Zulfikar Wijaya Dorong Penguatan Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah

- Editorial Team

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zulfikar Wijaya Anggota DPRD Prov. Bali bersama PW. Icmi Prov. Bali di acara silaturahim. Foto/Okedaily.com.

Zulfikar Wijaya Anggota DPRD Prov. Bali bersama PW. Icmi Prov. Bali di acara silaturahim. Foto/Okedaily.com.

DENPASAR, Okedaily.com – Anggota DPRD Provinsi Bali Komisi I, Zulfikar Wijaya menegaskan pentingnya penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah, khususnya dalam bidang sosial, pendidikan, dan kebijakan publik. Hal itu disampaikannya dalam acara silaturahmi bersama Pengurus Wilayah Perempuan ICMI Bali di Denpasar, Senin (9/2/2026).

Zulfikar menyampaikan bahwa perempuan memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Menurutnya, kebijakan publik yang inklusif tidak akan terwujud tanpa keterlibatan aktif perempuan dalam proses perencanaan hingga pengawasan pembangunan.

Baca Juga :  Pelantikan Tani Merdeka Indonesia Se-Bali, Pengurus Diminta Jadi Penggerak dan Pengawal Program Petani

“Perempuan bukan hanya objek kebijakan, tetapi subjek yang harus dilibatkan secara aktif. Negara dan daerah harus memastikan ruang partisipasi yang adil dan setara bagi perempuan, termasuk dalam pengambilan keputusan,” ujar Zulfikar.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara legislatif dan organisasi masyarakat, seperti Perempuan ICMI, dalam merespons isu-isu strategis yang dihadapi perempuan, mulai dari pendidikan, kesehatan keluarga, hingga pemberdayaan ekonomi.

Zulfikar menambahkan, terbuka terhadap masukan dari berbagai elemen masyarakat, khususnya kelompok perempuan intelektual, untuk mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada keadilan sosial dan kesetaraan gender.

Baca Juga :  Polemik Himbauan Penjor oleh PLN, Tommy Sumertha DPRD Denpasar Dorong Penataan Utilitas Kota Secara Terintegrasi

Sementara itu, jajaran PW Perempuan ICMI Bali menyambut baik dialog tersebut sebagai ruang komunikasi yang konstruktif antara wakil rakyat dan organisasi perempuan. Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam memperjuangkan aspirasi perempuan Bali secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Penulis : Andre

Editor : Didi

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PC PMII Denpasar Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi
Ironis, Polresta Sumenep Gelar Acara Besar Tapi Tutup Pintu Untuk Wartawan
UPT Dukcapil Gayam Jebol Disabilitas di Pelosok Desa
Ada Gangguan Bicara? RSUD Moh Anwar Hadirkan Layanan Terapi Wicara
Warga Sumenep Bisa Berobat Gratis di RSUD Moh Anwar, Ini Syaratnya
Ground Breaking PSEL Denpasar Raya, Tommy Sumertha: Wujud Nyata Komitmen Presiden Prabowo Atasi Sampah di Bali
Sidang Korupsi BSPS Sumenep, Terdakwa Risky Pratama Dituntut 7 Tahun Penjara
Ribuan Massa Berdemo, Desak Gubernur Koster Jangan Hambat Program Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:04 WIB

PC PMII Denpasar Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:40 WIB

Ironis, Polresta Sumenep Gelar Acara Besar Tapi Tutup Pintu Untuk Wartawan

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:48 WIB

UPT Dukcapil Gayam Jebol Disabilitas di Pelosok Desa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:48 WIB

Ada Gangguan Bicara? RSUD Moh Anwar Hadirkan Layanan Terapi Wicara

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:20 WIB

Warga Sumenep Bisa Berobat Gratis di RSUD Moh Anwar, Ini Syaratnya

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB