Menjelang Pemilu, Pesan Prabowo: Politik Kekeluargaan, Politik di Antara Saudara

- Editorial Team

Minggu, 30 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKEDAILY, BALI – Bendahara DPC Gerindra Bali Ketut Sudana mengungkapkan politik yang diterapkan Prabowo adalah Politik Saudara. Hal itu disampaikan setelah dirinya mengamati cara-cara Prabowo bersikap pada kandidat-kandidat calon pesaingnya seperti Ganjar Pranowo dan Anis Baswedan.

“Coba kita cermati, Pak Prabowo selalu menyampaikan untuk berpolitik dengan sehat, dan kandidat calon presiden saat ini yang muncul seperti Pak Ganjar dan Mas Anis Baswedan kata Pak Prabowo putra terbaik bangsa,” ungkapnya saat ditemui di Kantor DPRD Kota Denpasar, 28 Juli 2023.

Baca Juga :  Fraksi PKB Pertimbangkan Langkah Menyikapi Postingan Netizen Yang Dianggap Menyudutkan

Bahkan tambahnya, seperti yang diberitakan banyak media pernyataan Prabowo saat menghadiri acara Festival Belajaraya 2023 yang digelar di Pos Bloc, Jakarta, Sabtu (29/7), bahwa politik di Indonesia harus politik kekeluargaan, politik di antara saudara.

“Itu ungkapan Pak Prabowo sendiri,” tegasnya.

Maka sebagai Kader Gerindra yang berada di daerah, sewajibnya dapat meneladani sikap bijak Prabowo.

“Kami sebagai kader berkawajiban meneladani apa yang Pak Prabowo contohkan ke kami. Bahwa pesaing dalam politik itu juga keluarga dari kita. Artinya bersaing dengan sehat untuk bisa berbuat untuk bangsa dan negara,” imbuhnya.

Baca Juga :  Made Wijaya Kritik Janji Manis Program THR Rp 2 Juta per KK di Badung

Inilah cara pandang dalam konteks politik yang mesti dipahami oleh para politisi. “Bahwa sesungguhnya berpolitik dalam rangka bersama-sama berbuat untuk bangsa dan negara. Tidak perlu saling menjelek-jelekkan, tidak perlu saling fitnah hanya untuk meraih kemenangan,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

De Gadjah: Kualitas Caleg Perempuan Lebih Penting dari Sekadar Kuota
Duet De Gadjah-AWK Disebut untuk Pilgub Bali 2030, Ini Tanggapannya
Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD
De Gadjah dan Wayan Koster Bahas PSEL hingga Sekolah Rakyat Saat Makan Siang di Denpasar
Soal Pernyataan Saiful Mujani, Zulfikar: Indonesia Butuh Persatuan, Bukan Narasi Menjatuhkan Presiden
Dul Siam Minta Pemkab Tindaklanjuti Aspirasi dalam Musrenbang RKPD 2027
Simak Usulan Pokir DPRD Sumenep dalam Musrenbang RKPD 2027
Musrenbang RKPD 2027, Wabup Imam Pastikan Perhatikan Kepulauan

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:07 WIB

De Gadjah: Kualitas Caleg Perempuan Lebih Penting dari Sekadar Kuota

Senin, 4 Mei 2026 - 11:12 WIB

Duet De Gadjah-AWK Disebut untuk Pilgub Bali 2030, Ini Tanggapannya

Minggu, 26 April 2026 - 14:59 WIB

Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Selasa, 21 April 2026 - 10:40 WIB

De Gadjah dan Wayan Koster Bahas PSEL hingga Sekolah Rakyat Saat Makan Siang di Denpasar

Selasa, 7 April 2026 - 17:25 WIB

Soal Pernyataan Saiful Mujani, Zulfikar: Indonesia Butuh Persatuan, Bukan Narasi Menjatuhkan Presiden

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB