Dinsos Sumenep Telat Ambil, Bantuan Pangan ASN Pemprov Jatim Berkutu

- Editorial Team

Kamis, 13 Januari 2022 - 18:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Nampak bertumpuk karungan beras Bantuan Pangan ASN Pemprov Jatim di Aula Dinsos Sumenep. (c)okedaily.com

Nampak bertumpuk karungan beras Bantuan Pangan ASN Pemprov Jatim di Aula Dinsos Sumenep. (c)okedaily.com

Sumenep – Dalam rangka membantu pengentasan kemiskinan ekstrim pada Kabupaten Prioritas di Jawa Timur. Bantuan Pangan ASN Pemprov Jatim pun digulirkan.

Penerimaan Bantuan Pangan ASN Pemprov Jatim untuk masyarakat di 5 kabupaten di Jawa Timur dengan tingkat kemiskinan ekstrim, diberikan dalam bentuk beras sebanyak 8 ton per kabupaten.

Adapun penyaluran Bantuan Pangan ASN Pemprov Jatim, akan diberikan sebagai bantalan bagi 125 desa pilot projek pengentasan kemiskinan ekstrem. Dimana satu kecamatan masing-masing 5 desa untuk mewujudkan zero kemiskinan di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabupaten Sumenep menjadi salah satu kabupaten dengan kemiskinan ekstrim, tentu saja turut menjadi sasaran penerima Bantuan Pangan ASN Pemprov Jatim yang disalurkan melalui BPBD Provinsi Jatim.

Dinsos Sumenep Telat Ambil, Bantuan Pangan ASN Pemprov Jatim Berkutu
Asmuni, aktivis sosial di Kota Keris. (c)okedaily.com

Namun, berdasarkan hasil temuan Asmuni, aktivis sosial di Kota Keris. Kualitas beras Bantuan Pangan ASN Pemprov Jatim yang disalurkan ke Sumenep, dipertanyakan karena banyaknya kutu di setiap kemasan beras 5kg tersebut.

“Secara tidak sengaja tadi, saya berpapasan dengan pickup pengangkut beras bantuan itu yang sedang parkir di dekat Stadion A. Yani. Setelah saya amati dari dekat, dalam tiap karung ada banyak kutu berjalan,” ujarnya melalui telepon, Rabu (12/01).

Menurut informasi yang diterima Asmuni, beras Bantuan Pangan ASN Pemprov Jatim yang diragukan mutunya itu tersimpan di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Sumenep.

“Silahkan cek langsung ke Dinsos mas. Sebentar lagi saya juga akan menuju kesana,” ungkapnya.

Okedaily.com kemudian bersepakat untuk bertemu dengan Asmuni di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Sumenep yang beralamat di Jl. Asoka No.10, Lingkungan Dhalem, Pajagalan, Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Baca Juga :  Aliansi Masyarakat Kampus : Bupati Humbahas Diduga Berbohong Terhadap Rakyat dan Publik

Tiba di Kantor Dinsos Sumenep saat jam istirahat bagi pegawai, sempat membuat kami berdua kesulitan mendapatkan keterangan terkait beras Bantuan Pangan ASN Pemprov Jatim yang diduga bermutu jelek tersebut.

Kesempatan pun datang, ketika ada salah satu pegawai Dinsos Sumenep yang lepas istirahat memberikan petunjuk bahwasanya, beras Bantuan Pangan ASN Pemprov Jatim disimpan di aula kantor yang berada di gedung sebelah Utara.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Peduli Pendidikan Anak Korban Depo Pertamina Plumpang

Benar saja, di aula Dinsos Sumenep itu terlihat masih bertumpuk karungan beras Bantuan Pangan ASN Pemprov Jatim, yang belum juga disalurkan kepada masyarakat miskin penerima manfaat.

“Waduh, kok masih numpuk beras bantuannya. Sepertinya Dinsos Sumenep tidak sigap melayani masyarakat miskin di Sumenep,” ketus Asmuni saat melihat tumpukan beras dalam karung.

Kemudian, didapatkan nama Hairil, sebagai pegawai yang bertanggung jawab terhadap beras Bantuan Pangan ASN Pemprov Jatim yang tertumpuk di aula Kantor Dinsos Sumenep. Tetapi disayangkan yang bersangkutan enggan berkomentar.

“Langsung ke Pak H. Masuni Plt Kadis Sosial saja mas, biar lebih pas. Saya khawatir keliru menjelaskan,” ucap Hairil kepada awak media saat hendak diwawancarai.

Mengingat Bantuan Pangan ASN Pemprov Jatim bagi masyarakat miskin di Sumenep tersebut terjadi di masa Moh. Iksan, maka Okedaily.com mencoba menghubunginya. Lantas tersadar, jika nomor awak media diblokir pejabat yang kini menjabat Kadis Disparbudpora Sumenep itu.

Lebih jauh, Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, yang dimintakan tanggapannya terkait beras berkutu pada Bantuan Pangan ASN Pemprov Jatim untuk Sumenep menyampaikan.

“Permasalahan beras berkutu dikarenakan Kabupaten Sumenep tidak segera mengambil beras ke UPT Dinas Pertanian Provinsi Jatim di Lebo Sidoarjo,” tegas Gubernur Jatim.

“Beras ready di gudang UPT Dinas Pertanian Lebo sejak tanggal 15 November 2021. BPBD Provinsi Jatim telah diminta oleh Pak Sekdaprov untuk berkoordinasi dan telah bersuratan resmi dengan kabupaten penerima, agar dapat mengambil beras tersebut,” jelasnya.

Tetapi, kata Khofifah, hingga tanggal 30 Desember 2021 belum juga diambil beras Bantuan Pangan ASN Pemprov Jatim tersebut. Akhirnya, BPBD Provinsi Jatim mengirimkan sendiri pada tanggal 31 Desember 2021 dan diterima di Gudang Dinsos Kabupaten Sumenep.

“OPD di Kabupaten Sumenep (BPBD dan Dinsos) pada intinya tidak mau dibebani tanggung jawab tersebut. Sehingga terlambat dalam penerimaan yang menyebabkan beras Bantuan Pangan ASN Pemprov Jatim berkutu,” tutup Khofifah.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional
Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang
Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian
Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti
Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR
Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar
Hasto Ingatkan Komjen Suyudi, Polri Harus Jadi Alat Negara Bukan Alat Kekuasaan
GMNI Sumenep Kecam Dugaan Pencabulan Anak di Kangean, Desak Polisi Bertindak Tegas

Related News

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Kangean Berlanjut, Polisi Amankan Pria Berinisial MR

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Sinergitas Pusat dan Daerah Dinilai Jadi Kunci Percepatan Pembangunan di Denpasar

Latest News