Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi

- Editorial Team

Rabu, 5 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaringan motor bodong di Sapudi terbongkar. Kini muncul dugaan keterlibatan oknum penadah hingga adanya pertanyaan soal pengawasan Polsek Sapudi. ®okedaily.com

Jaringan motor bodong di Sapudi terbongkar. Kini muncul dugaan keterlibatan oknum penadah hingga adanya pertanyaan soal pengawasan Polsek Sapudi. ®okedaily.com

Hal serupa juga dialami oleh YT. Saat itu, ia membawa mobil dengan dokumen resmi yang lengkap, namun dicegat oleh sejumlah petugas yang berjaga di Pelabuhan.

YT tidak menunjukkan dokumen surat yang lengkap, lantaran masih banyak kendaraan lain yang mau lewat.

Tak selang berapa lama dari pihaknya sampai rumah, pria berinisial IP yang diduga menjadi penadah dan mata-mata Polsek Sapudi menghubungi melalui pesan selular menanyakan mobil yang dibawa oleh YT.

“IP itu WA saya, katanya disuruh oknum anggota, dikira mobil saya bodong, jadi saya suruh ke rumah saja si anggota itu,” ujarnya.

Praktik dugaan jaringan mafia motor bodong di Pulau Sapudi ini sudah berlangsung lama. Upeti atau setoran ke institusi berseragam coklat itu sudah menjadi persoalan yang lumrah.

Baca Juga :  Sumenep Cairkan Dana Desa Tahap Pertama, BLT Dibayar Sekaligus Tiga Bulan

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, diduga terdapat pola kerja yang melibatkan pihak-pihak tertentu sebagai pengawas lapangan (mata-mata) sekaligus penadah.

Sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, setiap sepeda motor yang masuk ke Pulau Sapudi diduga dipantau oleh jaringan tersebut.

Apabila ada kendaraan yang masuk tanpa melalui jalur atau pihak yang telah bekerja sama dengan mereka, keberadaan kendaraan itu disebut-sebut akan dilaporkan kepada aparat kepolisian setempat.

Baca Juga :  Kurniadi Kecam Keras Praktik Curang dalam Pilkada Sumenep 2024

“Kalau motor masuk tanpa sepengetahuan mereka, katanya akan dilaporkan. Setelah itu pemilik atau yang membawa kendaraan diminta menyelesaikan persoalan dengan sejumlah uang agar kendaraan tidak dipermasalahkan,” ujarnya.

Lebih jauh, sumber tersebut menyebut nominal uang yang diminta diduga mencapai angka yang cukup besar.

Facebook Comments Box

Penulis : Hasan Al-Hakiki

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan
Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta
Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya
Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum
DPRD Denpasar Apresiasi Capaian Proyek Strategis PUPR 2025, Tommy: Pengawasan Tetap Jadi Prioritas
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Bali Resmi Dukung Don Muzakir Mengisi Jabatan Wakil Menteri Pertanian RI
Tommy Sumertha Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Optimistis Benahi Program Makan Bergizi Gratis
Sudaryono Resmi Pimpin BGN, De Gadjah Yakin Program Makan Bergizi Gratis Semakin Baik

Related News

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Perkuat Jaringan Media Nasional dari Pulau Dewata, Garuda TV Bali dan Garuda FM Bali Resmi Diluncurkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Jaringan Motor Bodong, Hingga Dugaan Kerjasama Oknum Penadah dan Polsek Sapudi

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:25 WIB

Dituduh Gelapkan Uang, Oknum Polisi di Sumenep Dilaporkan Korban ke Polresta

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:53 WIB

Gagalkan Ekspor Ilegal, Bea Cukai Sita 3,4 Ton Merkuri Cair di Surabaya

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15 WIB

Kunjungi Keluarga KD di Buleleng, De Dadjah: Keadilan Harus Ditegakkan Melalui Hukum

Latest News