Travel Tujuan Pulau Sapudi Bakal Distop, Aktivis BARA JP Sumenep Mengadu?

- Redaksi

Kamis, 21 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana mudik warga pulau sapudi di pelabuhan ferry tarebung. ©al-Hak

Suasana mudik warga pulau sapudi di pelabuhan ferry tarebung. ©al-Hak

SUMENEP – Kebiasaan membeludaknya penumpang mudik tahunan di Kabupaten Sumenep, Madura, sudah pasti terjadi.

Sebab, banyaknya kaum urban yang memilih pulang untuk lebaran di kampung halamannya, sehingga mengakibatkan angkutan kapal laut penuh.

Kejadian tersebut, bahkan sampai ada yang rela mengantri dan tidur di pelabuhan demi mendapatkan tiket penyebrangan. Kasuistik seperti ini kerap terjadi pada saat mendekati momentum hari raya Idul Fitri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Biasanya yang kerap terjadi adalah penumpang kapal tujuan Sumenep-Sapudi, Sumenep-Raas, Situbondo-Sapudi, dan Situbondo-Raas, ada juga beberapa tujuan pulau lain.

Belakangan ini, sudah beredar kabar bahwa penumpang yang mendaftar kendaraannya berupa mobil roda 4 tujuan Situbondo-Sapudi dikatakan sudah penuh dan distop untuk para sopir travel.

Kabar penyetopan Travel sudah tersiar melalui pesan WhatsApp, yang dikirim pada tanggal 18 April 2022 kemarin.

“Selamat malam dan diInformasikan kepada armada travel distop mulai hari Kamis 21 April 2022, sekian terimakasih,” tulis sebaran informasi yang dikirim oleh pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Situbondo melalui WhatsApp.

Sehubungan dengan menyebarnya ihwal tersebut banyak dikeluhkan oleh supir travel asal pulau sapudi, lantaran dianggap tak memberikan solusi yang jelas kepada para pejuang rupiah keluarga itu.

Baca Juga :  Wacana Pembentukan Komite Ekonomi Kreatif Disambut Hangat DPRD Sumenep, Berikut Harapannya

Melalui sambungan telephonenya, salah satu sopir travel asal Kepulauan Sapudi, Eko menyampaikan dirinya mendapatkan informasi penyetopan trevel melalui koordinator DDU di Jangkar yang disebar melalui pesan WhatsApp.

“Gak ada selebaran surat resmi, itu hanya disampaikan melalui informasi WhatsApp,” ujarnya, Selasa (19/04/2022).

Meski begitu, Eko tidak mempermasalahkan persoalan tersebut, hanya saja dirinya menginginkan agar ada kebijakan dari pemerintah untuk mengadakan armada kapal baru.

“jika angkutan travel distop dengan alasan kendaraan yang mendaftar sudah full, bagaimana dengan logistik yang akan dikirim ke pulau sapudi?,” sergahnya.

Eko menilai hal ini merupakan kebutuhan masyarakat bahkan menjadi mata pencaharian para sopir trevel yang mengangkut tujuan ke pulau Jawa.

“Apalagi ini momentumnya mendekati lebaran, jadi kebutuhan logistik masyarakat pulau sapudi juga semakin banyak, makanya kami para sopir juga perlu difikirkan oleh pemerintah,” tandasnya.

Terkahir, dirinya berharap agar ada kemajuan di Kabupaten Sumenep, sebab menurutnya setiap tahun pasti selalu ramai dengan arus mudik yang mengakibatkan muatan penumpang membludak dan banyak penumpang yang tertinggal.

“Minimal ada solusi dari pemerintah jangan sampai sopir yang memuat logistik seperti ini juga distop,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Aktivis Sosial Kabupaten Sumenep, Agus Junaidi menyampaikan, bahwa terkait dengan membludaknya arus mudik kapal tujuan kepulauan, dirinya mengaku sudah menyampaikan pada Menteri Perhubungan Indonesia, pada saat mengikuti acara kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Sumenep, Rabu, 20 April 2022.

Baca Juga :  Harga Rokok Tembus Rp40.000 Tahun Depan

Agus Junaidi mengaku, pada saat dirinya menyampaikan keluhan masyarakat terkait dengan angkutan laut menuju kepulauan, ia mendapatkan respon baik dari Menhub RI, Budi Karya Sumadi.

“Tadi keluhan secara umum terkait mudik lebaran yang selama ini sering antri dan terkadang melalui jalur belakang (Calo, red) agar mobilnya bisa naik sudah saya sampaikan,” ujar penggerak BARA JP Sumenep itu.

Bahkan Agus menyampaikan bahwa Menhub Indonesia, Budi Karya Sumardi mengatakan akan segera menindak lanjuti apa yang menjadi kendala dan keluhan masyarakat di ujung timur pulau Madura tersebut.

“Menhub berharap semuanya berjalan sesuai rencana, sehingga keperluannya terkait dengan mudik lebaran bisa terpenuhi kepada Masyarakat,” tukasnya.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

The Cakra Hotel Hadirkan Promo Staycation Libur Sekolah untuk Keluarga
Ratusan Sopir Truk Demo DPRD Mempawah, Soroti Kelangkaan Solar dan Dugaan Pungli di SPBU
Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah
Wabup Imam Harap Pengeboran Migas di Kangean Sukses Hingga Dongkrak PAD
Gathering HIPMI Bali Angkatan 2025 Perkuat Jejaring Pengusaha Muda
HIPMI Bali Gelar SYNC25 Gathering Angkatan 2025 untuk Perkuat Jejaring Pengusaha Muda
Masyarakat Sumenep Antusias Belanja di Pasar Murah Ramadhan 2026
TPID Sumenep Gelar Pasar Murah EPIK Mobile

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:53 WIB

Ratusan Sopir Truk Demo DPRD Mempawah, Soroti Kelangkaan Solar dan Dugaan Pungli di SPBU

Rabu, 8 April 2026 - 19:22 WIB

Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah

Rabu, 1 April 2026 - 02:24 WIB

Wabup Imam Harap Pengeboran Migas di Kangean Sukses Hingga Dongkrak PAD

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:21 WIB

Gathering HIPMI Bali Angkatan 2025 Perkuat Jejaring Pengusaha Muda

Senin, 9 Maret 2026 - 00:17 WIB

HIPMI Bali Gelar SYNC25 Gathering Angkatan 2025 untuk Perkuat Jejaring Pengusaha Muda

Berita Terbaru

Dok. Fauzi As. ©Okedaily.com

Kopini

Catatan Fauzi AS: Penjahat Bernama Prabowo

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:10 WIB