Forum diskusi tersebut juga membahas perlindungan terhadap terumbu karang, wilayah tangkap nelayan, biota laut dan ekosistem pesisir.
Dan yang paling penting. Jika terjadi kerusakan ekologis, siapa yang bertanggung jawab dan bagaimana pemulihannya?. Pertanyaan-pertanyaan itulah yang kini mulai menjadi kegelisahan di tengah masyarakat.
Negara Boleh Mengkapling, Tetapi Rakyat Boleh Bertanya
KAHMI Sapudi, Yudi Ansori, menegaskan bahwa penetapan suatu wilayah sebagai lokus kegiatan migas tidak otomatis menghilangkan hak masyarakat untuk menyampaikan keberatan.
“Tidak ada alasan yang perlu ditoleransi, semuanya sudah pernah terjadi, perusahaan juga tidak pernah terbuka, termasuk DBH yang diberikan ke Pulau Sapudi,” ucapnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa persoalan yang dipersoalkan bukan semata-mata keberadaan perusahaan migas.
Ada persoalan lebih besar yang menyertainya. Transparansi, distribusi manfaat, dan perlindungan terhadap ruang hidup masyarakat.
Sebab bagi masyarakat pulau kecil, laut bukan sekadar hamparan air. Laut adalah tempat mencari ikan. Laut adalah ruang hidup. Laut adalah sumber pangan.
Dan bagi sebagian masyarakat pesisir, laut bahkan merupakan warisan yang menentukan keberlangsungan generasi berikutnya.
Ekonomi Nasional vs Ekologi Lokal
Sementara itu, FOKAL IMM Sapudi, Salam, menyoroti kecenderungan narasi pembangunan yang lebih mudah mengedepankan angka ekonomi.
Ketika sebuah proyek migas masuk, kata dia, yang sering menjadi headline adalah nilai investasi, potensi pendapatan negara, Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan penyerapan tenaga kerja.
Namun, pertanyaan ekologis sering kali tidak mendapatkan ruang yang sama besar. “Jarang sekali kita melihat infografis tentang berapa hektar terumbu karang yang akan terdampak atau bagaimana pola migrasi fauna lokal akan terganggu,” katanya.
Penulis : Mas'udi
Editor : Mashudi Surahman
Sumber Berita: OkeDaily
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya





![Anggota DPRD Kota Denpasar, Gus Yoga minta Pemkot Denpasar tambah lifeguard dan sarana keselamatan di pantai Sanur dan sekitarnya. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260928_203534-225x129.jpg?v=1790603062)
![Wacana penerapan e-voting dalam Pilkades 2027 mendapat perhatian AWDI Sumenep yang meminta Pemkab Sumenep memastikan urgensi, kesiapan, keamanan dan transparansi sistem. ®okedaily.com [Foto: Mashudi Surahman]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260928_195301-225x129.jpg?v=1790600023)
![Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi saat membuka Pelatihan Literasi Jurnalistik, tegaskan sekolah harus melek pers di era digital. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_132734-225x129.jpg?v=1790404289)
![Figur muda Muhlis Fajar digadang-gadang bakal maju Pilkades Serentak 2027 di Sumenep, dinilai bawa energi baru untuk Desa Paseraman. ®okedaily.com [Foto: Dok. Pribadi]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_124404-225x129.jpg?v=1790401514)
![Bersatu Selamatkan Pulau. Alumni Aktivis Cipayung Plus Sapudi bersatu soroti ancaman tambang migas di Pulau Sapudi, Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Mas'udi]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_115135-225x129.jpg?v=1790398456)
![Sesi photo bersama DPC GMNI Sumenep sesuai menggelar FGD membahas wacana perubahan nomenklatur Kabupaten Sumenep menjadi Kabupaten Sumenep Kepulauan di Ayoka Cafe Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260925_192404-225x129.jpg?v=1790339159)


![Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi saat membuka Pelatihan Literasi Jurnalistik, tegaskan sekolah harus melek pers di era digital. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_132734-360x200.jpg?v=1790404289)
![Ketua PW GP Ansor Bali menegaskan bahwa kaderisasi adalah nyawa organisasi dalam sebuah agenda kaderisasi di Bali. ®okedaily.com [Foto: Dok. GP Ansor Bali]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260919_193843-360x200.jpg?v=1789821895)
![Simbol Kebanggaan, Rektor Prof. Nurhayati, menyerahkan bendera kepada Dekan FKM UINSU. Penyerahan ini menjadi simbol semangat dan komitmen fakultas. ®okedaily.com [Foto: Kael Harahap]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260907_194012-360x200.jpg?v=1788785678)
![Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah Revitalisasi Sekolah di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman. ®okedaily.com [foto: smsi jatim]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260905_183054-360x200.jpg?v=1788611300)
![Tim visitator Unhas meninjau langsung pelaksanaan PPK Ormawa 2026 tim cara’de di Desa Tinggimae. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260826_183343-360x200.jpg?v=1787744048)
