“Padahal tidak pernah ada perceraian antara Sumaina dan Saniwan,” katanya.
Dalam perjalanan rumah tangganya, Saniwan kemudian menikah lagi secara siri dengan perempuan lain. Istri keduanya disebut merupakan warga Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Sumenep dan telah meninggal dunia.
Setelah itu, Saniwan kembali menikah siri dengan perempuan lain yang disebut sebagai istri ketiganya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Persoalan semakin rumit ketika keluarga Sumaina hendak mengurus identitas kependudukan nenek ini. Data yang ditemukan keluarga disebut tidak menggambarkan sosok Sumaina yang sebenarnya.
Nama yang seharusnya melekat pada seorang perempuan yang masih hidup justru disebut telah tercatat sebagai orang yang meninggal. Bahkan, foto dalam data tersebut diduga merupakan foto perempuan lain.
Bagi keluarga, persoalan ini bukan sekadar kesalahan administrasi. Ada kehidupan seorang manusia yang dipertaruhkan.
Sumaina kini hidup dalam kondisi ODGJ. Dalam keterbatasannya, ia membutuhkan perhatian dan perlindungan, serta akses terhadap pelayanan dasar sebagai warga negara.
Namun tanpa dokumen kependudukan yang benar, akses terhadap berbagai layanan sosial dan administrasi dapat menjadi persoalan.
Penulis : Hasan Al-Hakiki
Editor : Mashudi Surahman
Sumber Berita: Okedailycom
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya




![Nenek Sumaina sidampingi saudaranya, Jupri yang masih hidup namun tercatat meninggal di data kependudukan Dukcapil sehingga haknya sebagai warga negara terputus. ®okedaily.com [Foto: Hasan Al-Hakiki]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260905_135846.jpg?v=1788591726)




![GMNI Sumenep menggelar mimbar bebas di depan Kantor Pemkab Sumenep. Mereka mempertanyakan urgensi dan manfaat konkret wacana perubahan nomenklatur. ®okedaily.com [Foto: Ahmad Fauzan]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_173301-225x129.jpg?v=1791285201)
![GPS saat menyampaikan aspirasi terkait tata kelola pemerintahan Desa Saobi kepada DPMD Kabupaten Sumenep. Audiensi tersebut menjadi ruang penyampaian sejumlah pertanyaan publik mengenai pelayanan, transparansi anggaran, partisipasi BPD dan aparatur desa, serta keterbukaan informasi. ®okedaily.com [Foto: Ahmad Fauzan]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261006_171734-225x129.jpg?v=1791281902)


![Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi saat membuka Pelatihan Literasi Jurnalistik, tegaskan sekolah harus melek pers di era digital. ®okedaily.com [Foto: Dok. SMSI Sumenep]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_132734-360x200.jpg?v=1790404289)
![Ketua PW GP Ansor Bali menegaskan bahwa kaderisasi adalah nyawa organisasi dalam sebuah agenda kaderisasi di Bali. ®okedaily.com [Foto: Dok. GP Ansor Bali]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260919_193843-360x200.jpg?v=1789821895)
![Simbol Kebanggaan, Rektor Prof. Nurhayati, menyerahkan bendera kepada Dekan FKM UINSU. Penyerahan ini menjadi simbol semangat dan komitmen fakultas. ®okedaily.com [Foto: Kael Harahap]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260907_194012-360x200.jpg?v=1788785678)
![Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Daerah Revitalisasi Sekolah di Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman. ®okedaily.com [foto: smsi jatim]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260905_183054-360x200.jpg?v=1788611300)
![Tim visitator Unhas meninjau langsung pelaksanaan PPK Ormawa 2026 tim cara’de di Desa Tinggimae. ®okedaily.com [foto: istimewa]](https://okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260826_183343-360x200.jpg?v=1787744048)
