OkeDaily.com – Keprihatinan mendalam dirasakan masyarakat Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura. Hal ini berkaitan dengan rusaknya puluhan kilometer ruas jalan utama yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.
Sebut saja poros Brakas-Ketupat yang menjadi urat nadi penghubung antar desa dibiarkan rusak parah bertahun-tahun tanpa penanganan serius dari Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Dalam situasi keterbatasan, inisiatif masyarakat justru jadi harapan, yaitu melalui open donasi yang digerakkan oleh Pemuda Ansor bekerja sama dengan paguyuban travel setempat, perbaikan jalan akhirnya dimulai dengan cara swadaya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator Paguyuban Travel Raas, Sugiyanto, mengungkapkan rasa kecewanya terhadap pemerintah. “Mereka sudah tidak peduli, akhirnya masyarakat turun tangan sendiri, sumbangan untuk memperbaiki,” ujarnya saat dikonfirmasi okedaily.com, Sabtu (12/7).
Lebih lanjut, ia juga mempertanyakan kejelasan dana Program Pengembangan Masyarakat (PPM) dari perusahaan migas Kangean Energy Indonesia (KEI) tahun anggaran 2024.

Diketahui, pada tahun tersebut sebesar Rp175 juta telah disalurkan melalui Kelompok Masyarakat (Pokmas) Raas Bersatu. Dana itu tercatat untuk kegiatan pembangunan jalan utama penghubung antar desa.
Sementara itu, tokoh pemuda Raas, Ustadz Rasuli, juga angkat bicara secara tegas, ia mengkritik tajam lemahnya perhatian Pemkab Sumenep terhadap kebutuhan dasar masyarakat kepulauan.
“Jika Pemkab Sumenep sudah tidak sanggup memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat kepulauan, ya lepas saja kami biar menjadi kabupaten sendiri,” tegas Bang Rasul, kerap disapa.
Menurut dia, pembentukan daerah otonomi baru atau DOB untuk Kepulauan Sumenep adalah solusi logis agar pemerintahan kepulauan bisa berjalan mandiri, dan tentunya akan lebih berpihak pada rakyat pulau.
“Untuk apa banyak investor masuk ke kepulauan menambang migas, jika tidak berdampak positif terhadap pembangunan kepulauan?,” sindirnya.
Selain itu, ia juga menyinggung pengelolaan dana PPM KEI yang dinilainya tidak transparan. “Kami akan bersurat kepada SKK Migas untuk mengaudit realisasi dana tersebut,” pungkasnya.
Di tengah ketimpangan ini, ketidakpuasan terhadap kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo terus bergulir, baik dari masyarakat daratan maupun kepulauan. Namun hingga kini, tak tampak tanda-tanda perubahan arah kebijakan yang berpihak.
Untuk diketahui, hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Sumenep dan anggota DPRD Dapil Sumenep 7, belum memberikan pernyataan resmi terkait problematik yang terjadi di tengah masyarakat.






![Sosok Luky Alfirman, kini dipercaya Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Wamenkeu RI. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261001_183911-225x129.jpg?v=1790859002)
![Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi AS ingatkan pentingnya kedaulatan AI sebagai kedaulatan negara. ®okedaily.com [Foto: Dok. Pribadi]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261001_163055-225x129.jpg?v=1790847107)
![De Dadjah memberikan arahan dalam kegiatan Laskar Gerindra Provinsi Bali 2026 di Tabanan. Pembinaan kader ditekankan pada disiplin, kebersamaan, kepemimpinan dan pengabdian kepada masyarakat. ®okedaily.com [Foto: Dok. Gerindra Bali]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260930_112132-225x129.jpg?v=1790742172)
![Pengangkatan sejumlah ASN sebagai camat di lingkungan Pemkab Sumenep berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep, 18 September 2026. Persyaratan kompetensi pemerintahan menjadi sorotan setelah Pemkab menyebut sebagian pejabat masih akan mengikuti pendidikan kepamongprajaan. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260929_143639-225x129.jpg?v=1790667510)
![Pemerhati Birokrasi Sumenep, M. Rakib mempertanyakan pengangkatan sejumlah ASN menjadi camat yang disebut masih harus mengikuti pendidikan kepamongprajaan setelah dilantik. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260929_102755-225x129.jpg?v=1790652499)
![Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep, Ir. Benny Irawan, S.T., M.T. menyebut pengangkatan camat berdasarkan rekomendasi BKN. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260929_102049-225x129.jpg?v=1790652114)


![Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi saat membuka Pelatihan Literasi Jurnalistik, tegaskan sekolah harus melek pers di era digital. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_132734-360x200.jpg?v=1790404289)
![Ketua PW GP Ansor Bali menegaskan bahwa kaderisasi adalah nyawa organisasi dalam sebuah agenda kaderisasi di Bali. ®okedaily.com [Foto: Dok. GP Ansor Bali]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260919_193843-360x200.jpg?v=1789821895)
![Simbol Kebanggaan, Rektor Prof. Nurhayati, menyerahkan bendera kepada Dekan FKM UINSU. Penyerahan ini menjadi simbol semangat dan komitmen fakultas. ®okedaily.com [Foto: Kael Harahap]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260907_194012-360x200.jpg?v=1788785678)
![Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah Revitalisasi Sekolah di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman. ®okedaily.com [foto: smsi jatim]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260905_183054-360x200.jpg?v=1788611300)
![Tim visitator Unhas meninjau langsung pelaksanaan PPK Ormawa 2026 tim cara’de di Desa Tinggimae. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260826_183343-360x200.jpg?v=1787744048)
