Perkuat Ekonomi Rakyat, Bupati Sumenep Dorong Koperasi Tumbuh Sehat dan Berdaya Saing

- Editorial Team

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Didampingi Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag, Drs. Moh. Ramli, secara simbolis Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menyerahkan sertifikat penghargaan kepada KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar diwakili Direktur dr. Hj. Erliyati. ©okedaily.com

Didampingi Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag, Drs. Moh. Ramli, secara simbolis Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menyerahkan sertifikat penghargaan kepada KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar diwakili Direktur dr. Hj. Erliyati. ©okedaily.com

Surabaya, OkeDaily.com – Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa koperasi harus tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat, mandiri dan berdaya saing, guna memperkuat perekonomian daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, koperasi bukan sekadar badan usaha yang berorientasi pada keuntungan, melainkan wadah pemberdayaan masyarakat atas dasar kebersamaan, gotong royong, dan kekeluargaan.

Oleh karenanya, koperasi harus mempertahankan nilai-nilai itu, agar tetap menjadi instrumen penting dalam mewujudkan pemerataan ekonomi dan peningkatan taraf hidup masyarakat Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut disampaikan langsung Bupati Sumenep di sela-sela sambutan saat syukuran Hari Koperasi Nasional ke-79 tahun 2026, di Pendopo Agung Keraton Sumenep, pada Kamis (16/07/2026).

Baca Juga :  Mantan Tim Verifikasi Bongkar Permainan DBM Eks PNPM-MPD UPK Sapeken

“Koperasi memiliki peran yang sangat strategis dalam memperkuat perekonomian daerah, sehingga keberadaannya harus sehat, berkembang, dan profesional, supaya mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya maupun masyarakat luas,” katanya.

Koperasi sehat ditandai dengan tata kelola organisasi yang baik, administrasi tertib, laporan keuangan transparan dan akuntabel, serta mampu mengembangkan usaha produktif guna memberikan nilai tambah bagi para anggota.

Seluruh pengurus koperasi di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat manajemen kelembagaan, serta mengembangkan inovasi usaha sesuai kebutuhan pasar.

Baca Juga :  Mudik Gratis Santri 2025: Pemkab Sumenep Hadirkan Fasilitas untuk Pulang Kampung

“Pemanfaatan teknologi digital dinilai menjadi kebutuhan yang tidak bisa terabaikan, agar koperasi mampu memberikan pelayanan cepat, mudah, dan efisien kepada anggotanya,” terangnya.

Ia menyatakan, seluruh insan koperasi untuk memperkuat solidaritas dan semangat gotong royong, sekaligus mampu memperluas kemitraan dengan berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, maupun pelaku UMKM. Bisnis & Industri

“Sinergi ini tentu saja membuka peluang usaha yang lebih luas, memperkuat akses pembiayaan, serta meningkatkan daya saing koperasi di tingkat regional maupun nasional,” tuturnya.

Baca Juga :  Kasat Reskrim Polres Sumenep Pimpin Pengecekan Stock Minyak Goreng Curah

Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen memberikan dukungan terhadap pengembangan koperasi melalui berbagai program pemberdayaan, pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan kelembagaan, penguatan akses permodalan, serta perluasan jejaring pemasaran produk-produk koperasi.

“Diharapkan dengan semangat kebersamaan ini, koperasi di Kabupaten Sumenep semakin maju, sehat, dan berkembang, demi mendorong kesejahteraan masyarakat, memperkuat UMKM, serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Bupati Wongsojudo.

Facebook Comments Box

Penulis : Andrean Masrofie

Editor : Mashudi Surahman

Sumber Berita: Okedailycom

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Catat Tanggalnya! Pemkab Sumenep Bakal Gelar Job Fair 2026, Puluhan Perusahaan Buka Lowongan
Rumus Ketahanan Pangan Ala De Gadjah: Dari Petani, Koperasi, untuk Gizi Rakyat
Dari Konten Jadi Cuan, Yayasan De Gadjah Gandeng Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali
KEI Genjot Ekonomi Lokal Lewat UMKM Binaan, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan
Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar, Investasi MBG di Madura Bermasalah?
Pertalite Diambil Pakai Jeriken di SPBU Sumenep, Ada Persoalan Tata Kelola?
OJK Tutup 12 BPR hingga Agustus 2026, Ini Daftarnya dan Nasib Dana Nasabah
Prof Ahmad Riyadh: SMSI Harus jadi Jembatan Keuangan Global ke Ekonomi Desa

Related News

Senin, 21 September 2026 - 14:29 WIB

Catat Tanggalnya! Pemkab Sumenep Bakal Gelar Job Fair 2026, Puluhan Perusahaan Buka Lowongan

Minggu, 20 September 2026 - 08:54 WIB

Rumus Ketahanan Pangan Ala De Gadjah: Dari Petani, Koperasi, untuk Gizi Rakyat

Minggu, 20 September 2026 - 07:57 WIB

Dari Konten Jadi Cuan, Yayasan De Gadjah Gandeng Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali

Jumat, 18 September 2026 - 19:26 WIB

KEI Genjot Ekonomi Lokal Lewat UMKM Binaan, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan

Jumat, 18 September 2026 - 18:58 WIB

Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar, Investasi MBG di Madura Bermasalah?

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB