Selain memahami posisi yang akan dilamar, peserta juga perlu membawa dokumen pendukung seperti Kartu AK-1, surat lamaran kerja, Curriculum Vitae (CV), pas foto, dan sertifikat kompetensi atau dokumen pendukung lainnya.
“Kami mengimbau pencari kerja mempersiapkan diri dengan baik. Lengkapi dokumen, pahami posisi yang dilamar, dan tunjukkan kemampuan saat bertemu dengan perekrut,” tegasnya.
Disnaker Kabupaten Sumenep berharap, pelaksanaan Sumenep Job Fair 2026 tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang hadir, tetapi juga dari terbangunnya kecocokan antara kebutuhan perusahaan dan kompetensi tenaga kerja.
Data Disnaker Kabupaten Sumenep mencatat, Sumenep Job Fair 2024 diikuti lebih dari 1.000 pencari kerja. Sementara pada pelaksanaan 2025, jumlah peserta berada di kisaran 800 hingga 900 orang.
Pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Disnaker Kabupaten Sumenep untuk terus memperkuat sosialisasi dan pelayanan informasi lowongan kerja kepada masyarakat.
Langkah itu dilakukan agar pencari kerja dapat mengetahui peluang yang tersedia sekaligus mempersiapkan kualifikasi sesuai kebutuhan perusahaan.
“Paling penting bukan hanya jumlah peserta. Kami ingin Job Fair benar-benar menghubungkan perusahaan dengan tenaga kerja yang sesuai sehingga ada penempatan kerja nyata,” pungkas Eko.

Dengan mengusung tema “Siap Kerja, Siap Berkarya”, Sumenep Job Fair 2026 diharapkan menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk memperoleh akses langsung terhadap peluang kerja, sekaligus bagi perusahaan dalam menemukan tenaga kerja sesuai kebutuhan.
Penulis : Mashudi Surahman
Editor : Wandi Abdullah
Sumber Berita: OkeDaily
Halaman : 1 2











![Bupati Wongsojudo berkomitmen menekan angka kemiskinan dengan mendorong perlindungan sosial yang tepat sasaran dan pemberdayaan ekonomi berbasis kemandirian warga. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261022_235952-225x129.jpg?v=1792689425)
![Ketua DPRD Kabupaten Sumenep H. Zainal Arifin mengingatkan para santri untuk menguasai perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlakul karimah. ®okedaily.com [Foto: Dok. DPRD Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261023_001015-225x129.jpg?v=1792689440)


![Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi saat membuka Pelatihan Literasi Jurnalistik, tegaskan sekolah harus melek pers di era digital. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_132734-360x200.jpg?v=1790404289)
![Ketua PW GP Ansor Bali menegaskan bahwa kaderisasi adalah nyawa organisasi dalam sebuah agenda kaderisasi di Bali. ®okedaily.com [Foto: Dok. GP Ansor Bali]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260919_193843-360x200.jpg?v=1789821895)
![Simbol Kebanggaan, Rektor Prof. Nurhayati, menyerahkan bendera kepada Dekan FKM UINSU. Penyerahan ini menjadi simbol semangat dan komitmen fakultas. ®okedaily.com [Foto: Kael Harahap]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260907_194012-360x200.jpg?v=1788785678)
![Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah Revitalisasi Sekolah di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman. ®okedaily.com [foto: smsi jatim]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260905_183054-360x200.jpg?v=1788611300)
![Tim visitator Unhas meninjau langsung pelaksanaan PPK Ormawa 2026 tim cara’de di Desa Tinggimae. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260826_183343-360x200.jpg?v=1787744048)
