Agar Akses Lancar, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda

- Editorial Team

Senin, 7 September 2026 - 19:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

“Kami tidak ingin berebut nama ataupun mengklaim siapa yang paling berjasa. Ini adalah hasil perjuangan masyarakat. Tugas kita sekarang adalah bergotong royong dan bersinergi untuk menyempurnakannya agar manfaatnya semakin besar bagi petani dan masyarakat,” tegasnya.

Menurut De Gadjah, pembangunan infrastruktur di wilayah pertanian tidak selalu harus dilihat dari besar atau kecilnya sebuah proyek pembangunan.

Namun, jalan dan jembatan yang sederhana sekalipun dapat memberikan dampak besar apabila mampu memperlancar mobilitas petani, mengurangi hambatan distribusi, dan membantu meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian.

“Yang terpenting bukan siapa yang mendapat nama, tetapi masyarakat yang mendapat manfaat. Kalau akses petani semakin mudah, hasil pertanian lebih mudah dibawa dan ekonomi masyarakat ikut bergerak, itulah yang harus kita perjuangkan bersama,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Luncurkan SIKERIS, Layanan Kependudukan Lebih Cepat dan Akurat

Perbekel Jinangdalem, Ketut Mas Budarma, menjelaskan pembangunan Jembatan Situ Banda telah melalui proses panjang. Tahap awal dimulai pada 2018 dengan pembebasan lahan untuk membuka akses bagi warga Jinangdalem yang memiliki lahan pertanian di Desa Penglatan.

“Prosesnya panjang. Ada dana bansos, sumbangan pihak ketiga, dan yang paling besar adalah swadaya warga berupa iuran serta tenaga,” jelas Budarma.

Baca Juga :  111 Calon Santri Dilepas ke Ponpes Sukorejo, IKSASS Badung Bekali Lewat Program FASSABIH

Pemerintah Desa Jinangdalem juga turut mengalokasikan APBDes sebesar Rp55 juta. Sementara itu, total biaya pembangunan jembatan diperkirakan mencapai Rp250 juta.

“Volume jembatan panjang 6 meter dan lebar 4 meter. Sebagian besar berasal dari swadaya masyarakat. Karena itu kami berharap dukungan semua pihak agar jembatan ini dapat disempurnakan dan manfaatnya semakin maksimal bagi masyarakat,” harapnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Alfin Syaifullah

Editor : Andrean Masrofie

Sumber Berita: Okedaily Bali

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?
Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi
Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!
SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional
Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang
Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian
Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti
Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR

Related News

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB