Desa Saseel Tetapkan Penerima BLT DD Tanpa Musdes

- Editorial Team

Senin, 21 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taufik, Kepala Desa Saseel, Sumenep Madura, Jawa Timur. Foto/Ilustrasi

Taufik, Kepala Desa Saseel, Sumenep Madura, Jawa Timur. Foto/Ilustrasi

SUMENEP – Program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) yang dijalankan Kementerian Desa Percepatan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk mengatasi kemiskinan ekstrem, dipastikan tetap berlanjut di tahun 2022.

Begitu juga bagi masyarakat Desa Saseel, Kecamatan Sapeken, Sumenep, Jawa Timur, yang terdaftar sebagai penerima BLT DD akan mendapatkan bantuan uang tunai sebesar 300 ribu rupiah per tahap.

Namun, keluarga penerima manfaat (KPM) BLT DD di Desa Saseel tahun ini dikeluhkan sejumlah warga masyarakat. Pasalnya ditetapkan tanpa melalui musyawarah desa (Musdes) dan keluarga dekat kades menjadi prioritas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu terungkap dari keterangan salah satu warga masyarakat Desa Saseel yang menolak disebutkan identitasnya. “KPM (BLT DD, red) yang didata keluarga dekat kades, yang lebih parah tidak dilakukan Musdes dalam penetapan KPM,” ujar dia, Sabtu (19/3).

Baca Juga :  Kolaborasi IPNU Sumut Bersama Ruang Baca Kota Sibolga Giat Aksi Sosial di Bulan Suci

BPD Ungkap Tidak Ada Komunikasi dari Kepala Desa Saseel

BPD Saseel
Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Saseel bersama bersama dengan BPD Sepanjang yang datang berkunjung. Foto/Facebook

Parlan, Ketua BPD Saseel menyampaikan jika jauh sebelumnya telah meminta agar melaksanakan Musdes terlebih dahulu sebelum menetapkan penerima BLT DD di desanya. “Tapi tidak pernah dipedulikan oleh kades,” kata dia, Sabtu (19/3).

“Kurang lebih sejak enam bulan lalu, kades tidak ada komunikasi dengan saya dan BPD, tidak tahu ada masalah apa. Jangankan diadakan Musdes, berapa jumlah KPM BLT DD Saseel saja kami tidak diberi tahu,” ungkap Parlan.

Ketua BPD Saseel itu juga membeberkan bahwasanya BPD mengajak segenap masyarakat untuk bersatu dan duduk bersama untuk menyikapi kades yang telah bersikap diluar kewajibannya terkait BLT DD.

Baca Juga :  KPM BPNT Kecamatan Raas Diancam, Nur Habibi Camatnya Kabur

Sekretaris Desa Saseel Benarkan Penetapan KPM BLT DD Tanpa Musdes

BLT DD Saseel
Penetapan BLT DD Saseel Tanpa Musdes dikeluhkan masyarakat setempat. Foto/© Redaksi

Saat dihubungi via WhatsApp, Pardi Sekretaris Desa Saseel menerangkan terkait dengan tidak di Musdeskannya penetapan KPM BLT DD kebetulan waktu itu dirinya berada di Sumenep mengantar mertuanya berobat. Ia juga membantah hanya keluarga dekat kades saja yang didata.

“Jadi sesuai apa yg disampaikan pak kades memang gak di Musdeskan karena ada beberapa alasan bapak kades, yang kedua terkait penerima itu tidak benar mas, penerima BLT DD Saseel juga banyak penerimanya dari kalangan masyarakat yang tidak mampu,” tukas Pardi. Senin (21/3).

Mengenai adanya beberapa alasan Kepala Desa Saseel untuk tidak menggelar Musdes sebelum menetapkan KPM BLT DD. Pardi bungkam dan tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Baca Juga :  BUSS Sumenep Borong Juara Ajang Kampung Budaya di UB Malang

Semestinya pemerintah Desa Saseel harus menggelar Musdes dengan menghadirkan BPD dan kepala dusun untuk menentukan data siapa saja calon penerima yang memenuhi kriteria.

Dari hasil Musdes, nantinya dibuat dengan Peraturan Kades (Perkades) yang selanjutnya dibawa ke camat selaku perwakilan bupati.

Taufik, Kepala Desa Saseel pun tidak dapat dihubungi guna dimintai konfirmasinya, tentang apa yang jadi alasan ia tidak melakukan Musdes sebelum menetapkan KPM BLT DD.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Murid Baru Disambut Semangat Kebersamaan
MPLS Berbasis Karakter, Binar Squad Ajak Siswa Belajar Bela Negara di Markas TNI
Tambang Galian C Ancam Asta Tinggi, Ansor Jatim Desak Penutupan Permanen
Sambut Akreditasi 2026, RSUD Moh Anwar Gelar Lomba Kesiapan Ruangan
PAKASA Bali Gelar Diskusi Budaya dan Ekonomi, Zulfikar Wijaya: Bali Rumah Bersama yang Harus Dijaga
RSUD dr Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar Mutu, Berikut Ini Tujuannya
Bupati Sumenep Tekankan Pelestarian Cagar Budaya untuk Perkuat Jati Diri Daerah
Bupati Sumenep: TACB Bukan Sekadar Formalitas, Tapi Penentu Arah Pelestarian Cagar Budaya

Related News

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:32 WIB

MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Murid Baru Disambut Semangat Kebersamaan

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:44 WIB

MPLS Berbasis Karakter, Binar Squad Ajak Siswa Belajar Bela Negara di Markas TNI

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:34 WIB

Tambang Galian C Ancam Asta Tinggi, Ansor Jatim Desak Penutupan Permanen

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:23 WIB

Sambut Akreditasi 2026, RSUD Moh Anwar Gelar Lomba Kesiapan Ruangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:04 WIB

PAKASA Bali Gelar Diskusi Budaya dan Ekonomi, Zulfikar Wijaya: Bali Rumah Bersama yang Harus Dijaga

Latest News