Okedaily.com, Sampang – Ketua DPRD Kabupaten Sampang, Fadol, menyampaikan Pokok Pikir (Pokir) dalam acara Musrenbang Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sampang beberapa waktu lalu, dimana data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang dirilis sempat diragukan oleh ketua DPRD Sampang.
Menurut Ketua DPRD Sampang, kondisi saat ini yang harus dikomunikasikan oleh Bappelitbangda. Sebagai gambaran, bahwa anak-anak usia sekolah di Kabupaten Sampang banyak yang berasal dari Pondok Pesantren (Ponpes), data tersebut yang harus masuk ke data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Baca Juga : Massa Aksi Tidak Ditemui Bupati Sumenep, Kabag Umum: Surat Pemberitahuan Aksi Tak Bertanggal
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jangan-jangan anak usia sekolah di Kabupaten Sampang tidak masuk ke sekolah formal dan ada di Ponpes ini tidak tercover datanya, padahal disadari atau tidak, alumni-alumni Ponpes tidak kalah bersaing, bahkan sebanyak 73 persen anggota DPRD Kabupaten Sampang merupakan lulusan Ponpes. Dan bagaimana Pemkab Sampang mengkomunikasikan lagi dengan Bappenas,”pintanya.
Lebih lanjut, kata Fadol, DPRD Kabupaten Sampang selaku mitra eksekutif akan memposisikan sebagai mitra strategis dalam artian, selama kebijakan itu menyangkut keberpihakan terhadap kemaslahatan ummat maka, DPRD siap bersama eksekutif menyusun regulasi-regulasi dalam segala bentuk, termasuk menerima seluruh masukan dari lapisan masyarakat.
“DPRD Kabupaten Sampang mencatat lima (5) permasalahan atau problem yang perlu dibahas bersama kedepannya, diantaranya yang pertama mewujudkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing, kedua kemandirian ekonomi daerah dan pedesaan, ketiga meningkatkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan, keempat memperkuat tata kelola pemerintah daerah. Dan yang terakhir mewujudkan harmonisasi kehidupan masyarakat tanggap, tertib dan bersatu,” jelasnya.
Baca Juga : Ada Apa Dibalik Kurangnya Bukti Ulah PNS Nakal Kecamatan Kangayan?
Pihaknya juga menyampaikan, bahkan dari seluruh desa yang ada di Kabupaten Sampang sebanyak 180 desa, tidak satupun desa yang berstatus desa mandiri, namun untuk desa yang tertinggal dan sangat tertinggal tidak ada juga. Sedangkan ada sejumlah 154 desa yang masuk kategori desa berkembang dan 26 desa termasuk desa maju, sesuai data rilis Keputusan Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Nomor 394.4.1 tahun 2021.
Di tempat yang sama, perwakilan dari Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Pamekasan menyampaikan, bahwa IPM Kabupaten Sampang paling rendah di antara Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Jawa Timur, bahkan dibandingkan dengan Kabupaten lain yang ada di Madura masih paling rendah yakni sebesar 62,70 persen.
Baca Juga : Permendikbud Nomor 16 Tahun 2018 Belum Diterapkan atau Diacuhkan Pemkab Sumenep?
Dirinya juga menyampaikan, bahwa untuk IPM Jawa Timur kisaran angka 71,71 persen dimana secara nasional Jawa Timur menempati Ranking 15 yang merupakan salah satu Provinsi dengan kategori IPM Tinggi.






![Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim saat memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah sejumlah pejabat administrator dan pejabat pengawas di Pendopo Agung Keraton Sumenep. Penataan tersebut turut menggeser posisi Sekcam Bluto dari Rasadi kepada Andy Ricky Kurniawan. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260922_124606-225x129.jpg?v=1790056067)
![Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep Ir. Benny Irawan, S.T., M.T. memberikan tanggapan resmi terkait penempatan pejabat administrator di lingkungan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260919_143703-225x129.jpg?v=1789907045)
![dr. Hj. Erliyati, M.Kes., ditunjuk sebagai Plt. Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260920_172234-225x129.jpg?v=1789900382)
![Ketua HKTI Bali, De Gadjah menegaskan ketahanan pangan harus dimulai dari petani, diperkuat koperasi dan bermuara pada gizi rakyat. ®okedaily.com [Foto: Dok. Ansor Bali]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260920_082704-225x129.jpg?v=1789869057)
![Seorang warga Pulau Sapudi menjadi korban pembacokan sepulang ziarah, dan kini ditangani aparat kepolisian. ©okedaily.com [Foto: Ilustrasi]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260920-WA0023-225x129.jpg?v=1789867034)
![Peserta antusias ikuti pelatihan konten kreator dari Yayasan De Gadjah, Folago dan TikTok untuk UMKM dan Gen Z di Bali. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260920_071233-225x129.jpg?v=1789865553)


![Ketua PW GP Ansor Bali menegaskan bahwa kaderisasi adalah nyawa organisasi dalam sebuah agenda kaderisasi di Bali. ®okedaily.com [Foto: Dok. GP Ansor Bali]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260919_193843-360x200.jpg?v=1789821895)
![Simbol Kebanggaan, Rektor Prof. Nurhayati, menyerahkan bendera kepada Dekan FKM UINSU. Penyerahan ini menjadi simbol semangat dan komitmen fakultas. ®okedaily.com [Foto: Kael Harahap]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260907_194012-360x200.jpg?v=1788785678)
![Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah Revitalisasi Sekolah di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman. ®okedaily.com [foto: smsi jatim]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260905_183054-360x200.jpg?v=1788611300)
![Tim visitator Unhas meninjau langsung pelaksanaan PPK Ormawa 2026 tim cara’de di Desa Tinggimae. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260826_183343-360x200.jpg?v=1787744048)
![Tank Oreng Center Go To School di MI Khairul Jadid, Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260818_112205-360x200.jpg?v=1787026997)
