Kyai Bisri Keluhkan Pemadaman Bergilir di Pulau Raas, Ini Penjelasan Pihak PLN

- Editorial Team

Selasa, 21 Februari 2023 - 14:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Tokoh agama Pulau Raas, Kyai Imam Bisri. ©Okedaily.com/Ist

Tokoh agama Pulau Raas, Kyai Imam Bisri. ©Okedaily.com/Ist

OKEDAILY, MADURA – Tokoh agama Pulau Raas Kabupaten Sumenep, Kyai Imam Bisri sangat menyayangkan pemadaman listrik bergilir yang terjadi di tempatnya. Hal itu telah berlangsung lebih dari satu bulan.

Kyai yang juga merupakan Ketua Yayasan Pondok Pesantren Sirajul Akhyar menyebut, kejadian itu sangat menghambat proses pendidikan di Pondok Pesantrennya. Terutama yang dilakukan pada malam hari.

“Pemadaman listrik bergilir ini sangat menghambat kami di Pondok Pesantren. Karena banyak kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan pada malam hari dan sebelum shalat Subuh yang membutuhkan listrik. Sedangkan kami tidak memiliki genset yang memadai untuk penerangan, hanya mengandalkan listrik dari PLN,” ujarnya Kyai Bisri, Selasa (21/2/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Kisah Klasik Persoalan BBM di Kepulauan Raas yang Diabaikan Pemkab Sumenep

Kyai Bisri menambahkan, masyarakat lain juga turut dirugikan dengan pemadaman listrik bergilir tersebut. Terutama para nelayan dan penjual es batu.

“Kebutuhan es batu untuk ikan hasil tangkapan nelayan juga jadi sulit karena kulkas yang tidak berfungsi maksimal. Bahkan kulkas dan barang elektronik masyarakat menjadi rusak,” tambahnya.

Ia mendorong pihak PLN dan pemerintah untuk dapat segera mengatasi masalah tersebut. Pasalnya, kejadian itu sudah cukup lama dan tidak kunjung selesai.

Baca Juga :  Zulfikar Wijaya DPRD Bali Tinjau Lokasi Banjir di Pulau Biak, Warga Keluhkan Tumpukan Sampah

Sebelumnya, PLN ULP Kepulauan Kangean menerbitkan surat pemberitahuan pemadaman listrik bergilir di Pulau Raas, pada tanggal 11 Januari 2023 hingga 08 Februari 2023. Namun, pemadaman diperpanjang sampai dengan 20 Februari 2023.

Hari ini, beredar informasi di masyarakat bahwa pemadaman listrik bergilir di Pulau Raas, akan dilaksanakan kembali yang kemudian dibenarkan oleh Manager PLN ULP Kangean, Fendik Kristiawan.

Kyai Bisri Keluhkan Pemadaman Bergilir di Pulau Raas, Ini Penjelasan Pihak PLN

Dilansir media online suaramadura.id, Fendik menerangkan pemadaman bergilir yang terjadi merupakan bagian dari proses persiapan PLN ULP Kangean untuk ketersediaan listrik 24 jam di Pulau Raas.

Baca Juga :  Dirkrimsus Polda Jatim Grebek Kediaman Kades Nonggunong, Ada Apa?

“Memang betul ada perpanjangan waktu pemadaman bergilir. Karena saat ini kami sedang dalam proses peremajaan mesin persiapan untuk listrik 24 Jam di Raas,” terangnya, Selasa (21/02/23).

Kembali dilakukannya perpanjangan waktu pemadaman bergilir tersebut, menurut Fendik, menunggu datangnya komponen mesin. “Karena ada beberapa part mesin yang tidak tersedia di sini,” katanya.

Atas ketidaknyamanan yang dirasakan warga Pulau Raas akibat pemadaman bergilir, Manager PLN ULP Kangean memohon maaf dan berharap agar mengerti. Demi tersedianya aliran listrik 24 jam ke depannya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional
Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang
Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian
Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti
Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR
Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar
Hasto Ingatkan Komjen Suyudi, Polri Harus Jadi Alat Negara Bukan Alat Kekuasaan
GMNI Sumenep Kecam Dugaan Pencabulan Anak di Kangean, Desak Polisi Bertindak Tegas

Related News

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar

Latest News