Armatim Minta Kapolri Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

- Editorial Team

Selasa, 8 November 2022 - 13:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif!

Bentangan spanduk aksi bungkam Armatim. ©Okedaily.com/Ach Haqqi

Bentangan spanduk aksi bungkam Armatim. ©Okedaily.com/Ach Haqqi

OKEDAILY, JATIM – Suporter Arema FC atau Aremania yang tergabung di wilayah timur atau Arema Timur (Armatim) Korwil Poncokusumu, Kabupaten Malang, menggelar aksi bungkam, Senin (07/11).

Aksi bungkam Armatim itu menanggapi kasus berdarah stadion kanjuruhan yang tak kunjung selesai dan tidak menemukan titik terang. Hal tersebut menjadi perhatian semua pihak hingga saat ini.

Sebagaimana diketahui, tragedi Kanjuruhan telah menewaskan ratusan nyawa manusia melayang dan ratusan lainnya mengalami trauma psikis serta cedera. Kasus ini diduga ikut menyeret Irjen Pol Nico Afinta. Saat itu, ia menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Buntut Tragedi Kanjuruhan, Armatim Minta Nico Dicopot

“Tragedi Kanjuruhan ini, bukan cuma persoalan Arema saja. Tapi persoalan bangsa sehingga perlu atensi khusus dari Presiden Joko Widodo agar persoalannya tidak berlarut-larut,” ungkap Koordinator Aksi, H. Erwan.

Baca Juga :  Lamsiang Sitompul Apresiasi Doa Kapolrestabes Medan Saat Demo Berlangsung

“Kami minta Presiden Joko Widodo turun tangan, dan menuntut proses hukum yang adil dan terang benderang terkait dengan tragedi berdarah Kanjuruhan agar masyarakat tidak kecewa,” tegasnya.

Armatim Minta Kapolri Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan
Koordinator aksi, H. Erwan. ©Okedaily.com/Ach Haqqi

Ia juga mengatakan, aksi bungkam Armatim di Kabupaten Malang ini sebagai wujud protes terhadap Presiden dan Kapolri untuk segera umumkan dan tetapkan dalang dibalik tragedi Kanjuruhan Malang.

Baca Juga : Tragedi Maut Kanjuruhan, BEM Nusantara Desak Kapolri Copot Kapolda Jatim dan Kapolres Malang

“Jangan biarkan yang semestinya bertanggung jawab bersenang-senang. Sementara kami disini berduka,” katanya.

Dalam orasinya, Erwan mempertanyakan kenapa hingga saat ini tersangka hanya 6 orang, sama sekali tidak menyentuh orang yang harusnya bertanggung jawab seperti mantan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta.

Baca Juga :  Kapolresta Deli Serdang Memantau Kesiapan Ruangan Isolasi Terpadu di Wilayahnya

Selain itu, dia juga menyentil Ketum PSSI yang justru terlihat bersenang-senang saat bertemu Presiden FIFA beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Community Building Hadir Bagi Korban Kanjuruhan

“Aksi tutup mulut ini, karena kami sudah lelah bicara, lelah turun kejalan teriak-teriak tapi kasus tragedi Kanjuruhan tetap tidak ada perkembangan, kami rindu keadilan pak,” ujar Erwan.

Armatim Minta Kapolri Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

“Jika pak Kapolri Listyo Sigit Prabowo memang berpihak pada kebenaran dan masyarakat, bukti-bukti sudah jelas, kami berharap ini segera diselesaikan supaya tidak hilang tiba-tiba kasus ini, karena ini menyangkut ratusan nyawa manusia,” tegas Erwan.

Seharusnya, imbuh Erwan, Kapolri sebagai pimpinan tertinggi di kepolisian wajib bertanggung jawab dan segera menetapkan siapa dalang dibalik kerusuhan dan siapa yang memberi perintah menembakkan gas air mata sehingga ratusan nyawa melayang akibat itu.

Baca Juga :  Ground Breaking PSEL Denpasar Raya, Gus Yoga: Bukti Nyata Kepedulian Presiden Prabowo

“Kami Armatim berharap kepada pak Kapolri dan Pak Presiden benar-benar bisa memberikan atensinya dalam kasus ini,” tutupnya.

Baca Juga : Pekerjaan Jasa Tenaga Kebersihan pada Sekretariat Daerah Probolinggo, Ini Temuannya

Armatim juga mengutuk segala bentuk intimidasi dari pihak manapun terhadap para saksi dan korban tragedi Kanjuruhan.

Selain itu, meski dalam suasana hujan aksi Armatim tetap berjalan. Aremania dan seluruh supporter di Indonesia mendorong agar tragedi berdarah stadion Kanjurahan Malang bisa terang benderang ke masyarakat.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Dugaan Kejanggalan Penyidikan Kasus DF, Prosedur Hukum Polisi Disoal
Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?
Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi
Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!
SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional
Operasi Gabungan di Sumenep Sasar Pajak Kendaraan dan Uji Kir Angkutan Barang
Opgab Disperkimhub Sumenep Sisir Kendaraan, Pajak hingga Uji Kir Jadi Perhatian
Gayam Bersiap! JJS Bapenda Hadir di Sapudi, Sepeda Listrik hingga Sembako Menanti

Related News

Minggu, 1 November 2026 - 23:44 WIB

Dugaan Kejanggalan Penyidikan Kasus DF, Prosedur Hukum Polisi Disoal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Kasus Saling Lapor di Polsek Nonggunong Disorot, Diduga Ada Permainan?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Perkuat Pengentasan Kemiskinan, Sumenep Dorong Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Badrul Aini Desak Bupati Sumenep Dan Gubernur Jatim Bersuara: Jangan Samakan Sapeken Dengan Daratan Jawa!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:13 WIB

SMSI Sumenep Perkuat Barisan, Media Lokal Disiapkan Menembus Pasar Nasional

Latest News

Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Gayam Bersama Banom Gelar Istighasah Hari Santri Nasional Tahun 2026

Sosial Agama

Istighasah Kebangsaan MWC NU Gayam Peringati HSN 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:12 WIB