Antisipasi Penyakit Musim Penghujan, Dinkes Sumenep Perketat Kewaspadaan

- Redaksi

Sabtu, 4 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Achmad Syamsuri, S.Kep.Ns., M.H. ©Okedaily.com/Istimewa

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Achmad Syamsuri, S.Kep.Ns., M.H. ©Okedaily.com/Istimewa

OkeDaily.comMemasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Madura, meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit musiman.

Bahkan, sejumlah langkah pencegahan dan penanganan telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus atau Kejadian Luar Biasa (KLB) yang kerap terjadi di musim hujan.

Baca Juga :  Regulasi Basi Bau Terasi

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Achmad Syamsuri, S.Kep.Ns., M.H., menegaskan bahwa kesiapsiagaan petugas kesehatan, khususnya di Puskesmas, menjadi prioritas utama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di awal tahun ini, karena bersamaan dengan musim hujan, kami memprioritaskan kewaspadaan dini dengan upaya pencegahan dan penanganan penyakit musiman seperti Demam Berdarah (DBD), Diare, dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),” ujar Syamsuri, Sabtu (4/1/2025).

Menurutnya, peningkatan kewaspadaan ini telah disampaikan melalui surat edaran kepada seluruh Puskesmas. Ia mengingatkan bahwa meskipun fokus utama adalah tiga penyakit tersebut, penyakit lain tetap harus mendapat perhatian.

Baca Juga :  RSUD dr Moh Anwar Sumenep Pionir Layanan RFA di Madura

Untuk menekan kasus DBD, Syamsuri menekankan pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan penerapan pola 3M Plus, yakni menguras, menutup tempat penampungan air, mendaur ulang barang bekas, serta menaburkan larvasida, memelihara ikan pemakan jentik, dan mengganti air dalam pot atau vas bunga secara berkala.

“Nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD lebih suka berkembang biak di tempat air bersih yang jarang dikuras, seperti bak mandi dan tempat minum burung. Oleh karena itu, kebersihan lingkungan menjadi kunci utama pencegahan,” jelasnya.

Selain DBD, Dinkes Sumenep juga mewaspadai peningkatan kasus diare akibat sanitasi yang buruk serta penyebaran ISPA yang meningkat di musim hujan.

Baca Juga :  TKSK Sapeken Lakukan Pemutakhiran DTKS Sesuka Hati?

Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan makanan, memastikan air yang dikonsumsi dalam keadaan bersih, dan menggunakan masker saat mengalami batuk atau pilek.

Untuk memperkuat pencegahan, Dinkes Sumenep telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa guna menjadwalkan kegiatan PSN secara rutin.

“Jika PSN dilakukan secara terjadwal dan konsisten, maka potensi penyebaran penyakit akibat nyamuk dapat ditekan,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Imam: Jemaah Haji Jaga Fisik dan Mental Selama di Tanah Suci
SMK Negeri 2 Seririt Meriahkan HUT ke-19 dengan Lomba dan Baksos
Perkuat Budaya Sadar Hukum, Pemprov Jatim dan Pemkab Sumenep Gelar Penyuluhan
RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026
Pemkab Sumenep Genjot Holtikultura lewat HDDAP
Dukungan Pemkab Sumenep Dongkrak Semangat Layanan RSUD Moh Anwar
Bupati Wongsojudo Naik Becak, Gaungkan Rabu Hemat Energi
Staf Ahli Baru Sumenep, Kunci Penguatan Kinerja dan Perumusan Kebijakan Strategis

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:50 WIB

Wabup Imam: Jemaah Haji Jaga Fisik dan Mental Selama di Tanah Suci

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:38 WIB

SMK Negeri 2 Seririt Meriahkan HUT ke-19 dengan Lomba dan Baksos

Rabu, 29 April 2026 - 16:45 WIB

Perkuat Budaya Sadar Hukum, Pemprov Jatim dan Pemkab Sumenep Gelar Penyuluhan

Selasa, 28 April 2026 - 11:15 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Terus Perkuat Layanan Kesehatan 2026

Jumat, 17 April 2026 - 03:05 WIB

Pemkab Sumenep Genjot Holtikultura lewat HDDAP

Berita Terbaru

Tampak Fauzi AS, mendampingi Brigjen TNI Kohir berkeliling di kawasan integrated farming. ©okedaily.com

Kopini

Sang Jenderal yang Tak Menunggu Telepon

Senin, 18 Mei 2026 - 21:00 WIB

Verified by MonsterInsights