Gendang Barat dan Sinyal Persoalan Lingkungan di Pulau Sapudi

- Editorial Team

Minggu, 6 September 2026 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Gendang Barat kesulitan air bersih. Kondisi ini disebut sebagai sinyal persoalan lingkungan yang lebih besar di Pulau Sapudi. ®okedaily.com [foto: Mas'udi]

Warga Gendang Barat kesulitan air bersih. Kondisi ini disebut sebagai sinyal persoalan lingkungan yang lebih besar di Pulau Sapudi. ®okedaily.com [foto: Mas'udi]

Kondisi tersebut bahkan pernah mendapat bantuan air bersih dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, melalui Dinas Sosial, dan sejumlah pihak.

Wilayah lain seperti Desa Prambanan dan Desa Gendang Timur juga pernah mengalami dampak kekurangan air bersih pada periode sebelumnya. Kini, Gendang Barat kembali menghadapi persoalan serupa.

Rangkaian peristiwa tersebut semestinya menjadi bahan evaluasi bersama. Jangan sampai setiap kemarau datang, solusi yang dilakukan hanya mengirimkan air setelah masyarakat mengalami kesulitan.

Saatnya Ada Langkah Nyata

Bantuan air untuk warga Gendang Barat terus mengalir sampai saat ini, dan tentu harus terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan.

Tetapi bersamaan dengan itu, perlu ada langkah yang lebih mendasar. Pemerintah daerah dan masyarakat perlu memperhatikan keberadaan pohon-pohon besar yang masih tersisa.

Baca Juga :  Tanker Kuasai Pelabuhan Sapeken, Penumpang KM Sanus 51 Turun di Tengah Laut

Penebangan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan, disertai penanaman kembali dan perlindungan kawasan yang memiliki fungsi sebagai daerah resapan.

Para pelaku usaha kayu juga perlu melihat bahwa setiap pohon bukan sekadar barang yang bisa dihitung berdasarkan harga per batang. Ada fungsi lingkungan yang ikut hilang ketika pohon tersebut ditebang.

Baca Juga :  Antisipasi Penyakit Musim Penghujan, Dinkes Sumenep Perketat Kewaspadaan

Pemerintah desa dan kecamatan pun perlu mulai mendata kondisi tutupan pohon, sumber-sumber air dan wilayah yang rawan kekeringan sebagai dasar mengambil kebijakan.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

Dibalik Tirai Newsroom Jaga Desa
Maulid Nabi dan Transformasi Nilai-nilai Profetik
Fauzi AS: Merdeka di Tiang Bendera
Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
Dilema Tafsir Kepemimpinan Politik dan Birokrasi
Supremasi Sipil, Bahaya Laten Korupsi dan Menguatnya Peran Militer
Catatan Fauzi AS: Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Related News

Minggu, 6 September 2026 - 15:37 WIB

Gendang Barat dan Sinyal Persoalan Lingkungan di Pulau Sapudi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Maulid Nabi dan Transformasi Nilai-nilai Profetik

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Fauzi AS: Merdeka di Tiang Bendera

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:14 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Latest News