Balad Grup Siap Gelontorkan Investasi Besar di Sumenep

- Redaksi

Jumat, 10 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Edy menemui awak media usai rapat bersama Balad Grup. ©Okedaily.com/Istimewa

Sekda Edy menemui awak media usai rapat bersama Balad Grup. ©Okedaily.com/Istimewa

OkeDaily.com Kabar gembira datang dari Balad Grup yang berencana akan menggelontorkan investasi besar dalam sektor budidaya perikanan di Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura.

Rencananya, proyek itu mencakup budidaya 10 juta ekor lobster, ikan kerapu, dan teripang dengan memanfaatkan potensi alam yang melimpah di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Sumenep Evaluasi Program Disbudporapar, Fokus Rencana 2026

Diungkapkan Owner Balad Grup, Khalilur R Abdullah Sahlawy, alasan memilih Teluk Kangean sebagai lokasi utama. Keputusan ini diambil setelah melakukan riset mendalam, termasuk kunjungan langsung ke Vietnam eksportir lobster terbesar di dunia untuk mempelajari teknik budidaya yang optimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menemukan ada 28 teluk di Kangean yang sangat potensial untuk budidaya lobster, kerapu, dan teripang,” ujar pria yang akrab disapa Ji Lilur itu.

Ia menjelaskan, kondisi teluk di gugusan Kepulauan Kangean yang terlindung dari ombak dengan tingkat salinitas tinggi sangat ideal untuk budidaya lobster.

Baca Juga :  Bupati Wongsojudo: Penanaman Pohon Bukan Seremonial tapi Investasi Masa Depan

Ia menyebut teluk berlumpur cocok untuk teripang, sedangkan teluk dengan arus sedang mendukung pertumbuhan ikan kerapu. Besarnya permintaan pasar global, katanya, terutama dari China yang membutuhkan ribuan ton komoditas laut tersebut.

“Kami baru saja kembali dari China dan melihat perusahaan-perusahaan besar di sana sangat membutuhkan pasokan ini dalam jumlah besar,” ujarnya.

Dengan target investasi lebih dari Rp100 triliun dalam 10 tahun ke depan, proyek tersebut berpotensi akan menjadi salah satu yang terbesar di dunia dalam sektor budidaya perikanan.

Baca Juga :  HIPMI Bali Gelar SYNC25 Gathering Angkatan 2025 untuk Perkuat Jejaring Pengusaha Muda

Jika berhasil, tentunya, Pulau Kangean akan menjadi pusat budidaya lobster dan komoditas laut lainnya dengan pasar ekspor yang menjanjikan.

Saat ini, Balad Grup sudah memulai tahap awal dengan pemasangan keramba dan menunggu peresmian dari Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI).

“Kami menunggu izin dari KKP RI, dan investasi tahap pertama telah dimulai dengan pemasangan keramba,” tambahnya.

Baca Juga :  Kegiatan CSR selama tahun 2020-2021 PT PAL

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, melalui Sekda Edy Rasyadi, menyatakan dukungannya terhadap investasi ini. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan strategi pemerintah dalam menggeser fokus ekonomi dari sektor migas ke perikanan.

“Pemkab Sumenep sangat mendukung rencana ini. Harapannya, masyarakat sekitar dilibatkan dalam semua tahapan, mulai dari pembangunan hingga operasional. Dengan begitu, manfaat ekonomi bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, apabila proyek tersebut sukses, maka Pemkab Sumenep berpeluang menjadi pusat budidaya perikanan terbesar di Indonesia, bahkan dunia.

Baca Juga :  The Rise of Mobile Gaming: How Smartphones are Changing the Gaming Industry

“Kalau ini berhasil, kita bisa menjadi ikon perikanan, bukan hanya dikenal karena pertambangannya. Ini adalah investasi jangka panjang yang sangat potensial,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah
Wabup Imam Harap Pengeboran Migas di Kangean Sukses Hingga Dongkrak PAD
Gathering HIPMI Bali Angkatan 2025 Perkuat Jejaring Pengusaha Muda
HIPMI Bali Gelar SYNC25 Gathering Angkatan 2025 untuk Perkuat Jejaring Pengusaha Muda
Masyarakat Sumenep Antusias Belanja di Pasar Murah Ramadhan 2026
TPID Sumenep Gelar Pasar Murah EPIK Mobile
Owner PR Cahaya Pro: Tidak Ada Pengusaha yang Mau Melawan Negara
Zulfikar Wijaya DPRD Bali Terima Aspirasi UMKM Warung Madura

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 19:22 WIB

Trans Jakarta ke Bandara Soetta, Akses Publik Makin Mudah

Rabu, 1 April 2026 - 02:24 WIB

Wabup Imam Harap Pengeboran Migas di Kangean Sukses Hingga Dongkrak PAD

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:21 WIB

Gathering HIPMI Bali Angkatan 2025 Perkuat Jejaring Pengusaha Muda

Senin, 9 Maret 2026 - 00:17 WIB

HIPMI Bali Gelar SYNC25 Gathering Angkatan 2025 untuk Perkuat Jejaring Pengusaha Muda

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:31 WIB

Masyarakat Sumenep Antusias Belanja di Pasar Murah Ramadhan 2026

Berita Terbaru