Merdeka adalah ketika petani tidak selalu menjadi korban dari sistem perdagangan. Merdeka adalah ketika anak Madura tidak harus meninggalkan kampung halamannya hanya karena di tanah sendiri tidak tersedia masa depan.
Dan merdeka adalah ketika masyarakat memiliki keberanian untuk menentukan arah pembangunan daerahnya sendiri secara demokratis dan konstitusional.
Madura tidak membutuhkan romantisme kosong tentang perjuangan. Madura membutuhkan kesadaran baru. Kesadaran bahwa daerah ini bukan sekadar lumbung suara ketika pemilu. Bukan sekadar pasar ketika ada kepentingan ekonomi. Bukan sekadar wilayah yang dikunjungi pejabat ketika musim kampanye.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Madura adalah bagian penting dari republik ini. Dan karena itu Madura berhak bertanya. Berhak mengkritik. Berhak menuntut keadilan. Berhak menyusun gagasan tentang masa depannya. Tanpa harus meminta izin kepada siapa pun untuk menjadi masyarakat yang sadar.
Kalau Aceh minggu ini berani kembali mengingatkan pusat bahwa daerah bukan sekadar objek pembangunan, mungkin Madura justru perlu belajar lebih keras.
Bukan untuk memberontak. Tetapi untuk berhenti diam. Sebab diam terlalu lama bukan selalu tanda kesetiaan.
Kadang-kadang, diam adalah tanda bahwa sebuah masyarakat sudah terlalu lama dibuat percaya bahwa ketidakadilan adalah sesuatu yang normal.
Sumber Berita: Okedailycom
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 Selanjutnya





![Tank Oreng Center Go To School di MI Khairul Jadid, Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260818_112205-225x129.jpg?v=1787026997)
![Bendera Merah Putih berkibar sebagai simbol kemerdekaan Indonesia. Namun, kemerdekaan juga perlu diukur dari sejauh mana rakyat menikmati keadilan, kesejahteraan, pekerjaan layak, pendidikan, dan akses terhadap sumber daya ekonomi. ®okedaily.com [Foto: Mashudi Surahman]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260817_102924-225x129.jpg?v=1787020008)
![Tim Cara’de dari Mahasiswa Unhas menggelar pelatihan produksi pakan ikan untuk pembudidaya. ®okedaily.com [Foto: Wandi Abdullah]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260817_192953-225x129.jpg?v=1786970828)

![Upacara peringatan HUT RI ke-81 di Kecamatan Gayam berlangsung khidmat. Mulai dari pelajar, guru, ASN, hingga tokoh agama semua berdiri tegak mengikuti pengibaran Sang Saka Merah Putih. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260817_131656-225x129.jpg?v=1786948007)
![Pemerhati Kebijakan Publik, Fauzi AS. ®okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260817_130027-225x129.jpg?v=1786946497)


![Tank Oreng Center Go To School di MI Khairul Jadid, Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260818_112205-360x200.jpg?v=1787026997)
![Tim Cara’de dari Mahasiswa Unhas menggelar pelatihan produksi pakan ikan untuk pembudidaya. ®okedaily.com [Foto: Wandi Abdullah]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260817_192953-360x200.jpg?v=1786970828)

![Gebyar Kehati PAUD H.I. El-fath sukses semarakkan peringatan HUT RI ke-81. Melalui lomba keluarga, semangat kemerdekaan dan kebersamaan terasa begitu hangat. ©okedaily.com [Foto: Istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260815_161230-360x200.jpg?v=1786812364)
![Kegiatan renovasi ruang belajar MDT Ridlal Halim oleh tim PPM HCML 2026. Kondisi bangunan yang sebelumnya lapuk dan tidak layak kini diperbaiki agar santri dapat belajar dengan aman dan nyaman. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260812_183209-360x200.jpg?v=1786535146)
