“HomPIMPA” Aplikasi Terobosan Dinas Kesehatan Bagi Sumenep Melayani

- Editorial Team

Selasa, 7 September 2021 - 03:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Achmad Fauzi Bupati Sumenep didampingi Nyai Eva Saat Peresmian Aplikasi HomPIMPA di Ruangan VIP Rumah Dinas Bupati [foto/okedaily.com]

Achmad Fauzi Bupati Sumenep didampingi Nyai Eva Saat Peresmian Aplikasi HomPIMPA di Ruangan VIP Rumah Dinas Bupati [foto/okedaily.com]

Okedaily.com, Sumenep – Dinas Kesehatan Sumenep melakukan terobosan dalam peningkatan pelayanan kesehatan di Kota Keris, dengan diluncurkannya Aplikasi HomPIMPA. Diharapkan kehadirannya dapat membantu mewujudkan Sumenep Melayani yang merupakan Tagline Sumenep, di bawah kepemimpinan Achmad Fauzi dan Nyai Eva.

Kondisi geografis Kabupaten Sumenep memiliki 27 Kecamatan, yang terbagi dalam wilayah daratan dan kepulauan. Tentu saja, kendala bentang alam itu menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi Dinas Kesehatan Sumenep, dalam melaksanakan pelayanan kesehatan yang prima sesuai Sumenep Melayani.

Peningkatan pelayanan kesehatan yang inovatif dan aplikatif sangatlah diperlukan guna merealisasikan Sumenep Melayani. Menyikapi hal tersebut, Dinas Kesehatan Sumenep di bawah kepemimpinan Agus Mulyono, MCH., melakukan sebuah terobosan inovasi bagi dunia kesehatan kabupaten paling timur di Pulau Madura.

Adalah HomPIMPA, sebuah modul indikator kesehatan dengan metode terintegrasi tepat guna untuk akses memadai informasi kesehatan. Aplikasi terobosan dari Dinas Kesehatan bagi Sumenep Melayani, yang akan membuat pelayanan kesehatan prima yang selama ini hanya dalam impian menjadi kenyataan.

“Di bidang kesehatan berbagai inovasi terus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Saat ini BLUD sudah diterapkan di seluruh Puskesmas sejak Januari 2021. Dengan BLUD ini, Puskesmas diberikan ruang untuk berinovasi, berkreasi dalam meningkatkan kinerja, dengan pelayanan yang memiliki akuntabilitas dan transparansi,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Sumenep.

Baca Juga :  Rumus Ketahanan Pangan Ala De Gadjah: Dari Petani, Koperasi, untuk Gizi Rakyat

Baca Juga : Bertahun-tahun Nikmati Gaji Buta, ASN SMPN 2 Ra’as Terancam Dipecat?

Kemudian Agus Mulyono menerangkan, satu lagi inovasi Dinas Kesehatan Sumenep yakni Aplikasi HomPIMPA di setiap layanan Puskesmas Se-Kabupaten Sumenep. Dengan HomPIMPA, Dinas Kesehatan Sumenep akan bisa menyajikan data dan Informasi terintegrasi sarana pelayanan kesehatan.

“Disajikan terperinci menurut indikator terpilih, yang tentunya memberi ruang bagi seluruh pemangku kepentingan memperoleh gambaran informatif, berinteraksi, memantau dan menganalisa perkembangan pelayanan bahkan capaian kesehatan terkini. Semuanya terangkum dalam one big data,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi yang hadir bersama Wakil Bupati Sumenep Hj. Dewi Khalifah, saat peresmian peluncuran Aplikasi HomPIMPA mengatakan, dengan aplikasi ini dapat segera mewujudkan one data (data yang terintegrasi, red) di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Kapan Eks Direksi Sumekar Line Bayar Hutang?

Baca Juga : Dishub Mainkan Pembebasan Tanah Perluasan Bandara Trunojoyo Sumenep?

Sehingga seluruh medical record semua pasien yang ada di Puskesmas Se-Kabupaten Sumenep dapat dipantau. Dengan cepat mengetahui penyakit apa yang diderita masyarakat, maka akan memudahkan analisis dan menentukan langkah kebijakan program kesehatan.

“Adanya Aplikasi HomPIMPA ini diharapkan mampu meningkatkan dan mempermudah pelayanan kesehatan di seluruh Puskesmas di Kabupaten Sumenep, bagi masyarakat. Baik di daratan maupun kepulauan,” harap Bupati Sumenep.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Catat Tanggalnya! Pemkab Sumenep Bakal Gelar Job Fair 2026, Puluhan Perusahaan Buka Lowongan
Rumus Ketahanan Pangan Ala De Gadjah: Dari Petani, Koperasi, untuk Gizi Rakyat
Dari Konten Jadi Cuan, Yayasan De Gadjah Gandeng Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali
KEI Genjot Ekonomi Lokal Lewat UMKM Binaan, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan
Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar, Investasi MBG di Madura Bermasalah?
Pertalite Diambil Pakai Jeriken di SPBU Sumenep, Ada Persoalan Tata Kelola?
OJK Tutup 12 BPR hingga Agustus 2026, Ini Daftarnya dan Nasib Dana Nasabah
Prof Ahmad Riyadh: SMSI Harus jadi Jembatan Keuangan Global ke Ekonomi Desa

Related News

Senin, 21 September 2026 - 14:29 WIB

Catat Tanggalnya! Pemkab Sumenep Bakal Gelar Job Fair 2026, Puluhan Perusahaan Buka Lowongan

Minggu, 20 September 2026 - 08:54 WIB

Rumus Ketahanan Pangan Ala De Gadjah: Dari Petani, Koperasi, untuk Gizi Rakyat

Minggu, 20 September 2026 - 07:57 WIB

Dari Konten Jadi Cuan, Yayasan De Gadjah Gandeng Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali

Jumat, 18 September 2026 - 19:26 WIB

KEI Genjot Ekonomi Lokal Lewat UMKM Binaan, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan

Jumat, 18 September 2026 - 18:58 WIB

Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar, Investasi MBG di Madura Bermasalah?

Latest News