Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Regional

Armatim Minta Kapolri Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Avatar of Okedaily
×

Armatim Minta Kapolri Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Sebarkan artikel ini
Armatim Minta Kapolri Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan
Bentangan spanduk aksi bungkam Armatim. ©Okedaily.com/Ach Haqqi

OKEDAILY, JATIM Suporter Arema FC atau Aremania yang tergabung di wilayah timur atau Arema Timur (Armatim) Korwil Poncokusumu, Kabupaten Malang, menggelar aksi bungkam, Senin (07/11).

Aksi bungkam Armatim itu menanggapi kasus berdarah stadion kanjuruhan yang tak kunjung selesai dan tidak menemukan titik terang. Hal tersebut menjadi perhatian semua pihak hingga saat ini.

Sebagaimana diketahui, tragedi Kanjuruhan telah menewaskan ratusan nyawa manusia melayang dan ratusan lainnya mengalami trauma psikis serta cedera. Kasus ini diduga ikut menyeret Irjen Pol Nico Afinta. Saat itu, ia menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur.

Baca Juga : Buntut Tragedi Kanjuruhan, Armatim Minta Nico Dicopot

“Tragedi Kanjuruhan ini, bukan cuma persoalan Arema saja. Tapi persoalan bangsa sehingga perlu atensi khusus dari Presiden Joko Widodo agar persoalannya tidak berlarut-larut,” ungkap Koordinator Aksi, H. Erwan.

“Kami minta Presiden Joko Widodo turun tangan, dan menuntut proses hukum yang adil dan terang benderang terkait dengan tragedi berdarah Kanjuruhan agar masyarakat tidak kecewa,” tegasnya.

Baca Juga :  Polsek Tlanakan Pamekasan Door to Door
Armatim Minta Kapolri Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan
Koordinator aksi, H. Erwan. ©Okedaily.com/Ach Haqqi

Ia juga mengatakan, aksi bungkam Armatim di Kabupaten Malang ini sebagai wujud protes terhadap Presiden dan Kapolri untuk segera umumkan dan tetapkan dalang dibalik tragedi Kanjuruhan Malang.

Baca Juga : Tragedi Maut Kanjuruhan, BEM Nusantara Desak Kapolri Copot Kapolda Jatim dan Kapolres Malang

“Jangan biarkan yang semestinya bertanggung jawab bersenang-senang. Sementara kami disini berduka,” katanya.

Dalam orasinya, Erwan mempertanyakan kenapa hingga saat ini tersangka hanya 6 orang, sama sekali tidak menyentuh orang yang harusnya bertanggung jawab seperti mantan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta.

Selain itu, dia juga menyentil Ketum PSSI yang justru terlihat bersenang-senang saat bertemu Presiden FIFA beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Community Building Hadir Bagi Korban Kanjuruhan

“Aksi tutup mulut ini, karena kami sudah lelah bicara, lelah turun kejalan teriak-teriak tapi kasus tragedi Kanjuruhan tetap tidak ada perkembangan, kami rindu keadilan pak,” ujar Erwan.

Baca Juga :  Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di Pulau Sapudi Sumenep, Windi Saputra: Penyidikannya Masih Berproses

Armatim Minta Kapolri Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

“Jika pak Kapolri Listyo Sigit Prabowo memang berpihak pada kebenaran dan masyarakat, bukti-bukti sudah jelas, kami berharap ini segera diselesaikan supaya tidak hilang tiba-tiba kasus ini, karena ini menyangkut ratusan nyawa manusia,” tegas Erwan.

Seharusnya, imbuh Erwan, Kapolri sebagai pimpinan tertinggi di kepolisian wajib bertanggung jawab dan segera menetapkan siapa dalang dibalik kerusuhan dan siapa yang memberi perintah menembakkan gas air mata sehingga ratusan nyawa melayang akibat itu.

“Kami Armatim berharap kepada pak Kapolri dan Pak Presiden benar-benar bisa memberikan atensinya dalam kasus ini,” tutupnya.

Baca Juga : Pekerjaan Jasa Tenaga Kebersihan pada Sekretariat Daerah Probolinggo, Ini Temuannya

Armatim juga mengutuk segala bentuk intimidasi dari pihak manapun terhadap para saksi dan korban tragedi Kanjuruhan.

Selain itu, meski dalam suasana hujan aksi Armatim tetap berjalan. Aremania dan seluruh supporter di Indonesia mendorong agar tragedi berdarah stadion Kanjurahan Malang bisa terang benderang ke masyarakat.