Pemkab Sumenep Gelar Lomba Puisi dan Pidato Karya Bung Karno

- Redaksi

Sabtu, 29 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Wongsojudo, saat membaca puisi dan pidato karya Bung Karno di Pendopo Agung Keraton Sumenep. ©Okedaily.com/Bang_dJ

Bupati Wongsojudo, saat membaca puisi dan pidato karya Bung Karno di Pendopo Agung Keraton Sumenep. ©Okedaily.com/Bang_dJ

SUMENEP, OKEDAILY Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH. tampil memukau saat pembukaan Lomba Puisi dan Pidato Karya Bung Karno, yang berlangsung khidmat di Pendopo Agung Keraton Sumenep, pada Sabtu, 29 Juni 2024.

Diketahui, acara tersebut diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online (DPD IWO) Kabupaten Sumenep bersama Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Madura.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi okedaily.com, Lomba puisi dan pidato karya Bung Karno ini merupakan serangkaian kegiatan Sumenep Calendar of Event 2024, yakni Bulan Bung Karno.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Antusias Masyarakat Ikuti Seleksi Calon Satgas Kebencanaan LPBI NU Situbondo

Bulan Bung Karno, adalah peringatan tahunan yang berlangsung pada bulan Juni untuk menghormati jasa-jasa dan warisan atau karya Presiden pertama Indonesia, Ir. H. Soekarno, yang terkenal dengan sebutan Bung Karno.

Pada bulan tersebut khususnya Kota Keris di Pemerintahan Bupati Wongsojudo sapaan karib Bupati Sumenep itu, berbagai kegiatan dan acara diselenggarakan untuk mengenang kontribusinya terhadap kemerdekaan dan pembangunan bangsa Indonesia.

Peringatan ini termasuk hari kelahiran Bung Karno pada 6 Juni, dan beberapa peristiwa penting lain yang berkaitan dengan kehidupannya pun turut serta disemarakkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

Baca Juga :  Kepri Teratas Dalam Survei Kemerdekaan Pers Tingkat Provinsi

Beberapa contoh puisi dan pidato karyanya yang terkenal diantaranya, adalah Puisi “Aku Melihat Indonesia”. Puisi ini mengungkapkan rasa cinta Bung Karno kepada tanah air, dan harapannya terhadap masa depan bangsa Indonesia.

Selain itu, karyanya yang masih populer ialah Pidato 1 Juni 1945 yang lebih dikenal sebagai Hari Lahir Pancasila. Pidato ini ia sampaikan, di depan sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau BPUPKI, dan menjadi salah satu pidato terpenting dalam sejarah Indonesia karena memperkenalkan konsep Pancasila.

Selanjutnya, Bung Karno juga disebut sebagai Bapak Proklamator karena perannya saat Pidato Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, yang mengumumkan tentang kemerdekaan Indonesia dari kekangan penjajahan.

Baca Juga :  Bupati Wongsojudo Imbau Ciptakan Suasana Aman dan Damai Selama Proses Pilkada 2024

Tidak hanya masyhur di tanah air, ia juga tersohor di kancah internasional dengan pidatonya yang disampaikan dalam rangka pembukaan Ganefo (Games of the New Emerging Forces) atau Pidato Ganefo. Melalui mimbar tersebut menunjukkan semangat Bung Karno, dalam melawan dominasi Barat pada dunia olahraga dan politik internasional.

“Bung Karno, dikenal sebagai seorang orator ulung dan juga penulis yang piawai. Beliau juga memiliki banyak karya yang menginspirasi semangat nasionalisme dan kemerdekaan di Indonesia,” kata Bupati Wongsojudo.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAKASA Bali Gelar Diskusi Budaya dan Ekonomi, Zulfikar Wijaya: Bali Rumah Bersama yang Harus Dijaga
RSUD dr Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar Mutu, Berikut Ini Tujuannya
Bupati Sumenep Tekankan Pelestarian Cagar Budaya untuk Perkuat Jati Diri Daerah
Bupati Sumenep: TACB Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Penentu Arah Pelestarian Cagar Budaya
Pantai Mertasari Didorong Jadi Ruang Publik Berbasis Budaya dan Kreativitas Anak Muda Denpasar
HUT Kota Denpasar ke 238, Gus Yoga Dorong Jaminan Sosial bagi Seniman Senior
Mahasiswa Internasional BIPA UPN Veteran Jawa Timur Eksplorasi Warisan Majapahit dalam Darmawisata Kampung Majapahit Bejijong
Mengenalkan Sejarah Keris Sejak Dini, Upaya Bupati Sumenep Melestarikan Budaya

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:04 WIB

PAKASA Bali Gelar Diskusi Budaya dan Ekonomi, Zulfikar Wijaya: Bali Rumah Bersama yang Harus Dijaga

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:09 WIB

RSUD dr Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar Mutu, Berikut Ini Tujuannya

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:31 WIB

Bupati Sumenep Tekankan Pelestarian Cagar Budaya untuk Perkuat Jati Diri Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:15 WIB

Bupati Sumenep: TACB Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Penentu Arah Pelestarian Cagar Budaya

Rabu, 29 April 2026 - 11:02 WIB

Pantai Mertasari Didorong Jadi Ruang Publik Berbasis Budaya dan Kreativitas Anak Muda Denpasar

Berita Terbaru