SUMENEP – Beredar informasi di sejumlah media sosial WhatsApp dan Facebook, bahwa pada tanggal 21-23 Maret 2022, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Gayam Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, bakal dikunjungi Rumah Sakit Terapung (RST)
Informasi tersebut disampaikan oleh salah satu akun Facebook bernama Agus Widiyanto, ia memberitahukan bahwa bagi yang ingin mendaftarkan dirinya atau keluarganya beroperasi gratis bisa menghubungi petugas Puskesmas Gayam.
Kunjungan rumah sakit terapung tersebut dalam rangka melakukan beberapa tindakan operasi gratis khusus warga di Kepulauan Sapudi. Diantaranya, kasus penyakit seperti Hernia, Oresa, Katarak, Kasus Kandungan dan lain sebagainya.
“Silahkan untuk menghubungi PKM Gayam untuk pelaksanaan pendataan terlebih dahulu,” cuitnya dalam postingan Facebook.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Puskesmas Gayam, dr. Nuruddin, membenarkan terkait dengan informasi kunjungan rumah sakit terapung tersebut. “Iya Mas, Informasi itu benar adanya,” ujarnya, Rabu (02/03).
Pada saat ditanya apakah ada batasan pasien yang mendapatkan tindakan operasi, dr. Nurudin menyampaikan tidak ada batasan. Bahkan, dirinya mengaku membuka pendaftaran sebanyak-banyaknya.
“Tidak ada Mas, Kami buka sebanyak-banyaknya agar tenaga kesehatan bisa bermanfaat,” imbuhnya.
Selanjutnya, Pria asal Pulau Kangean itu menambahkan terkait titik kumpul pasien yang akan melakukan tindakan operasi akan dikumpulkan sesuai dengan kriteria penyakitnya.
Sebab menurutnya, posisi kapal terapung ada yang di pelabuhan Tarebung, “Kemungkinan nanti tindaka operasinya ada yang di pelabuhan Tarebung dan ada yang di PKM Gayam,” jelasnya.
Informasi sementara, berdasarkan pendataan sementara pasien terapung PKM Gayam yang tersebar di beberapa grup WhatsApp, ada sebanyak 29 Pasien. Dengan kriteria Kasus Mata 17 Orang, Kasus bedah umum 5 orang, dan Kasus Lain 7 Orang.
Hingga berita ini ditayangkan, proses pendaftaran masih berlanjut di Puskesmas Gayam, bagi warga yang ingin mendaftar langsung menghubungi petugas terkait di Puskesmas Gayam.








![Anggota DPRD Kota Denpasar Fraksi Partai Gerindra, I Gede Tommy Sumertha, menyampaikan apresiasi atas capaian proyek strategis Dinas PUPR tahun 2025. Ia menegaskan fungsi pengawasan DPRD tetap menjadi prioritas utama. ©okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260728_143833-225x129.jpg?v=1785224427)
![Rapat kerja DPRD Kota Denpasar membahas penataan Muara Tukad Rangda. Penataan ini diharapkan dapat mendukung aktivitas nelayan dan pengembangan wisata bahari di Kota Denpasar. ©okedaily.com [Foto: I Gede Tommy Sumertha]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260728_123245-225x129.jpg?v=1785218132)
![Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi Partai Gerindra, I Gede Tommy Sumertha, mengusulkan agar Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas PUPR melakukan penataan dan normalisasi sungai Tukad Rangda saat Rapat Kerja gabungan antar komisi. ©okedaily.com [Foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260728_123319-225x129.jpg?v=1785218128)




![Petugas Disdukcapil Kecamatan Gayam melakukan perekaman KTP-el di SMA Negeri 1 Gayam. Pelayanan jemput bola ini menyasar siswa yang sudah berusia 17 tahun, agar memiliki identitas kependudukan. ©okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG_20260720_195326-360x200.jpg?v=1784552029)

