Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok, Sumenep Gelar Operasi Pasar Ramadhan 2025

- Editorial Team

Rabu, 12 Maret 2025 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terpantau, warga setempat mulai memadati stand operasi pasar dan gerakan pangan murah yang digelar Pemkab Sumenep, di Kecamatan Pragaan. ©Okedaily.co

Terpantau, warga setempat mulai memadati stand operasi pasar dan gerakan pangan murah yang digelar Pemkab Sumenep, di Kecamatan Pragaan. ©Okedaily.co

OkeDaily.com Inflasi di Kabupaten Sumenep mencapai 3,24 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,48, tertinggi di Jawa Timur yang mencatat inflasi rata-rata 2,21 persen, dan IHK 106,37.

Untuk menekan lonjakan harga kebutuhan pokok, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, kembali menggelar operasi pasar pada bulan Ramadhan 2025.

Baca Juga :  Wacana Pembentukan Komite Ekonomi Kreatif Disambut Hangat DPRD Sumenep, Berikut Harapannya

Kegiatan ini merupakan operasi pasar keempat yang dilakukan guna memastikan masyarakat Sumenep mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi Pasar Sajikan Harga Pangan Terjangkau

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Dadang Deddy Iskandar, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menstabilkan harga pangan di pasar tradisional.

Baca Juga :  WJP Berduka, Kehilangan Kader Potensial Indrajit Dermawan

Selain operasi pasar, Pemkab Sumenep juga menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah yang dikoordinir oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep.

“Ini ada beras, minyak, dan gula dari Bulog tersedia dengan harga lebih murah. Selain itu, DKPP juga menyediakan telur, daging ayam, tomat, cabai, dan bawang merah dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Dadang, Rabu (12/3), saat operasi pasar di Kecamatan Pragaan.

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok, Sumenep Gelar Operasi Pasar Ramadhan 2025
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Sumenep, Dadang Deddy Iskandar, saat berinteraksi dengan seorang warga yang hendak membeli bahan pokok di operasi pasar. ©Okedaily.com

Lebih lanjut dikalimatkan Dadang, kerap disapa, bahwa Pemkab Sumenep bekerja sama dengan Bulog dan kelompok tani (Poktan) setempat untuk memastikan ketersediaan pangan.

Baca Juga :  Pelantikan Kepengurusan BPD KKSS, Bentuk Kepedulian oleh Warga KKSS

“Minyak goreng dijual seharga Rp15.000 per liter, sementara beras premium dan medium serta gula disediakan dengan harga terjangkau,” tambahnya.

Pembatasan Pembelian Guna Pemerataan

Agar operasi pasar ini tepat sasaran, Pemkab Sumenep menerapkan pembatasan jumlah pembelian. Untuk minyak goreng dibatasi dua liter per orang, beras premium maksimal dua sak, dan beras SPHP satu sak.

“Setiap warga bisa membeli, tetapi dengan batasan jumlah agar semua bisa merasakan manfaatnya. Kami juga memberi tanda tinta pada pembeli untuk mencegah pembelian berulang,” jelas Dadang.

Baca Juga :  Sambut Maba Unisma, PMII Komunis Gelar Perpus Jalanan

Sementara itu, Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah guna menjaga stabilitas harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2025.

“Atas arahan Bapak Bupati, kami ingin masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau,” ujarnya.

Peran Bulog pada Operasi Pasar

Kepala Bulog Wilayah Kertasada Sumenep, Anshori, menyampaikan bahwa pihaknya hanya berperan sebagai penyedia barang dalam operasi pasar dan gerakan pangan murah tersebut.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah Berpesan Kepala OPD Maksimalkan Kinerja Selama Izin Ibadah Haji

“Kami hanya menyalurkan bahan pokok seperti beras SPHP, tepung, gula, dan minyak goreng. Minyak yang kami sediakan terdiri dari kategori medium dan premium, dengan takaran yang terjamin,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Pemkab Sumenep berharap melalui operasi pasar, dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih stabil selama Ramadhan, sekaligus mengendalikan inflasi di daerah tersebut.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Prengki Wirananda Lulus UKW Utama, SMSI Sumenep Apresiasi Capaian Pengurusnya
Kabar Gembira! Pemkab Sumenep Ringankan Tunggakan PBB-P2 hingga 95 Persen
Agar Akses Lancar, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda
DPD PERADI Profesional DKI Jakarta Resmi Dilantik, Misyal B. Achmad Dorong Advokat Berintegritas dan Berkeadilan
Pohon Asam Terus Dibabat, Warga Gendang Barat Menjerit Kekeringan
Rancang Masa Depan Gunggung: Musdes Matangkan Program 2027 di 4 Sektor
Stand Bappeda Sumenep Juara MCF 2026, Arif: Ini Buah Kekompakan dan Semangat Pengabdian
Rakor DPW AWDI Jakarta, Matangkan Persiapan Pelantikan pada Oktober 2026

Related News

Jumat, 11 September 2026 - 18:10 WIB

Prengki Wirananda Lulus UKW Utama, SMSI Sumenep Apresiasi Capaian Pengurusnya

Rabu, 9 September 2026 - 15:33 WIB

Kabar Gembira! Pemkab Sumenep Ringankan Tunggakan PBB-P2 hingga 95 Persen

Senin, 7 September 2026 - 19:38 WIB

Agar Akses Lancar, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda

Minggu, 6 September 2026 - 09:34 WIB

DPD PERADI Profesional DKI Jakarta Resmi Dilantik, Misyal B. Achmad Dorong Advokat Berintegritas dan Berkeadilan

Minggu, 6 September 2026 - 06:47 WIB

Pohon Asam Terus Dibabat, Warga Gendang Barat Menjerit Kekeringan

Latest News

Fero Feriyanto, salah satu figur muda yang mulai diperbincangkan masyarakat menjelang dinamika Pilkades Gayam 2027. ®okedaily.com

Politik

Fero Feriyanto, Figur Muda dan Harapan Baru Desa Gayam

Jumat, 11 Sep 2026 - 13:54 WIB