De Gadjah dan Koster Satu Meja, Ini yang Dibahas

- Redaksi

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Made Muliawan Arya alias De Gadjah Ketua DPD Partai Gerindra Prov. Bali bersama I Wayan Koster Gubernur Provinsi Bali.

Made Muliawan Arya alias De Gadjah Ketua DPD Partai Gerindra Prov. Bali bersama I Wayan Koster Gubernur Provinsi Bali.

Bali, Okedaily.com – Suasana politik Bali menjelang akhir tahun 2025 diwarnai pertemuan dua tokoh lintas partai. Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah, bertemu dengan Ketua DPD PDI Perjuangan Bali yang juga Gubernur Bali, Wayan Koster.

Pertemuan berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban di sebuah restoran di Denpasar, Sabtu (27/12/2025). Momen tersebut dibagikan De Gadjah melalui akun media sosialnya, disertai pesan reflektif tentang pentingnya komunikasi dan kebersamaan di tengah perbedaan politik.

Baca Juga :  Jelang Galungan, Gerindra Bali Bagikan 154 Ekor Babi untuk Relawan di Denpasar

Meski sempat berhadapan dalam kontestasi Pilkada 2024, hubungan komunikasi antara keduanya tetap terjaga. Bahkan, sebelum dan sesudah Pilkada, De Gadjah dan Koster beberapa kali terlihat bertemu dalam berbagai kesempatan.
Dalam unggahannya, De Gadjah menekankan makna persaudaraan dan kedewasaan berpolitik. Ia menyebut obrolan yang terjalin berlangsung ringan namun sarat makna, terutama di tengah dinamika politik yang kerap memunculkan perbedaan pandangan.

Saat dikonfirmasi, De Gadjah menjelaskan bahwa pertemuan tersebut lebih banyak membahas kepentingan Bali ke depan. Menurutnya, dialog lintas politik diperlukan untuk menyamakan persepsi demi pembangunan daerah.
“Diskusinya lebih ke arah Bali, bagaimana kita bisa saling mendukung untuk kepentingan daerah, bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan,” ujar De Gadjah.

Baca Juga :  Temukan Kejanggalan, Jhonny Allen laporkan Hakim ke KY

Ia juga menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bersinergi demi masyarakat.

“Politik itu dinamis, tapi ketika berbicara tentang Bali, kita harus menempatkan kepentingan yang lebih besar di atas segalanya,” tambahnya.
Pertemuan ini dinilai sebagai sinyal positif bagi iklim politik Bali, terutama dalam menyongsong tahun 2026 yang diharapkan diwarnai kolaborasi dan stabilitas pembangunan.

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

De Gadjah: Kualitas Caleg Perempuan Lebih Penting dari Sekadar Kuota
Duet De Gadjah-AWK Disebut untuk Pilgub Bali 2030, Ini Tanggapannya
Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD
De Gadjah dan Wayan Koster Bahas PSEL hingga Sekolah Rakyat Saat Makan Siang di Denpasar
Soal Pernyataan Saiful Mujani, Zulfikar: Indonesia Butuh Persatuan, Bukan Narasi Menjatuhkan Presiden
Dul Siam Minta Pemkab Tindaklanjuti Aspirasi dalam Musrenbang RKPD 2027
Simak Usulan Pokir DPRD Sumenep dalam Musrenbang RKPD 2027
Musrenbang RKPD 2027, Wabup Imam Pastikan Perhatikan Kepulauan

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:07 WIB

De Gadjah: Kualitas Caleg Perempuan Lebih Penting dari Sekadar Kuota

Senin, 4 Mei 2026 - 11:12 WIB

Duet De Gadjah-AWK Disebut untuk Pilgub Bali 2030, Ini Tanggapannya

Minggu, 26 April 2026 - 14:59 WIB

Musancab 2026, PDIP Sumenep Targetkan 15 Kursi DPRD

Selasa, 21 April 2026 - 10:40 WIB

De Gadjah dan Wayan Koster Bahas PSEL hingga Sekolah Rakyat Saat Makan Siang di Denpasar

Selasa, 7 April 2026 - 17:25 WIB

Soal Pernyataan Saiful Mujani, Zulfikar: Indonesia Butuh Persatuan, Bukan Narasi Menjatuhkan Presiden

Berita Terbaru

Dok. Fauzi As. ©Okedaily.com

Kopini

Catatan Fauzi AS: Penjahat Bernama Prabowo

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:10 WIB