Bau Busuk TPS Simpang Lima Sebusuk Pengelolaan Sampah Sumenep

- Editorial Team

Kamis, 17 Februari 2022 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TPS Simpang Lima Pajagalan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, dikeluhkan warga masyarakat ©Redaksi

TPS Simpang Lima Pajagalan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, dikeluhkan warga masyarakat ©Redaksi

SUMENEP – Keberadaan beberapa Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah Sumenep dinilai mengganggu keindahan dan kenyamanan warga masyarakat Kota Keris. Salah satunya yang berada tepat di wilayah perkotaan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

TPS sampah Sumenep di Simpang Lima Pajagalan, sudah lama menjadi tempat transit sampah seputaran daerah kota, tetapi kondisinya semakin parah dari tahun ke tahun. Sedangkan di Lingkar Timur, sejak beberapa bulan terakhir menjadi parkiran kontainer berisi limbah rumah tangga.

Aroma tak sedap yang dapat merubah mood dalam sekejap dan menguji kesabaran anda, dipastikan dapat dirasakan. Terutama ketika berkendara dari arah barat Pajagalan dan terjebak lampu merah di Simpang Lima persis lokasi TPS sampah Sumenep berada.

Beruntung bagi yang mengendarai mobil dengan AC dan kaca tertutup. Namun, tidak kurang dari enam puluh detik hingga lampu hijau berikutnya menyala, pengendara motor akan disuguhkan bau menyengat yang berasal dari arah TPS sampah Sumenep.

“Padahal, tidak jauh dari tempat TPS sampah Sumenep, berdiri dengan megahnya bangunan tempat kediaman Ketua Banggar DPR RI dari Partai PDIP yang memang kelahiran Sumenep. Kok ya Pemkab itu ga peka,” ujar Asmuni Ketua Bara Nusa, Rabu (16/2).

Kemudian, Asmuni mempertanyakan sistem penataan dan pengelolaan sampah Pemkab Sumenep, yang dalam hal ini menjadi kewenangan Dinas Lingkungan Hidup.

Bau busuk yang tercium bukan hanya dari TPS sampah Sumenep, tapi bersumber pada busuknya tata kelola. Kemana Renstra DLH yang pernah dibuat itu?” Tanya Asmuni dengan geram.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, DLH Kabupaten Sumenep, Agus Salam, menyampaikan jika pihaknya telah memiliki rencana untuk menata TPS sampah Sumenep di Simpang Lima Pajagalan. Hingga merelokasi ke tempat lain yang belum terlaksana karena persoalan anggaran.

“Anggaran untuk pengelolaan sampah hanya 1 Miliar per tahunnya, kita sudah pernah mengajukan anggaran untuk memperbaiki sarana dan prasarana TPS sampah Sumenep yang ada di Simpang Lima Pajagalan namun tidak disetujui,” terang Agus Salam di ruang kerjanya, Selasa (15/2).

Diketahui, besaran anggaran Dinas Lingkungan Hidup Sumenep pada tahun 2020 lebih dari 25 Miliar yang terealisasi 24 Miliar. Menjadi pertanyaan ketika alokasi anggaran untuk pengelolaan sampah hanya 1 Miliar.

Baca Juga :  Manajemen Kepegawaian Sumenep Disorot, AWDI Akan Surati BKN untuk Audit Investigasi

Permasalahan sampah Kota Keris khususnya TPS sampah Sumenep di Simpang Lima Pajagalan, nampaknya masih tanpa solusi dalam waktu dekat akibat alasan klasik keterbatasan anggaran.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

5 KUB Nelayan Kalowang Terima Bantuan dari PPM HCML 2026
AJS Apresiasi Sikap Tegas Kapolresta Sumenep, Tak Segan Proses Anggota Bermasalah
Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi
Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan
Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi
Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta
Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya
Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum

Related News

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:10 WIB

5 KUB Nelayan Kalowang Terima Bantuan dari PPM HCML 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:40 WIB

AJS Apresiasi Sikap Tegas Kapolresta Sumenep, Tak Segan Proses Anggota Bermasalah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi

Latest News

Penyerahan bantuan dari PPM HCML 2026 kepada 5 Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan di Desa Kalowang. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan setempat. ®okedaily com [Foto: Hasan Al-Hakiki]

Nasional

5 KUB Nelayan Kalowang Terima Bantuan dari PPM HCML 2026

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:10 WIB

Proses pembuatan pupuk organik

Nasional

Green Grow dari Kotoran Ternak, Harapan Baru Petani Sapudi

Selasa, 11 Agu 2026 - 19:54 WIB