Dibalik Sanksi Kanorayang Warga Sental Kangin: Dari Jerit Tangis Anak-Anak sampai Tidak Bisa Sekolah

- Editorial Team

Rabu, 4 Juni 2025 - 00:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Sental Kangin yang Dikenai Sanksi Adat oleh Br. Sental Kangin, 30 Mei 2025. Foto/Istimewa.

Warga Sental Kangin yang Dikenai Sanksi Adat oleh Br. Sental Kangin, 30 Mei 2025. Foto/Istimewa.

OkeDaily.com Sejumlah 28 Warga Banjar Sental Kangin yang dikenai sanksi adat Kanorayang (diusir dan dicabut hak-hak adatnya) diungsikan ke Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Jalan Raya Banjarangkan No 23, Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung.

Sejak 31 Maret 2025 sampai saat ini, mereka belum mendapat izin resmi untuk bisa kembali ke rumahnya di Banjar Sental Kangin, Desa Nusa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Made Sudiarta salah satu warga yang dikenai sanksi Kanorayang mengungkapkan, dirinya bersama warga lainnya yang dikenai sanksi adat Kanorayang oleh Banjar Sental Kangin sudah hampir dua bulan berada di SKB Klungkung.

“Sudah dua bulan kami disini (SKB), terus terang kami tidak betah. Kami ingin mendapat kepastian dari yang berwenang terkait kondisi kami ini,” kata Made Sudi mewakili suara hati warga lainnya.

Awalnya, selama satu bulan (31 Maret – 30 Mei 2025) kami diawasi sangat ketat, sampai anak-anak kami tidak sekolah, dan kami yang dewasa atau orang tua tidak bisa bekerja.

“Namun sejak bulan Mei 2025, kami bisa sedikit lebih leluasa keluar masuk SKB, anak-anak bisa sekolah dan bekerja walaupun tetap akhirnya harus kembali balik lagi ke SKB, dan sebagian numpang ke rumah keluarga serta ada yang kost,” katanya.

Baca Juga :  Catatan Fauzi AS: Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Di sisi lain ada pula warga yang sedih karena melihat kondisi anaknya yang sekarang masuk tahun ajaran baru bingung harus mendaftarkan anaknya bersekolah dimana.

“Anak saya ingin sekolah di kampung Sental Kangin dan tinggal di rumah sendiri namun apa daya dia juga mengalami trauma yang sekarang takut melihat orang banyak,” ungkap warga yang identitasnya tidak mau disebut.

Made berharap, warga yang ada di SKB saat ini bisa segera pulang dan diizinkan secara resmi oleh pihak-pihak yang berwenang.

“Kalau seperti sekarang kan tidak jelas. Seakan kami tidak memiliki tempat tinggal dan berada bukan di negara hukum dan demokrasi. Padahal beberapa rumah warga yang terkena sanksi Kanorayang memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM),” ungkapnya.

Baca Juga :  Pencairan Arisan Get Dipersulit, Anggota Keluhkan Perlakuan Diskriminatif?

Made Sudi melanjutkan, secara fasilitas dan makanan selama di SKB dilayani sangat baik. “Namun ini bukan soal fasilitas, tapi mental kami tertekan,” katanya.

Made Sudi bersama warga lainnya yang saat ini berada di SKB minta keadilan dan segera bisa diizinkan pulang ke rumahnya di Sental Kangin.

“Kami minta keadlian dan kami semua ingin pulang ke rumah,” harapnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan
Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!
Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam
Pulang Ziarah, Warga Pulau Sapudi Dibacok Orang Tak Dikenal
Dorong Pemerataan Kompetensi, SMSI Sumenep Minta SKK Migas Jabanusa Gelar UKW di Madura
Kompeten! Prengki Wirananda Dinobatkan Terbaik UKW 2026 Tingkat Utama
Perkuat Solidaritas, Silaturahmi Lintas Generasi Menwa Mahatara Batalyon C Sukses Digelar
Prengki Wirananda Lulus UKW Utama, SMSI Sumenep Apresiasi Capaian Pengurusnya

Related News

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WIB

Masuk Hari Kelima, Pelaku Pembacokan Sumarhadi di Sapudi Belum Ditemukan

Selasa, 22 September 2026 - 13:53 WIB

Pimpin Rapat Staf, Indra Wahyudi Tekankan 3 Kunci: Disiplin, Kompak, dan Terbuka!

Senin, 21 September 2026 - 19:07 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam

Minggu, 20 September 2026 - 08:24 WIB

Pulang Ziarah, Warga Pulau Sapudi Dibacok Orang Tak Dikenal

Kamis, 17 September 2026 - 13:33 WIB

Dorong Pemerataan Kompetensi, SMSI Sumenep Minta SKK Migas Jabanusa Gelar UKW di Madura

Latest News

Festival Tani Ganding 2026 resmi digelar meriah. Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim apresiasi kreativitas petani Ganding. ®okedaily.com [Foto: Dok. Diskominfo Sumenep]

Nasional

Festival Tani Ganding 2026 Resmi Digelar, Ini Kata Wabup Imam

Senin, 21 Sep 2026 - 19:07 WIB