Gendang Barat dan Sinyal Persoalan Lingkungan di Pulau Sapudi

- Editorial Team

Minggu, 6 September 2026 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Gendang Barat kesulitan air bersih. Kondisi ini disebut sebagai sinyal persoalan lingkungan yang lebih besar di Pulau Sapudi. ®okedaily.com [foto: Mas'udi]

Warga Gendang Barat kesulitan air bersih. Kondisi ini disebut sebagai sinyal persoalan lingkungan yang lebih besar di Pulau Sapudi. ®okedaily.com [foto: Mas'udi]

Pohon dan Air

Pohon membantu menjaga tata air secara alami. Tajuknya memperlambat jatuhnya air hujan, sedangkan akar dan bahan organik membantu air meresap ke dalam tanah.

Proses sederhana ini disebut “infiltrasi”. Air yang masuk ke tanah kemudian dapat tersimpan sebagai kelembapan dan membantu mengisi cadangan air bawah tanah.

Ketika tutupan pohon berkurang, kemampuan tanah menahan dan menyerap air juga dapat ikut menurun. Air hujan lebih mudah mengalir di permukaan, sehingga tidak seluruhnya tersimpan di dalam tanah.

Dampaknya mungkin tidak langsung terlihat. Namun ketika musim kemarau berlangsung panjang, berkurangnya cadangan air akan semakin terasa.

Baca Juga :  Inovasi Pemkot Solo dalam Menyikapi PHK

Tentu, kekeringan tidak hanya disebabkan oleh penebangan pohon. Curah hujan, panjang musim kemarau, kondisi tanah, sumber air bawah tanah dan penggunaan air juga berpengaruh.

Tetapi ketika pohon-pohon besar terus ditebang, sementara pada saat yang sama masyarakat semakin sulit memperoleh air, kondisi tersebut semestinya tidak hanya dianggap sebagai kebetulan. Ada persoalan lingkungan yang perlu mulai diperhatikan secara serius.

Baca Juga :  Andi Setiawan, Kader Milenial Demokrat Jatim Resmi Mendaftar Caleg 2024

Gendang Barat Bukan yang Pertama

Kesulitan air di Pulau Sapudi bukan persoalan baru. Di Desa Pancor, kekeringan pernah dirasakan di beberapa dusun, antara lain Sabung-Bung, Nangger dan Pancor Timur.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Dibalik Tirai Newsroom Jaga Desa
Maulid Nabi dan Transformasi Nilai-nilai Profetik
Fauzi AS: Merdeka di Tiang Bendera
Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi
Supremasi Sipil, Bahaya Laten Korupsi dan Menguatnya Peran Militer
Catatan Fauzi AS: Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Related News

Minggu, 6 September 2026 - 15:37 WIB

Gendang Barat dan Sinyal Persoalan Lingkungan di Pulau Sapudi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Maulid Nabi dan Transformasi Nilai-nilai Profetik

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Fauzi AS: Merdeka di Tiang Bendera

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:14 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Latest News