Kyai Bisri Keluhkan Pemadaman Bergilir di Pulau Raas, Ini Penjelasan Pihak PLN

- Redaksi

Selasa, 21 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh agama Pulau Raas, Kyai Imam Bisri. ©Okedaily.com/Ist

Tokoh agama Pulau Raas, Kyai Imam Bisri. ©Okedaily.com/Ist

OKEDAILY, MADURA Tokoh agama Pulau Raas Kabupaten Sumenep, Kyai Imam Bisri sangat menyayangkan pemadaman listrik bergilir yang terjadi di tempatnya. Hal itu telah berlangsung lebih dari satu bulan.

Kyai yang juga merupakan Ketua Yayasan Pondok Pesantren Sirajul Akhyar menyebut, kejadian itu sangat menghambat proses pendidikan di Pondok Pesantrennya. Terutama yang dilakukan pada malam hari.

“Pemadaman listrik bergilir ini sangat menghambat kami di Pondok Pesantren. Karena banyak kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan pada malam hari dan sebelum shalat Subuh yang membutuhkan listrik. Sedangkan kami tidak memiliki genset yang memadai untuk penerangan, hanya mengandalkan listrik dari PLN,” ujarnya Kyai Bisri, Selasa (21/2/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Pisah Kenang, Kepsek SMP Negeri 2 Raas Lepas Anak Didik Kelas Akhir

Kyai Bisri menambahkan, masyarakat lain juga turut dirugikan dengan pemadaman listrik bergilir tersebut. Terutama para nelayan dan penjual es batu.

“Kebutuhan es batu untuk ikan hasil tangkapan nelayan juga jadi sulit karena kulkas yang tidak berfungsi maksimal. Bahkan kulkas dan barang elektronik masyarakat menjadi rusak,” tambahnya.

Ia mendorong pihak PLN dan pemerintah untuk dapat segera mengatasi masalah tersebut. Pasalnya, kejadian itu sudah cukup lama dan tidak kunjung selesai.

Baca Juga :  Survei Pembuatan IPAL di Sumenep, Upaya Tingkatkan Kualitas Lingkungan Fasyankes

Sebelumnya, PLN ULP Kepulauan Kangean menerbitkan surat pemberitahuan pemadaman listrik bergilir di Pulau Raas, pada tanggal 11 Januari 2023 hingga 08 Februari 2023. Namun, pemadaman diperpanjang sampai dengan 20 Februari 2023.

Hari ini, beredar informasi di masyarakat bahwa pemadaman listrik bergilir di Pulau Raas, akan dilaksanakan kembali yang kemudian dibenarkan oleh Manager PLN ULP Kangean, Fendik Kristiawan.

Kyai Bisri Keluhkan Pemadaman Bergilir di Pulau Raas, Ini Penjelasan Pihak PLN

Dilansir media online suaramadura.id, Fendik menerangkan pemadaman bergilir yang terjadi merupakan bagian dari proses persiapan PLN ULP Kangean untuk ketersediaan listrik 24 jam di Pulau Raas.

Baca Juga :  Ketua KNPI Kecamatan Medan Selayang Ikuti Vaksinasi Covid19

“Memang betul ada perpanjangan waktu pemadaman bergilir. Karena saat ini kami sedang dalam proses peremajaan mesin persiapan untuk listrik 24 Jam di Raas,” terangnya, Selasa (21/02/23).

Kembali dilakukannya perpanjangan waktu pemadaman bergilir tersebut, menurut Fendik, menunggu datangnya komponen mesin. “Karena ada beberapa part mesin yang tidak tersedia di sini,” katanya.

Atas ketidaknyamanan yang dirasakan warga Pulau Raas akibat pemadaman bergilir, Manager PLN ULP Kangean memohon maaf dan berharap agar mengerti. Demi tersedianya aliran listrik 24 jam ke depannya.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Wongsojudo Naik Becak, Gaungkan Rabu Hemat Energi
Staf Ahli Baru Sumenep, Kunci Penguatan Kinerja dan Perumusan Kebijakan Strategis
Diskominfo Sumenep Gelar Halal Bihalal untuk Dorong Semangat Kerja Baru
TKA Jadi Tolok Ukur Kematangan Siswa, Bupati Sumenep Ungkap Harapan
UIN Madura Gelar Workshop Proposal MoRA The Air Funds 2026
UIN Madura Bidik Hibah Riset MoRA The Air Funds 2026
UIN Madura Perkuat Budaya Riset melalui Workshop
Tuai Apresiasi, Program Balik Pesantren 2026 Pemkab Sumenep Penuh Harapan

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 12:22 WIB

Staf Ahli Baru Sumenep, Kunci Penguatan Kinerja dan Perumusan Kebijakan Strategis

Selasa, 7 April 2026 - 15:30 WIB

Diskominfo Sumenep Gelar Halal Bihalal untuk Dorong Semangat Kerja Baru

Senin, 6 April 2026 - 15:49 WIB

TKA Jadi Tolok Ukur Kematangan Siswa, Bupati Sumenep Ungkap Harapan

Kamis, 2 April 2026 - 19:52 WIB

UIN Madura Gelar Workshop Proposal MoRA The Air Funds 2026

Kamis, 2 April 2026 - 19:25 WIB

UIN Madura Bidik Hibah Riset MoRA The Air Funds 2026

Berita Terbaru

Ketum Hima Persis DKI Jakarta, Ihsan. ©okedaily.com/ist

Ekonomi Bisnis

Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah

Rabu, 8 Apr 2026 - 19:22 WIB

Verified by MonsterInsights