbol kemerdekaan Indonesia. Namun, kemerdekaan juga perlu diukur dari sejauh mana rakyat menikmati keadilan, kesejahteraan, pekerjaan layak, pendidikan, dan akses terhadap sumber daya ekonomi. ®okedaily.com [Foto: Mashudi Surahman]

Editorial

Merdeka di Tiang Bendera, Kapan di Perut Rakyat?

Selasa, 18 Agu 2026 - 09:38 WIB