Harga Rokok Tembus Rp40.000 Tahun Depan

- Editorial Team

Senin, 20 Desember 2021 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JakartaHarga rokok per bungkus tahun depan diprediksi mengalami kenaikan yang signifikan. Kenaikan ini imbas dari tarif cukai hasil tembakau (CHT) yang naik rata-rata 12 persen. Diprediksi harga rokok perbungkusnya bakal menyentuh angka Rp40.000.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan kenaikan harga cukai ini lebih rendah dibanding tahun sebelumnya yang hanya 12,5 persen. Dia juga mempertimbangkan sejumlah aspek dalam kenaikan tarif ini.

Aspek itu antara lain pengurangan konsumsi rokok, mengurangi penyebaran rokok ilegal, dan memberi perhatian kepada buruh di pabrik rokok.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan naiknya harga rokok, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini berharap jumlah perokok anak usia 10-18 tahun mengalami penurunan.

“Prevalensi dari anak-anak yang merokok turun sehingga makin mendekati target dalam RPJMN di 8,7. Tenaga kerja berpotensi turun sebesar 457-990 orang,” sebut Sri Mulyani.

Ini harga rokok per 2022 jika menerapkan peraturan cukai baru dikutip dari Kompas.com, Senin (20/12).

Baca Juga :  Pedagang Sapi Sapudi Sumenep Meradang Tanggung Rugi, Loyalis Fauzi-Eva 'Marah'

Berikut Daftar Harga Rokok Per 2022:

Sigaret Kretek Mesin

  1. Sigaret Kretek Mesin golongan I (tarif cukai 985, naik 13,9 persen).
    HJE per batang: Rp1.905
    HJE per bungkus: Rp38.100
  2. Sigaret Kretek Mesin golongan IIA (tarif cukai 600, naik 12,1 persen).
    HJE per batang: Rp1.140
    HJE per bungkus: Rp22.800
  3. Sigaret Kretek Mesin golongan IIB (tarif cukai 600, naik 14,3 persen).
    HJE per batang: Rp1.140
    HJE per bungkus: Rp22.800
Baca Juga :  Dana Eks PNPM Mandiri Pedesaan UPK Gayam Turut Dipertanyakan

Sigaret Kretek Tangan

  1. Sigaret Kretek Tangan golongan IA (tarif cukai 440, naik 3,5 persen).
    HJE per batang: Rp1.635
    HJE per bungkus: Rp32.700
  2. Sigaret Kretek Tangan golongan IB (tarif cukai 345, naik 4,5 persen).
    HJE per batang: Rp1.135
    HJE per bungkus: Rp22.700
  3. Sigaret Kretek Tangan golongan II (tarif cukai 205, naik 2,5 persen).
    HJE per batang: Rp600
    HJE per bungkus: Rp12.000
  4. Sigaret Kretek Tangan golongan III (tarif cukai 115, naik 4,5 persen).
    HJE per batang: Rp505
    HJE per bungkus: Rp10.100
Baca Juga :  Rokok Ilegal di Pulau Sapudi Makin Marak, Petugas Kemana

Sigaret Putih Mesin

  1. Sigaret Putih Mesin golongan I (tarif cukai 1.065, naik 13,9 persen).
    HJE per batang: Rp2.005
    HJE per bungkus: Rp40.100
  2. Sigaret Putih Mesin golongan IIA (tarif cukai 635, naik 12,4 persen).
    HJE per batang: Rp1.135
    HJE per bungkus: Rp22.700
  3. Sigaret Putih Mesin golongan IIB (tarif cukai 635, naik 14,4 persen).
    HJE per batang: Rp1.135
    HJE per bungkus: Rp22.700
Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Related News

OJK Tutup 12 BPR hingga Agustus 2026, Ini Daftarnya dan Nasib Dana Nasabah
Prof Ahmad Riyadh: SMSI Harus jadi Jembatan Keuangan Global ke Ekonomi Desa
MS2-2 Medco Energi, Nelayan Pulau Sapudi Dicuekin?
Medco Energi Siapkan Pengeboran di Blok Madura Offshore, Pulau Sapudi Bakal Dikeruk Lagi?
Kredit UMKM Seret, Prof AQ Dorong BI Perkuat Transmisi Kebijakan ke Tingkat Bawah
Harapan Baru di Pesisir Pancor, PPM HCML 2026 Dukung Nelayan Kakap Merah
TIM Cara’de Latih Warga Desa Tinggimae Kelola Usaha Secara Profesional
Le Cataya Hadirkan “Padel Experience”, Destinasi Olahraga dan Wellness Modern di Denpasar Timur

Related News

Selasa, 1 September 2026 - 11:20 WIB

OJK Tutup 12 BPR hingga Agustus 2026, Ini Daftarnya dan Nasib Dana Nasabah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Prof Ahmad Riyadh: SMSI Harus jadi Jembatan Keuangan Global ke Ekonomi Desa

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:40 WIB

MS2-2 Medco Energi, Nelayan Pulau Sapudi Dicuekin?

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Medco Energi Siapkan Pengeboran di Blok Madura Offshore, Pulau Sapudi Bakal Dikeruk Lagi?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Kredit UMKM Seret, Prof AQ Dorong BI Perkuat Transmisi Kebijakan ke Tingkat Bawah

Latest News