BEM Nusantara Kecam Sikap Represif Rektor Ummat Pada Organisasi Kemahasiswaan

- Editorial Team

Selasa, 15 November 2022 - 00:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Koordinator Pusat BEM Nusantara, Ahmad Faruuq. ©okedaily.com/Hainor Rahman

Koordinator Pusat BEM Nusantara, Ahmad Faruuq. ©okedaily.com/Hainor Rahman

OKEDAILY, JAKARTA – Tengah ramai di berbagai media soal Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat) yang membekukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Ummat.

Terkait tindakan represif sepihak itu, Koordinator Pusat (Korpus) BEM Nusantara, Ahmad Faruuq mengecamnya. Dia menilai langkah pembekuan sebagai bentuk ketidak pahaman Rektor Ummat pada nilai-nilai pendidikan di Indonesia.

“Pembekuan ini, BEM dan DPM Ummat ini menciderai nilai luhur kebebasan berpendapat dalam demokrasi, dan nilai merdeka belajar dalam konsep pendidikan saat ini,” kata Faruuq, Senin (14/11/2022).

Baca Juga : Guru Non Muslim di MTs Al-Maarif Jimbaran, Made : Perbedaan Bukanlah Sebuah Ancaman

Rektor Ummat membekukan BEM dan DPM berdasar keputusan yang dikeluarkan pada Selasa, 25 Oktober 2022 lalu. Hal itu tertuang melalui Surat Keputusan (SK) Rektor Universitas Muhammadiyah Nomor: 237/II.3.AU/O/KEP/X/2022 Tentang Pencabutan SK DPM dan BEM Ummat Periode 2022-2023.

Surat Keputusan pembekuan BEM dan DPM tersebut atas dasar kekecewaan Rektor Ummat terhadap aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa Ummat yang diwadahi oleh BEM dan DPM pada Rabu, 19 Oktober 2022.

Baca Juga :  BEM Nusantara DIY Kawal Pemilu 2024 Dengan Prinsip Kebangsaan

Kebijakan tersebut dikeluarkan oleh Rektor Ummat atas dasar tindakan pembakaran almamater Ummat dalam aksi demonstrasi mahasiswa dinilai menciderai harkat, martabat serta nama baik kampus.

Baca Juga : Armatim Minta Kapolri Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Lebih lanjut, Faruuq memandang SK tentang pembekuan BEM dan DPM Ummat tidak sesuai dengan regulasi kampus, sebagai suatu institusi pendidikan.

Harusnya, menurut dia, SK semacam itu keluar setelah dilayangkan surat pemanggilan atau peringatan satu hingga tiga kali pada mahasiswa yang melakukan tindakan tersebut.

“Kami akan terus berdiskusi mengawal kasus ini. Harapannya agar mengembalikan SK BEM dan DPM Ummat yang telah dicabut, dan tidak lagi dilakukan pembekuan sepihak,” ujarnya.

Baca Juga : Rektor Ummat Bekukan SK DPM dan BEM, Khairul : Bukan Langkah yang Tepat

Faruuq juga berharap pada Rektor Ummat agar mencabut kembali SK pembekuan BEM dan DPM Ummat.

Baca Juga :  BEM Nusantara Apresiasi Integritas Kapolri atas Kasus Penembakan Brigadir J

“Harus saling evaluasi diri. Jika seorang anaknya bersalah maka pimpinan kampus sekaligus ayahnya harus memanggil dan memberikan pembinaan serta pemahaman yang benar agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi kedepannya,” tandasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

SMSI Sumenep Gelar Pelatihan Literasi Jurnalistik, Wahyudi: Sekolah Harus Melek Pers
Ketua GP Ansor Bali Sebut Kaderisasi adalah Nyawa Organisasi
Simbol Semangat dan Kebanggaan, Prof Nurhayati Serahkan Bendera ke Dekan FKM UINSU
Mendikdasmen Mu’ti Ingatkan Sekolah Tak Manipulasi Data Demi Anggaran Revitalisasi
Visitasi Internal Unhas Tinjau Pelaksanaan PPK Ormawa 2026 Tim Cara’de di Desa Tinggimae
Bulan Kemerdekaan, Tank Oreng Center Berbagi Ribuan Buku Tulis untuk Pelajar Sapudi
Tim Cara’de Unhas Berdayakan Pembudidaya, Ajarkan Buat Pakan Ikan Mandiri
Pemkab Sumenep Siapkan Lahan Sekolah Rakyat di Dekat Jalan Raya

Related News

Sabtu, 26 September 2026 - 13:38 WIB

SMSI Sumenep Gelar Pelatihan Literasi Jurnalistik, Wahyudi: Sekolah Harus Melek Pers

Sabtu, 19 September 2026 - 19:50 WIB

Ketua GP Ansor Bali Sebut Kaderisasi adalah Nyawa Organisasi

Senin, 7 September 2026 - 19:57 WIB

Simbol Semangat dan Kebanggaan, Prof Nurhayati Serahkan Bendera ke Dekan FKM UINSU

Sabtu, 5 September 2026 - 19:32 WIB

Mendikdasmen Mu’ti Ingatkan Sekolah Tak Manipulasi Data Demi Anggaran Revitalisasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Visitasi Internal Unhas Tinjau Pelaksanaan PPK Ormawa 2026 Tim Cara’de di Desa Tinggimae

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB