Aspirasi Warga Sesetan Menguat, PemKot Berjanji Melakukan Penggantian Mesin dan Evaluasi Pengelolaan TPS3R Sesetan

- Editorial Team

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah di TPS3R Sesetan, April 2026. Foto: Okedaily.com.

Tumpukan sampah di TPS3R Sesetan, April 2026. Foto: Okedaily.com.

Denpasar, Okedaily.com — Keluhan warga terkait operasional TPS3R Sesetan mendapat perhatian dari pemerintah kota. Aspirasi masyarakat yang terdampak kini didampingi oleh anggota DPRD Kota Denpasar, dan perbaikan fasilitas pengolahan sampah disebut akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

Keluhan tersebut disampaikan warga Gang Mujair, Kelurahan Sesetan, melalui surat resmi yang ditujukan kepada Wali Kota Denpasar cq Kadis DLHK Kota Denpasar, dengan tembusan kepada Ketua DPRD Kota Denpasar, Camat Denpasar Selatan, Kepala Kelurahan Sesetan, Kepala Lingkungan Karya darma, Br. Pegok dan Br. Tengah

Warga Sesetan yang terdampak TPS3R Sesetan beraudiensi ke Camat Denpasar Selatan dan Lurah Sesetan, April 2026.

Dalam surat itu, warga menyampaikan keberatan atas dampak operasional TPS3R yang berjarak sangat dekat dengan permukiman, yakni sekitar 3 meter dari rumah warga. Sejumlah persoalan yang dikeluhkan antara lain bau sampah yang menyengat, serta kebisingan dan getaran mesin yang dinilai mengganggu kenyamanan.

Selain itu, warga juga menyoroti kurangnya sosialisasi sejak awal pembangunan hingga beroperasinya fasilitas tersebut. Mereka juga mengungkapkan kekhawatiran terhadap potensi pencemaran lingkungan dan dampak kesehatan apabila pengelolaan tidak segera diperbaiki sesuai dengan kapasitas penampungan dan pengolahan.
Salah satu warga terdampak Agus Suardana menyampaikan aktifitas UMKM pembuatan jajan olahan dan kripik yg merupakan satu2nya matapencaharian keluarga terganggu akibat mulai banyak nya lalat yg masuk ke pekarangan rumah.

Baca Juga :  Kepala SMK Negeri 1 Sumenep : Dana BOS Untuk Kepentingan Melayani Siswa

Aspirasi ini kemudian mendapat pendampingan dari anggota DPRD Kota Denpasar, I Gede Tommy Sumertha. Ia menyatakan telah menindaklanjuti laporan warga dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Menurut Tommy, respons dari Pemkot melalui Wakil Wali Kota Denpasar setelah turun langsung ke TPS3R Sesetan cukup positif. Pemerintah disebut telah memahami kondisi di lapangan dan berkomitmen melakukan perbaikan.
Dalam komunikasi dengan Wakil Wali Kota dan Kadis DLHK, Tommy menyampaikan permintaa penggantian mesin menggunakan mesin RDF kapasitas 20 ton seperti yang telah di gunakan di Sanur Kaja.

“Wakil Wali Kota merespons baik aspirasi masyarakat. Dalam waktu kurang lebih dua minggu ke depan, alat pengolah sampah di TPS3R Sesetan akan diganti ujarnya.

Baca Juga :  Ariel Suardana Menilai Ketut Sumedana Tidak Berprestasi Ungkap Kasus Bansos, Proyek Mangkrak dan Jerat Kepala Daerah di Bali
I Gede Tommy Sumertha, DPRD Kota Denpasar.

Warga sebelumnya juga menyoroti bahwa TPS3R Sesetan diduga menerima sampah tidak hanya dari wilayah setempat, tetapi juga dari luar desa bahkan luar kecamatan. Hal ini dinilai berpotensi melebihi kapasitas pengolahan dan memperburuk dampak lingkungan.

Selain penggantian alat, warga juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan, termasuk penataan lokasi penempatan sampah dan mesin agar sesuai prosedur.

Dengan adanya pendampingan dari DPRD serta respons cepat dari pemerintah kota, Camat Denpasar Selatan dan Lurah Sesetan warga berharap permasalahan ini dapat segera terselesaikan dan kondisi lingkungan kembali kondusif.

Facebook Comments Box

Penulis : Alfin

Editor : Editor

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PC PMII Denpasar Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi
Ironis, Polresta Sumenep Gelar Acara Besar Tapi Tutup Pintu Untuk Wartawan
UPT Dukcapil Gayam Jebol Disabilitas di Pelosok Desa
Ada Gangguan Bicara? RSUD Moh Anwar Hadirkan Layanan Terapi Wicara
Warga Sumenep Bisa Berobat Gratis di RSUD Moh Anwar, Ini Syaratnya
Ground Breaking PSEL Denpasar Raya, Tommy Sumertha: Wujud Nyata Komitmen Presiden Prabowo Atasi Sampah di Bali
Sidang Korupsi BSPS Sumenep, Terdakwa Risky Pratama Dituntut 7 Tahun Penjara
Ribuan Massa Berdemo, Desak Gubernur Koster Jangan Hambat Program Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:04 WIB

PC PMII Denpasar Dukung Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:40 WIB

Ironis, Polresta Sumenep Gelar Acara Besar Tapi Tutup Pintu Untuk Wartawan

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:48 WIB

UPT Dukcapil Gayam Jebol Disabilitas di Pelosok Desa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:48 WIB

Ada Gangguan Bicara? RSUD Moh Anwar Hadirkan Layanan Terapi Wicara

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:20 WIB

Warga Sumenep Bisa Berobat Gratis di RSUD Moh Anwar, Ini Syaratnya

Berita Terbaru

Pemerintah daerah menghadapi tantangan dalam menyelaraskan dua model kepemimpinan, politik dan birokrasi. Ketidakjelasan batas peran berpotensi menimbulkan konflik kebijakan dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Sehingga, diperlukan regulasi dan budaya kerja yang mampu menjembatani kepentingan politik dengan profesionalitas birokrasi. ©okedaily.com/ist

Kopini

Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:54 WIB